ANUGERAH!

ANUGERAH!
episode 14


__ADS_3

" widiiiiihhh ada tamu nih " seru erlan saat membuka helm nya .


" darimna loe jam segini baru pulang ?"tanya nugi


" ya dari sekolah lah .. " jawab erlan seraya membenarkan rambutnya .


"gak liat gue yang masih berseragam gini ." lanjutnya .


"sekolah siang **** bukan malam gini " balas nugi .


"anak baik dan rajin ya begini malam pun di hajar .. " sahut erlan santai .


"kelewat rajin lu mah .. " cibir nugi lagi .


"oh iya kaka ipar besok lo sekolah kan ?" tanya erlan kepada nadia .


"iya . emang kenapa ?" tanya nadia seraya menyampirkan tasnya ke bahu .


" cape gue dituduh yang nggak nggak mulu sama temen temen lu . " keluh erlan seraya membuka tasnya


"maksud lo ?" tanya nadia masih heran .


"tanpa gue jawab pun lo pasti tau jawabannya . oh iyah ini ada surat tugas buat lo . " erlan menyerahkan sepucuk surat dari tas nya .


"apaan .. ?" tanya nadia mengambil surat itu dari erlan .


"buka aja sendiri . ya udahlah gue mau masuk bye . " pamit erlan .


" ya udah yuk sayang .. " ajak nugi pada istrinya lalu nadiapun mengikuti ajakan suaminya ..


"assalamu'alaikumm .. " salam dua sejoli itu sambil bergandengan tangan . eh ralat . maksudnya nugi yang merangkul/merengkuh pinggang istrinya .


" waalaikumsalam .. " jawab ayah bunda bersamaan menengok kebelakang


"eh kita kedatangan tamu yah . " seru bunda seraya berdiri dari duduknya .


"ughh sayaangnya bunda .. tau aja kalau bunda lagi kangen . " ucap bunda seraya menarik nadia dari nugi kepelukannya .


"lebay banget sih .. " cibir erlan keras seraya menaiki tangga .


"halah bilang aja iri lu ga di peluk bunda . " sahut nugi seraya menyimpan paper bag diatas meja .


"what . gue ngiri .. ?'" sahut erlan lagi seraya nunjuk dirinya .


"nggk tuh biasa aja . justru gue geli jika dipeluk peluk gtu . " lanjutnya seraya bergidik .


"sudah sudah kalian ini ketemu saja berantem terus nggk ketemu aja saling menyakan kabar satu sama lain . mau kpn akurnya sih heran bunda punya 2 anak nggk ada akur akurnya . " lerai bunda yg masih memeluk mantunya itu .


"biarin aja bun .. kita cukup nikmati tontonan gratis ini hmm .." sahut ayah santuy .


" good ayah .. aku padamu love u . " puji erlan karena dapat belaan dari sang ayah .


"dikh geli gue . " cibir erlan bergidik ngeri .


"sudah sudah .. erlan mandi sana abis itu kita makan bersama . " titah bunda .

__ADS_1


"kalian belum pada mkan kan ?? " tanya bunda .


"siap komandan . " sahut erlan .


"belum bun .. "sahut nugi


"bunda biar kaka ipar aja yang masak . masakannya kaka ipar enak beud dah . erlan jamin bunda sama ayah bkln ketagihan deh . liat aja noh si jimin baru seminggu nikah udah keliatan gendut kya badut hahaa .. " teriak erlan sebelum lari ke kamarnya . sementara nugi hanya memicingkan matanya sengit .


"wahh apa itu benar sama yang diucapkan erlan tadi ?" tanya bunda antusias .


"nggk bun . erlan biasa itu cuma becanda doang " elak nadia .


"nggk bun . erlan seriusan gak bohong . " teriak erlan dari atas .


" yaudah kita buktikan aja ucapan erlan . bagaimana kalau kita masak bersama aja ." usul bunda


"boleh bun . " nadia mengiyakan ajkn mertuanya itu .


"nah kalau begitu kita berdua pamit masak dulu yah bye bye . " pamit bunda kepada suami dan anak sulungnya itu .


"heumn .. " sahut ayah masih fokus dengan koran di tangannya .


"bagaimana keadaan kamu ?? " tanya ayah saay setelah istri dan mantunya melenggang kedapur dan menyimpan korannya ke atas meja .


"yah seperti yang ayah liat . bunda brneran nggk tau kan kalau aku sempet sakit kemqrin . "jawab nugi


" nggak . spertinya kamu bahagia dengan pernikahan ini ?"


"ya bgtulah seperti yang ayah liat lagi . " nugi hanya menyunggingkan senyumnya .


