ANUGERAH!

ANUGERAH!
episode 4


__ADS_3

jam menunjukan pukul 20.00 .


nadia dkk baru tiba di hotel .


nadia pun segera masuk ke kamarnya dan segera merebahkan dirinya dikasur .


"bang .. pesawat kita take jam berapa ?"


"jam 12 malam . jadi nanti kita nyampe rumah subuh . "


"aku mau istirahat dulu yah nanti tolong bangunin aku pas kita mau berangkat . " pinta nadia .


"iyah sayang .. istirahat gih mumpung masih banyak waktu . "


"iya bang .. " nadia pun langsung terlelap tidur .


2 jam kemudian ..


irvan pun masuk kedalam dan menghampiri nadia . namun saat ia memegang wajah nadia ia pun langsung memekik kaget karena suhu tubuh nadia panas tinggi . nadia demam tinggi . ia pun segera ngambil termometer yang ia bawa dan segera mengecek suhu nadia .


"39° ya Allah nad .. "gumam irvan . iapun segera ngambil komperesan .dan segera mengompresnya .


" bangg ... "gumam nadia .


"iya sayang abang disini . "


"bang .. nadia takut "gumam nadia lagi .


"ga sayang ada abang disiini ucap irvan menggenggam tangan nadia .


"kalau nadia pake pesawat pasti klamaan . "gumam irvan mulai memikirkan keberangkatannya yg akan berangkat kurang lebih 1 jam lagi .


"gimana yah .. caranya .." panjutbya lagi yg ikutan pusing .


"papah .. ya papah . "


"gue bisa minta tolong papa buat jemput gue dan nadia disini . "


irvan pun langsung ngambil hp nadia karena hp nya terlalu jauh .


" ... "


"halo pah .. ini irvan . "


"...."


"iyah pah . nanti aja ceritanya gawat ini . papah bisa jemput kita nggk ?"


"... "


"iyah pah . kirimin kita jet yah sekarang pah . kasian nadia . "


"... "


"nadia demam pah . ga bisa kalau kita harus nunggu pesawat kita . take jam 12 pah klamaa ."


"... "


"inj lagi di tangani sama irvan pah "


" ... "


" iyah pah makasih yah .. dan jangan bilang mamah pah . nanti ammah panik lagi . "


"... "


" makasih pah . kita di hotel Xx ya pah " .


"... "


"makasih pah . "


"sabar sayang .. kamu pasti sembuh . "ucap irvan mencium kening nadia .


" syukurlah kakinya sudah tidak terlalu bengkak . " ucap irvan saat ia mengecek kaki nadia .


1 jam kemudian ..


nadiapun belum terbangun dari tidurnya . sedangkan jet pribadinya sudah menunggunya di rooftop .


dengan terpaksa irvanpun membawanya dengan menggendong nadia .


dan di susul oleh pak marta dan bu wiwi dan juga para bellboy yg membawakan koper milik nadia dan dirinya .


"pak bu kita pamit duluan yah .. " teriak irvan kepada pak marta dan bu wiwi .


"iya nak hati hati . " teriak pak marta


"iya pak .. assalamu'alaikum . " teriak irvan lagi .


"waalaikum salam . " jawab pak marta berteriak .


lalu irvanpun segera masuk dan diikuti oleh bodyguard papahnya yg membawakan koper koper miliknya .


jetpun sudah mengudara pak marta dan bu wiwi pun kembali ke hotel karena jam penerbangan mereka besok pagi .


jam 03.15 dini hari . mereka berhasil mendarat di bandara husein sastranegara .


irvan pun langsung keluar menuju mobil jemputan yg sudah menunggunya sejak 15 menit yg lalu dan diikuti oleh pengawalnya .


hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai di villa pribadi milik husein .


setibanya di villa . sudah ada papah . fadil . dan asisten pribadi irvan yang sudah membawakan alat medisnya .


irvan pun segera membawa masuk nadia yang masih menutup mata dan suhu badannya semakin meninggi lagi membuat dirinya begitu khawatir .


irvan pun langsung merebahkan adiknya itu di kamar yg sudah di hias oleh kelopak bunga mawar itu .


