ANUGERAH!

ANUGERAH!
episode 12


__ADS_3

nadia yang masih dalam mode ngambek pun ia tetap tidak menghiraukan celotehan suaminya yang berusaha membujuknya .


" sayaangg . "


"jangan diem terus dong .. aku lebih seneng kamu yg cerewet daripada begini diem terus kaya patung . "


" oh jadi aku cerewet yah .. " sahut nadia yang sedikit tersinggung.


"eh .. " pekik nugi terkejut .


"duhhh kan salah paham .. " gerutunya dalam hati sambil menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal .


"nggk sayang bukan begitu .. "


"gitu gimna ? iyh emng aku cerewet . berisik . nggk kya cewe cewe lainnya yg bisa anggun jaga sikap sed.. "


cup...


nugipun langsung membungkam bibir nadia dengan bibirnya .


sementara nadia sendiri ia hanya terdiam kaku di tempatnya .


merasa tidak ada pergerakan nugipun menarik bibirnya dari bibir istrinya lalu memandang istrinya dengan senyuman .


"sayang... mau berapa kali lagi sih aku jelasin ke kamu hmm . mau gimana lagi ? dengan cara apalagi aku supaya kamu percaya hmm .. ?" tanya nugi lembut menyapu jedua pipi istrinya dengan kedua tangannya .


"aku sama sekali nggk melakukan apapun . tadi aku cuma cek email doang . kamu salah paham sayang ... "


"dan maaf ... gara gara kesalahpahaman ini aku merasa gagal menjaga wanita . khadijahku . aisyahku . bidadariku agar tidak meneteskan air mata . " lanjutnya lagi dengan tatapan yg lembut .


"sayaang .. dengerin aku yah . " mencoba meyakinkan istrinya .


"setiap wanita pasti cerewet bahkan mungkin bisa dikatakan semuanya begitu . kamu tau kenapa mereka cerewet begitu hmm ?? "


"karena mereka peduli . makanya kenapa aku bilang tadi lebih baik kamu cerewet . karena berarti kamu peduli padaku . dan kamu tidak ingin sesuatu terjadi denganku . jujur aku lebih baik menghadapi kecerewetanmu daripada diammu . karena diammu perlahan lahan membunuhku sayang .. sekarang kamu ngerti kan maksudku .. ?" tutur nugi dengan tulus membuat air mata nadia jatuh lagi .


"hey sayaang ... kenapa nangis lagi apa ada yang salah denganku ?" tanya nugi khawatir .


nadiapun hanya menatap nugi dengan tatapan serius .


nugipun membalas tatapan sang istri dengan tulus penuh kelembutan .


beberapa detik kemudian nadiapun langsung menghambur ke pelukan sang suami .


dan menangis segukan di dada sang suami .


sementara nugipun tak kalah terkejutnya atas tingkah istri kecilnya itu .


"maaf .. " ucap nadia di sela tangisnya .


"usstt .. sudah . ga ada yg perlu dimaafkan sayang .. " ucap nugi menenangkan sang istri .


"sudah yah jangan nangis lagi . " lanjutnya menghapus jejak airmata sang istri .


"maafkan aku yg masih kekanak kanak . yang tidak bisa ngertiin kamu . maafkan aku yang jauh dari kata istri yang baik .. " tutur nadia menundukan kepalanya .


"ussttt ... sayang .. nggk . justru aku bangga sama kamu yang . diusiamu yang masih sangat muda ini tapi kamu sudah berfikiran dewasa . berusaha menjadi istri yang baik . bisa mengontrol emosimu dengan baik . dan aku sangat bersyukur bisa memilikimu seutuhnya . dan inilah yang namanya pernikahan . saling mengerti satu sama lain . bukan hanya mengerti tapi memahami lebih dalam lagi . perjalanan kita masih panjang . banyak yang harus kita berdua pelajari lagi dan ini disini didalam ikatan yang suci ini kita bisa untuk belajar bersama . "


"tapi kan aku nggk bisa ngertiin kamu . mendengarkan penjelasanmukan aku nggan . aku juga gak tau knapa aku begini . " balas nadia .


nugipun hanya tersenyum menanggapi ocehan istrinya .


"karena kamu sedang kecewa . dan tubuhmu sedang tidak baik baik sayang .. "


"aku sehat kok .. " sahut nadia .


"kamu kurang istirahat sayanng .. " gemes nugi .


"waktu istirahatmu berantakan semenjak aku sakit sayang . kemarin kemarin pasti kamu cape bngetkan ngurus aku yang sedang sakit . belum ngurus rumah . belum tugas tugas kamu . makanya kenapa kamu bisa mudahnya semarah itu . sekecewa itu sama aku . "

__ADS_1


"sudah yah .. jangan marah lagi . jangan ngambek lagi . kalau ada apa apa diomongin yah . ga usah begini lagi kan kamu juga yang repot kan . " nadiapun langsung menghambur kepelukan sang suami lagi .


nyaman . tenang .. itulah yang ia rasakan saat ini. bersyukurnya ia memiliki suami yang sesabar itu menghadapi moodnya pengertian dan juga baik .


nugipun membalaskan pelukan sang istri dengan membelai belai rambut nadia dan menghujaninya dengan ciuman .


beberapa menit kemudian ...


"jadi sekarang udah sayang nih sama suaminya hmmm .. "goda nugi karena istrinya betah dipelukannya .


mendapat godaan dari suaminya nadiapun segera menjauhkan tubuhnyanya dari tubuh nugi .


"dikh rese banget sih baru juga mau sayang sayangan .. "protes nadia dengan bibir sedikit dimajukan .