"baiklah semoga kalian selalu bahagia . bagaimana dengan urusan kantor ?"tanya ayah pasalnya ia baru mendengar bahwa ada kejanggalan dengan laporan keuangan .


" good . ayah nggk salah memilih kamu untuk memimpin perusahaan "


" jadi .. siapa dalang dibalik itu semua ?"lanjut ayah


" anak dalam tentunya . dia di suap oleh rival prusahaan kita untuk memanipulasi data keuangan supaya kita terjatuh dan memohon menyuntikan dana kepada perusahaan . dan sayangnya cara mereka sangatlah standar untuk seorang rayhan anugrah putra . " ucap nugi dan ayah hanya menganggukan kepalanya seraya bersenyum .


merekapun larut dalam perbincangan bisnis . sementara di dapur kedua wanita beda usia itu tengah sibuk memasak sambil cekikikan disela sela memasaknya .


dan dibantu juga oleh maid di rumah itu .


"sayaang panggil gih suami kamu dan yg lainnya buat makan . " titah bunda seraya menuangkan air ke dalam gelas .


"baik bun . " jawab nadia lalu iapun melesat ke ruang keluarga dimana para lelaki ngumpul disana semua .


"ayah . kak . erlan makanannya udah jadi makan yuk "ajak nadia kepada ke3 pria beda usia itu yang sedang asyik main ps . ralat lebih tepatnya nugi dan erlan dan ayah hanya menyaksikan pertarungan sengit kakak beradik itu .


" waah asyiik tuh " celetuk erlan .


" ya sudah yuk kita makan dahulu . " ajak ayah .


" yuk sayang .. " ajak nugi seraya merengkuh pinggang nadia .


merekapun makan dengan lahap dan tenang .

__ADS_1


jam sudah menunjukan pukul 21.00 wib


"yah bun kita berdua pamit dulu yah . " ucap nadia seraya mencium punggung tangan mertuanya itu .


"iya sayang hati hati yah . " jawab bunda seraya menghujani nadia dengan ciuman .


"sering sering loh yah mampir kesini . kalau perlu sih nginep juga gpp bunda seneng bnget kalau kamu mau berlama lama . " lanjutnya lagi


"iyh bun in syaa allah nadia main lagi kesini kalau ada waktu luang "


"sayaang ... " teriak nugi dari dalam .


"yuk .. "lanjutnya seraya menggandeng tangan istrinya .


"ehh anak ini kaga ada sopan santunnya sama orangtua . "ucap bunda pada anaknya yg pergi begitu saja membawa istrinya .


"udah diwakilkan tadi sama istri nugi "sahutnya seraya berjalan menuruni tangga


nadia yg merasa tam enak hatipun mencubit pinggang suaminya yg membuat sang mpu meringis kesakitan .


"aduuh duuh duuh .. "ringis nugi yg mendapatkan gelak tawa dari kedua orangtuanya .


" rasain . " ucap bunda .


"jahat bnget sih . gak istri gak ibu sama sama kejam . " dengus nugi .


" sakiit sayaaangg .. "adu nugi dengan manjanya


" dikh kya di giminain aja dicubit juga kaga . "bantah nadia .


"apaan gak dicubit . cuma di plintir aja tuh jari di pinggang "sahut nugi tak terima bantahan istrinya .


"yah bun kita pamit yah assalamu'alaikum .. " salam nadia mengacuhkan rintihan suaminya .


"iyh hati hati yah .. kalau suamimu macam macam lagi tindas aja gpp ayah bunda sudah ikhlas kok . iya kan yah ?" sahut bunda meminta pembelaan dari suaminya.


dan ayah pun hanya menganggukan kepalanya saja seraya tersenyum .


"halah .. suami istri sama saja " balas nugi masam .


"ga ada kita kamu gk bakalan ada kalau lupa . " timpal ayah


" dan kalau bukan karena kehendak TUHAN nugi pun gak bakalan ada kalau lupa ."balas nugi seraya membuka pintu mobilnya .


"dasarr nggk mau ngalah . "dengus bunda .


"ya sudahlah kita pamit dulu bye . assalamu'alaikum . jangan rindu yah karena rindu itu berat .. "teriak nugi .


"dikh siapa juga yang rindu sama situ ." balas bunda sengit .


"sekali lagi daah .. "ucap nugi melambaikan tangannya dan menyalakan mesin mobilnya .


"anak itu .. " dengus bunda seraya geleng geleng kepala .


"mang .. kita pulang dulu yah . assalamu'alaikum . " ucap nugi kepada mang ngkus .

__ADS_1


"iya den . hati hati yah " ucap mang engkus


"siaap mang .. " balas nugi seraya mengacungkan jempolnya lalu mobil pun melesat dari mension itu.


__ADS_2