"sabar sayang .. kamu kuat . kamu pasti bisa melewatinya dek . " gumam irvan yang sudah berkaca kaca melihat adik tersayangnya harus verbaring lemah .


sementara papah dan bang fadil hanya diam memperhatikan tubuh nadia yang tidak berdaya .


mereka tau san faham . bukan saatnya mereka mengeluarkan suara apalagi melihat irvan yang bgtu paniknya .


irvanpun segera memasang infus di tangan adiknya itu .


"den tolong ambilkan saya air kompresan dan termometer "


"baik pak . " sahut aden sang asisten dokter muda itu .


berapa menit kemudian aden pun kembali dengan membawa kompresan dan termometer .


dengan cekatan urvan pun langsung ngompres kening nadia .


lalu mengukur suhu badan nadia .


setelah itu . iapun langsung memeriksa kaki nadia lagi .


lalu menyuntikkan cairan yang akan mengurangi rasa sakit dan bengkaknya .


"hffff .. " irvan menghembuskan nafasnya kasar .


"istirahatlah van . nadia biar gue yang urus . " ucap fadil yang tidak tega melihat sang adik kelelahan dan kurang tidur itu terlihat dari kantung matanya yang sedikit menghitam dan jerutan di dahinya .


"sebenarnya apa yang terjadi dengan nadia van ?" tanya sang papah yang sudah duduk di samping nadia .


"dan kenapa putri papah kakinya bisa bengkak begitu ?" lanjutnya .


"van juga ga tau pah sperti apa kejadian srsungguhnya bilangnya sih jatuh ya bgtulah nadia keras kepala padahal kakinya sakit tetap saja dia memaksakan untuk berjalan . untuk kemrin irvan yg nganterin bajunya kalau bibi atau pak imron mungkin kondisi nadia sangat parah dari ini . " tutur irvan


"terus kenapa nadia bisa demam tinggi gini ?' kini fadil yg bersuara .


"stres... nadia sedikit stres karena terlalu banyak beban dipikirannya . " jawab irvan .


"maafin papah nak . kalau bukan karena kregoisan papah untuk menikahkan kamu diusia muda mungkin gak sperti ini nak . " ucap papah yang merasa bersalah telah membebani putri semata wayangnya itu .


"no pah . papah jangan merasa bersalah gitu . ini sudah takdir nadia pah . " ucap fadil


"iyah pah . nadia hanya shock aja pah . "lanjut irvan .


"ya sudah irvan mau mandi dulu " pamit irvan lalu pergi meningal mereka .


***


dipercepat saja ya gaesss ...

__ADS_1


jam sudah menunjukan pukul 09.00 dimana di jam itu nadia akan dipersunting oleh pria yang belum ia kenal sama sekali . untuk bertatap muka pun mereka belum pernah dan tepat dihari ini juga status nadia sudah berubah . berubah menjadi istri orang .


keluarga dari mempelaipun susah tiba di tempat sejak 10 menit yang lalu .


san nadia sendiri ia sudah dirias dengan riasan yang sderhana karena atas permintaan dirinya . dengan berat hati iapun mau tidak mau harus memakaj baju suci itu .


"kepada para tamu undangan yang terhirmat di mohon untuk duduk di tempatnya masing masing karena sebentar lagi akan diadakan prosesi akad nikah "ucap mc memberitahukan .


deg .. deg .. deg ..


"Allah . lancarkanlah seglanya . kenapa hatiku harus bergetar sperti ini " gumam nugi dalam hatinya.


sama halnya dengan nadia . iapun merasakan hal yg sama apa yg nugi rasakan .


"saudara nugi anda sudah siap ?"tanya pak penghulu .


" bismillah siap pak " jawab nugi lantang .