" uluh uluh uluh jadi mau sayang sayangan nih .. "goda nugi lagi


"tau ah ... "ketus nadia lalu iapun meraih remot tv


"ngambek ... "


"bodo amat . "sahut nadia ketus lagi dengan pandangan fokus ke layar tv di depannya .


"eh .. "pekik nadia kaget karena nugi tiba tiba merebahkan kepalanya ke pahanya .


" kamu seneng kan kalau aku begini ?"tanya nugi


"sotau kamu .. "nadia pura pura cuek padahal dalam hatinya ia seneng .


" masih ngelak . apalagi kalau aku sampe tidur dipangkuan kamu . karena kamu pasti merasa sangat bahagia melebihi apapun . "


" lah darimna dia tau "gumam nadia dalam hatinya .


"udah ga usah dipikirin . rasain aja lakukan apa yang kamu inginkan karena mulai sekarang sampai seterusnya aku akan sperti ini terus " ucap nugi dengan menatap wajah sang istri .


nadiapun menundukan wajahnya menatap sangsuami . .


nadia yang merasakan itupun hanya spechlees dan wajahnya merona .


"eh yang ... tadi kamu make up yah ?" tanya nugi iseng


"hah aku ?" sahut nadia sedikit terkejut


"iyh sayang kamu siapa lagi . "


"nggk . emng kenapa ?" tanya nadia seraya memainkn kedua pipinya . .


"masa sih nggk ?"


"iyh nggk knapa sih ?" tanya nadia heran .


"kok pipi kamu blushing yah . kya pke blush gtu .."


"apa sihh ..." ketus nadia mengerucutkan bibirnya . sementara nugi tertawa terbahak bahak dipangkuan nadia .


"ciee blushing ciee .. " goda nugi lagi .


"tau ah .. rese bnget sih " sahut nadia ketus dengan pandangan lurus ke layar tv .


"tapi aku seneng kamu sudah mau terbuka dan sedikit demi sedikit terima pernikahan kita . " tutur nugi seraya menggenggam tangan nadia diatas dadanya .


"ya mau gimna lagi memang seharusnya begitu . " sahut nadia .


" ya iya sih .. " nugipun membenarkan .


" kamu udah makan belum ?? " tanya nadia


" udah sih tadi pas kamu lagi ganti baju " jawab nugi


" oh pantesan . "

__ADS_1


" pantesan ?? " ulang nugi .


" pantesan kalau aku nggk ada dikamar gtu maksud kamu hmm ?"lanjutnya lagi yang tau pikiran istri kecilnya itu .


"bisa jadi .. "


"padahal kamu berharap aku masih berada di kamar kan . nungguin kamu yang lagi ganti baju . terus berusaha bujuk kamu biar nggk ngambek lagi . " jelas nugi .


"so tau kamu .. " bantah nadia dengan menyapu pipi sang suami .


"taulah .. apa sih yang nggk aku tau dari istri kecilku ini hmm . " sahut nugi dengan menarik tangan nadia dari wajahnya lalu menciumnya .


nadiapun hanya membiarkan tingkah suaminya itu .


"aku minta duit dong .. "


"tumben . buat apaan ?"


"ya buat belanjalah . kulkas udah kosong tuh bumbu dapur juga udah abis . "


"ok . ya udah kita pergi sekarang aja . " ajak nugi


"nanggung udah sore bentar lagi magrib . dan aku perginya sendiri ajalah ." sahut nadia .


"kenapa sendiri ?" tanya nugi


"kan ada aku ?" lanjutnya lagi .


"kan kamu lagi sakit . " jawab nadia


"nggk . aku udah baikan kok . dan aku nggk akan biarin istriku berpergian sendirian . kemanapun itu aku harus ikut titik nggk ada penolakan dan bantahan . " tegas nugi seraya menatap lekat lekat wajah istrinya itu .


" hfff .. serah dah . " jawab nadia pasrah tanpa mengalihkan pandangannya dari layar tv . dan nugipun ikut bergabung nonton dengan sang istri .


beberapa saat kemudian ..


merekapun masih sama sama terdiam menyaksikan film yang mereka tonton sebentar lagi akan berakhir .


"bangun dong .. " pinta nadia . seraya mengusap puncak kepala suaminya .


"mau kemana sih yang .. gini aja enak tau .." sahut nugi yang tidak mengalihkan pandangannya dari layar tv .


"mau nyiram taneman udah sore ini sekalian mau mandi " tutur nadia .


" ga usahlah yang lagian tadi pagi pasti kamu udah siram kan tanemannya . dan urusan mandi nanti aja kita mandi bareng "celetuk nugi asal


" dikh mesumm .. " jawab nadia ngunyel unyel pipi nugi gemesh


" aduhh yang sakiit haha.. "keluh nugi disela tawanya .


" suruh siapa mesum . "


"yeh emang aku salah gtu ?? " tanya nugi natap wajah istrinya .


"lagian mesum sama istri sendiri juga . pahala lagi . Rasulullah aja mandi bareng sama istrinya yang masa aku gk boleh mandi sama istri sendiri hemat air dan hemat waktu juga kali yang .. " jelas nugi membuat nadia sedikit bungkam .


"mesum ya tetep aja mesum . awas ahh aku mau bersih bersih .. " sahut nadia mengalihkan ucapan nugi .


"bilang aja malu . " gerutu nugi seraya bangun dari tidurnya .


"kalau iya emang kenapa ?" balas nadia sengit .


"ga usah malu malu lah yang . cepat atau lambat toh aku juga bskalan nikmatin tubuh kamu . "


"ka nugi ikhh .. " pekik nadia kesel .


"haha... "


"mesum mesum mesum ..." teriak nadia seraya ngunyel ngunyel wajah nugi yang membuat nugi semakin terbahak bahak .

__ADS_1


__ADS_2