" ya Allah .. lancarkanlah acaranya " gumam nadia dalam hati


" ya ananda raihan anugrah putra bin evan azhar putra " ucap papah nadia


"ya saya " sahut nugi sambil menjabat tangan papah nadia


"saya nikahkan dan saya kawinkan engaku dengan putri kandung saya yang bernama nadia namira husein binti firman adikusuma husein dengan maskawin sperangkat alat sholat dan mas 24 karat sebesar 25 gram dan uang tunai sebesar 250.408.215 dibayar tunai . " ucap papah firman mengeratkan jabatan tangannya dengan sang mantu .


dengan satu nafas dan satu tarikan nugi berhasil mengucapkan janjinya .


" saya terima nikah dan kawinnya nadia namira husein binti firman adikusuma husein dengan mas kawin tersebut di bayar tunai " ucap nugi lantang .


" bagaimana para saksi sah ?"tany pak penghulu .


dan semua orang pun bersorak


"saaahhhh "


"alhamdulillah . barakallahu lakuma ..... " doa pak penguhulu smpai selesai .


"selamat ananda raihan anda telah resmi menjadi suami sah nya dari ananda nadia . semoga pernikahan kalian berkah . sakinah mawaddah dan warrohmah . " ucap pak penghulu lagi .


"aamiin . terimakasih pak . " ucap nugi tersenyum hangat .


"selamat datang anakku .. " ucap papah firman lalu memeluk nugi .


"kembali pah . "


"selamat yah nak .. " ucap ayah evan lalu merangkul nugi .


"iya yah .. "


"nah sekarang boleh dipanggil memlelai wanitanya untuk tanda tangan surat nikah dan buku nikah ini . " lanjut pak penghulu .


"sebentar pak lagi dipanggilkan " ucap fadil sang kaka tertua nadia .


tak butuh waktu lama nadia pun keluar dan di gandeng oleh kedua kakaknya .


semua orangpun terpaku melihat penampilan nadia . sederhana tapi memukau .


sempurna . cantik . itulah kata yang mewakili nadia .


nugi yang pertama kali melihatnya pun begitu terkagum kagum . bahkan ia memandangnya dengan lekat .


"maa syaa allah . apakah ini benar sungguhan istriku ? bidadariku ? cantik sekali ya Allah " gumam nugi dalam hatinya .


" liatnya biasa aja donk ka . cantik yah istrinya" bisik erlan di telinga nugi . nugipun sontak terlonjak dari pandangannya lalu memukul paha sang adik .


"awsss sakiit **** . " pekik erlan yang kemudian mendapat tatapn tajam dari sang ayah .


"sorry yah heeh " ucapnya cengengesan .


"silahkan untuk kedua mempelai untul menandatangani berkas berkas nikah kalian . " ucap pak penghulu . lalu mereka berdua pun mulai menandatangani buku nikah tsb .


"baiklah .. kepada mempelai wanita silahkan mencium tangan suaminya . sekarang kalian sudah sah dimata agama maupun negara . " ucap pak penghulu lagi .


dengan ragu ragu nadiapun meraih tangan nugi .


nugipun mengulurkan tangannya . nadiapun langsung mencium punggung tangan nugi .


deg ...


" prasaan apaa ini tuhaan " pekik mereka berdua bersamaan dalam hatinya .


"aciiiueeeeee " seru semua orang lalu bertepuk tangan . nugipun segera melepaskan ciumannya .


"ciiee blushing " bisik nugi sebelum menjauhkan wajahnya .


"apaan siih .. " jawab nadia malu malu ..


"Allah ... ganteng banget suamiku ini . " gumam nadia dalam hatinya .


"ekheeemmm " dehem erlan .


"lo ... ngapain lo disini ?" tanya nadia dengan suara agak meninggi yang membuat semua orang menatapnya .


"menurut lo " jawab erlan santai .


"siapa yang ngundang lo buat datang keacara gue hah ?" tanya nadia lagi ia pun masih belum sadar kalau dirinya jadi pusat perhatian kedua keluarga besar itu .


"tanpa di undang pun gue pasti bakalan datang " jawab erlan dengan santainya lagi .


"awas lo yah kalau berani ngerusak acara gue" ancam nadia yang sudah melayangkan bogemannya ke udara . yang membuat semua orang terkejut pun dengan nugi sang suami . berbeda hal dengan erlan ia menanggapinya dengan santai .


"buseett baru gue puji dia bak bidadari . eh taunya dia kya preman . galak bener jadi takut gue " gumam nugi menelan ludahnya kasar .


"kok dia sama erlan bisa saling kenal yah . dan keliatannta dia benci banget sama erlan apa hubungan mereka sebenarnya ?" lanjut nugi dalam hatinya .


"siapa juga yang mau rusak acara lu . justru gue bahagia akhirnya lu laku juga hahaha .. " ejek erlan .


"erlaaan siaaalan beraninya lo hah .. " teriak nadia seraya berdiri dari duduknya .


"sini loh gue cincang tuh muka lo " ucap nadia seraya melangkah . baru dua langkah kakinyapun merasakan sakit kembali dan alhasil iapun terjatuh . namun dengan sigap nugi tang memang berada di sampingnya pun segera menangkap tubuh mungil sang istri . dan badiapun terjatuh di pelukan sang suami tercinta ..


1 detik ..


2 detiik ..


3 detiik ..


merekapun saling pandang satu sama lain


hingga ..


" ekhemm. .. kalau mau nesraannya pending dulu napa kan malu banyak orang kali . kita belum bubar loh " erlan kembali mengacaukan . sontak saja nadia pun segera berdiri dari pangkuan erlan .


"kutu kerbau sini lo .. "ucap nadia lagi yang masih dilanda emosi .


"apa sih mak lampir "sahut erlan .


"lo kali ini ga bisa ngejar gue . kaki lo kan ga bisa lari . " sahut erlan yang seketika membuat nadia sedih .


"gue begini juga semuanya gara gara lo tau nggk " ucap nadia yang mulai berkaca kaca .


dan semua orangpun terkejut .


ayah evanpun menjadi ikutan marah pada erlan .. nugi pun mulai melayangkan tatapan intimidasi membunuhnya kepada erlan .


nugipun berdiri dan langsung membawa nadia untuk duduk . nadia pun menurut .


irvan pun semakin faham kenapa adiknya itu bisa sperti itu ternyata itu adalah ulahnya adik dari adik iparnya itu . yang tak lain ta bukan adalah musuhnya nadia .


"bang ivan bang fadil tolong antarkan aku ke kamar .. " pinta nadia kepada kedua kakaknya dan mereka berdua pun langsung menurutinya dan mulai menggandeng adik rersayangnya itu .


sementara nugi dan sang ayahpun langsung menatap erlan tajam .


erlan yang merasa di tatap sperti itupun ingin kabur tapi ..


"mau kemana kamu erlan .." sang ayah pun bersuara . erlan pun kembali memutarkan badannya untuk menghadap sang ayah .


"ayok ikut ayah .. " ucap evan seraya menyeret tangan erlan yang diikuti nugi dari belakang .


sementara mamah dan bunda menyusul nadia .


"kamu itu apa apaan sih bikin malu keluarga saja . lihat sekarang acara yang dinanti natikan pun sekarang brantakan . beruntung cuma pihak keluarga saja yang menghadiri acara ini . mau taruh dimana muka ayah ini erlan " omel ayah evan .


"sorry yah erlan lepas kendali .. " jawab erlan menundukan kepalanya .

__ADS_1


"sebenarnya apa sih masalah kalian betdua hah ?" tanya ayah evan lgi .


"aku dan nadia sebenarnya kita temen yang tak pernah akur . dimanapun aku dan nadia pasti ujung ujungnya kami berantem . dan sekarang nadia mungkin marah besar sama aku yah karena kemarin lusa aku nggk sengaja buat kakinya cedera " tutur erlan .


"wajarlah dia marah " sahut nugi dengan muka datarnya .


"gue minta lu bertanggung jawab atas kelakuan lu itu . dan mulai dari sekarang jangan pernah ganggu nadia lagi . " pinta nugi kepada erlan .


"iya iya . " sahut erlan dengan terpaksa..


"dan sekarang gi temui istrimu . dia membutuhkan sosok dirimu . " ucap ayah evan .


"sudah sekarang kembali ketempat semula . dan kamu erlan jangan macam macam . awas aja kalau kamu bikin ulah lagi jangan harap ayah akan kasih kamu uang jajan . " ancam ayah evan .


"iya iya erlan janji ga bakalan bikin ulah lagi . "


lalu merekapun kembali ke tempat acara .


"bang nadia dimana ?"tanya mamah kepada fadil yang baru keluar .


"ada dikamar mah sama irvan . fadil mau ambil minum dulu buat nadia . "ucap fadil .


"oh iyah bang .. yuk jeng "ajak mamah kepada besannya . lalu segera masuk kekamar nadia .


"sayaangg ... kamu ga apa apa kan ?"tanya mamah .


" aduh nadia sayaang .. maafin kelakuan arlan yah . bubda janji pasti bakaln hukum anak itu . " ucap bunda gemes .


"ga apa apa mah .. dan bunda . ga usah bun . nadia baik baik saja " bals nadia .


"tapi kan sayang kamu terluka begini gara gara erlan . coba aja kalau erlan ga bikin ulah pasti kamu sedang menikmati acara kamu . maafin erlan yak nak mantu bunda yg cantik "ucap bunda sendu .


" bunda ga ppa . nadia baik baik saja .. hanya saja tadi nadia syok liat erlan ada diacara nadia . dan ternyata erlan adalah anak bunda "ucap nadia menundukan kepalnya .


"sayaangg . jangan sedih . justru bunda yang minta maaf sama nadia . gara gara erlan semuanya jadi berantakan . "ucap bunda menarik dagu nadia agar menatap dirinya lalu memeluknya .


" mah tante .. biarkan nadia istirahat dulu ." potong irvan yang sedari tadi hanya diam memperhatiakn interaksi ke3 wanita itu .


" oh iyah . kamu harus istirahat yah biar cepet sembuh . ya sudah bunda sama mamah kamu kembali dulu yah kasian kan yg lainnya dan pastinya nanti siang bakalan rame ya jeng "ucap bunda sambil megang tangan mamah


"iyah betul karena kan nanti siang teman teman kolega papah . bang fadil . ayah mertuamu dan nugi datang ya meskipun hanya 1/4 nya ya gak jeng "ucap mamah meminta persetujuan bunda .


" jeng ini dikira gula pake perepatan segala " balas bunda merekapun tertawa .


"ya sudah istirahat yah sayang .. nanti mamah minta suamimu untuk nemenin kamu deh "ucap mamah dan ..


degg .


jantung nadia berdetak lagi .


"apaa ini . kalau dia kesini berarti gue sama dia berduan dong .. oh tidaak .. "gumam nadia panik .


"sayang .. "panggil . mamah yg melihat nadia melamun .


"eh iyah mah ada apa ?"tanya nadia terlonjak dari lamunannya .


" kamu kenapa sih ..?"tanya mamah sedikit bingung .


"gak papa mah nadia cuma butuh istirahat ..ya istirahat . "ucap nadia seadanya .


"baiklah .. mamah pergi dulu yah .." pamit mamah


"iyah mah . "


kedua wanita paruh baya itupun keluar dari kamar nadia dan tersisa irvan disana .


"nad . abang keluar dulu yah . gpp kn kamu abang tinggal ."


"iyh bang gpp . makasih yah .. " ucap nadia .


"aiss kmu ini . udah kewajiban abang de lindungi dan jagain kamu . " ucap irvan lalu nadia pun segera berhambur kepelukan irvan .


"makasih abangku sayaaang " ucap nadia lalu irvan pun ngecup kening nadia .


"sama sama sauangku . btw kamu cantk juga yah pake baju ini " goda irvan .


"iss abaang apaan sih . " nadiapun mengerucutkan bibirnya .


"hahaaa .. ya sudahlah abang keluar dulu yah . " ucap irvan lalu pergi meninggalkan nadia seorang diri .


"hfff... dunia sempit sekali .. gak nyangka bngey gue ternyata musuh gue adalah adik ipar gue sendiri . gimana jadinya kalau gue tinggal serumah sama dia bisa bisa gue mati berdiri " dumel nadia .


"ini kaki juga kenapa gak sembuh sembuh coba . " lanjutnya lagi menggoyang goyangkan kakinya .


" aawwss sakiit juga ternyata huh . "


"nasib nasib .. kapan gue bisa sembuh TUHAAN biar bisa balas si lambe turah iiisss awas aja lu gue benyek benyek tuh muka lo . biar lo bisa rasaain apanyang gue rasaain . " lanjutnya lagi .


"huuuhhh "nadia pun kembali menghembuskan nafasnya gusar lalu bersandar ke kepala bed nya .


ceklek ..


pintu pun terbuka . nadia yang sedang memejam kan matanya pun hanya bertanya tanpa membuka matanya .


"kok balik lagi bang ada apa ?"tanya nadia yg masih memejamkan matanya .


"cantiik .. "gumam pria itu yang sedang menatap wajah cantik istrinya .


" bang .. ko diem sih ?"tanya nadia lagi karena tidak mendapat jawaban .


"bang irvan ikhh resssseee bang... et "ucap nadia terbata saat ia membuka matanya namun yang ia dapatkan adalah bukan sosok abnagnya melainkan pria tampan yag baru sah menjadi suaminya itu ya diadalah rayhan anugrah putra .


nadia pun terdiam kaku di tempatnya .


" gimana sudah mendingan kakinya ?" tanya nugi yang sudah mendaratkan pantatnya di samping nadia . yang membuat sang mpu sedikit merona .


"ss.. sudah baikkan dari yang tadi . "balas nadia sedikit gugup . nugi pun hanya tersenyum membalasnya yang membuat nadia speechless dengan senyuman manis nugi .


" ya sudah kamu makan dulu yah .. pasti laperkan abis itu istirahat yah . " ucap nugi seraya menyendokkan nasi


" eummm .. ga usah biar saya aja sendiri " tolak nadia saat nugi ingin mendaratkan sendok ke mulut nadia .


"gpp . sini kamu diam saja "bantah nugi


"ayook buka mulutnya . " lanjutnya lagi .


" sini biar saya saja . saya bisa sendiri kok " pinta nadia lagi .


" a dulu baru kamu boleh makan sendiri " ucap nugi .


" baiklah .. "dengan pasrah nadia pun menerima suapan dari nugi .


" jantung baik baik yah . jangan ngamuk lagi " gumam nadia dalam hatinya .


"oh iyah .. saya minta maaf atas perlakuan erlan kamu harus sperti ini . " ucap nugi .


"its ok no problem . " balas nadia lalu menyendokkan nasi lagi ke mulutnya .


"kalau boleh tau hubungan kalian apa ? keliatannya kamu benci banget sama erlan ?" tanya nugi dengan hati hati .


"sperti yang anda lihat tadi . " jawab nadia dingin karena malas jika harus berurusan dengan makhluk yang bernama erlan .


"musuh gitu maksudnya ?"


"bisa jadi . " jawab nadia lagi lalu nugi pun hanya menganggukan kepalanya .


drrt .. drrtt ..


hp nugi bergetar . lalu uapun segera mengangkat telponnya .


"ya .. saya akan segera kesana .." jawab nugi


"baik.. "


tut tut panggilan pun berakhir ..


"eum saya tinggal sebentar gpp ?" izin nugi kepada nadia .


"gpp . selesaikanlah dulu urusannya "balasa nadia .


"baiklah . istirihat yah . saya hanya sebentar nanti saya balik lagi " ucap nugi .


"iyah . " nugi pun langsung pergi meninggalkan nadia .


"huuff ngapain coba bilang bilang segala . pergi ya pergi aja kali . baguslah kalau dia udah pergi jadi kn gue ga sesek . jantung gue knpa lagi kalau deket deket dia rasanya sesek bnget " gerutu nadia .

__ADS_1


"eh tapi ganteng juga sih dia .. ga sia sia gue terima perjodohan ini " nadia pun senyam senyum sendri .


"haaiisss ngomong apa sih gue . " nadia pun segera menepisnya .


__ADS_2