ANUGERAH!

ANUGERAH!
episode 8


__ADS_3

jam terus berputar ..


dan kini menunjukan pukul 04.00 pagi nadia masih terjaga . menunggu sang suami yang sedang sakit .


"hff .. padahal lagi sakit tetep aja ganteng .. ehh.. " gumam nadia dalam hati dengan tangan kanan yng masih setia mengelus puncak kepala sang suami dan tangan kiri yang ia simpan di dada sang suami .


"ganteng sih .. tapi sayang .. nyebelin . kulkas . kalau udah kerja kerjaa ajaaa nggk inget waktu . heran gue apa yang dia kejar coba uhh . uang dia udah punya banyak . istri... juga udah . lalu apalagi yang dia cari hff"gerutunya . iapun mulai menguap . lalu mulai memejamkan matanya dengan kepala yang ia sandarkan ke sofa ..


****


nadia terbangun dari tidurnya ..


saat bangun nadia merasa ada kejanggalan .


"loh .. kenapa gue ada disini ?"gumam nadia seraya mengedarkan matanya ke seluruh penjuru lelangitan kamar .


" bukannya semalam gue sama nugi berada di ruang tv yah . kenapa sekarang gue ada dikamar .. dan wait wait .. " gumam nadia lagi seraya menajamkan matanya dan ngucek matanya .


" ini bukan kamar gue . "


"kalau bukan kamar berarti ... "gumamnya lagi seraya melihat kebawah


"Loh ... "pekik nadia lalu segera menutup mulutnya dengan tangan kanannya karena tangan kirinya merangkul bahu nugi yang masih tertidur dipelukan nadia . dengan wajah yang disimpan di dada nadia . dan tangannya yag memeluk erat perut nadia layaknya nadia sperti memeluk seorang anak . yah bisa dibilang mengeloni lah wkwk.


" dan ini kenapa bisa bgini ?" tanya nadia dalam hatinya seraya melepaskan tangan kirinya .


" kalau gue sama nugi tidur disini . terus siapa yg pindahin gue . masa sih nugi kan dia lagi sakit . " lanjutnya lagi .


" badannya masih demam lagi huh "gumam nadia seraya menempelkan telapak tangannya di kening dan pipi nugi .


" jam berapa sekarang ?" tanya nadia pada dirinya lalu melihat kearah jam yg bertengjer di samping bed nya .


" hah jam 08.23 .. " pekik nadia .


"yah telat donk gue . bolos donk gue hff... " ucap nadia seraya menghembuskan nafasnya ke udara .


berapa menit kemudian iapun mencoba melepaskan diri dari pelukan nugi namun nugi malah semakin mengeratkan pelukannya lagi ..dan semakin menenggelamkan wajahnya di dada nadia .


"kak . awas dulu .. aku mau beres beres rumah " ucap nadia seraya mengangkat tangan nugi dari perutnya .


namun nugi malah nengeratkan kembali tangannya ke perut nadia . rasanya tidak rela jika nadia pergi .


"ka .. lepasin yah . nanti kalau sudah beres aku balik lagi kok . " ucap nadia kali ini dengan nada lembut .


nugi pun melepaskan tangannya . nadiapun menggunakan kesempatan ini untuk segera keluar .


"hff.. rese banget sih . " gumam nadia seraya menginjakkan kakinya kelantai.


"manjanya nggk ketulungan . " lanjutnya lagi seraya menaikan selimut ketubuh nugi yang masih terlelap .


"gimana caranya bikin bubur yah . apa gue gofood aja yah . " ujarnya saat berada di ruang tv .


"hff.. baiklah gofood aja yg praktis . jadi gak perlu ngotori tangan gue . "lanjutnya lagi .


"hp gue dimana lagi . "ucap nadia lagi lalu mencari keberadaan hp nya .


"ok sudah selesai tinggal tunggu abangnya datang . eum gue ngapain dulu yah . nyapu sama pel atau mandi dulu yah . " tanyanya pada diri sendiri .


"mandi dulu aja dah biar keliatannya seger . "ucapnya lagi lalu pergi ke kamarnya .


15 menit kemudian ..


pesanan bubur pun sudah sampai . dan nadia juga baru beres mandi dan handuknya yg masih melilit dikepalanya .


iapun segera memindahkan bubur itu ke mangkuk lalu iapun mengantarkannya ke kamar nugi .


cklek .. pintu pun terbuka .


"loh dia kemana ?" gumam nadia saat tidak menemukan sosok nugi dikasurnya .


"hooeekkks... hoeekks .. "


"kenapa dengannya ?" gumam nadia lagi dengan buru buru iapun menyimpan nampan yg berisikan bubur .air angat . paracetamol . iapun segera berlari kearah kamar mandi .


" ya Allah kak .. " pekik nadia saat melihat nugi sudah terkapar dilantai kamar mandi dengan muka yg sudah sangat pucat .


"kamu sakiit apa sih sebenarnya "tanya nadia seraya membawa tubuh nugi kepangkuannya .


" kak .. bangun . "ucap nadia menepuk nepuk pipi nugi .


"ya Allah panas banget lagi badannya . " ucap nadia semakin panik .


lalu dengan tenaga seadanya nadiapun memapah nugi untuk kembali ke kasurnya .


dengan susah payah nadia berhasil membawa nugi ke kasur dan merebahkannya kembali .


"dukhh gimana ini .. panasnya nggk turun turun . " nadiapun semakin panik .


"kalau gue bawa dia ke klinik . ah mana mungkin . badan dia kn berat masa iyh gue harus membopongnya lagi . hadeuh ..


ayolah .. ayolah berfikir berfikir .. " ucap nadia mengetuk ngetuk jidatnya dengan jari jarinya .


"dokter pribadi .. yah dokter pribadi pasti dia punya .. " ucap nadia lalu iapun segera menyambar hp nugi yang tergeletak diatas nakas samping tempat tidurnya.


"ah elaahh pake acara dikunci segala lagi .. " ucap nadia kesel .


"ya sudahlah .. gue tlpon dokter indra aja . sama saja kan hmm .. yg penting panas dia cepet turun . " gumam nadia lalu iapun segera menghubungi dokter indra yg tak lain ta bukan adalah temen kakaknya .


"kalau gue tlpon bang irvan kan kasian takutnya dia lagi tugas . "


stelah menghubungi dokter indra . nadiapun ngompres nugi lagi .


***


"gimana dok keadaannya ? " tanya nadia saat dokter indra selesai memeriksa nugi .


"sejauh ini sih baik baik saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan . hanya kelelahan dan kurang istirahat . "jawab dokter indra


" tapi kenapa demamnya nggk turun turun yah dok dari semalem . padahal minum paracetamol juga udah . "tanya nadia lagi .


"imunnya sangat rendah karena itu demamnya akan terus meningkat . yang diperlukan adalah istirahat yang cukup . dan perhatikan pula pola makannya yah . saya sudah mengirim resep resep obatnya . dan nanti ada yg nganter kesini . biar kamu bisa fokus urusin suamimu . " ucap dokter indra tersenyum .


"ok baiklah dokter . " ucap nadia .


"btw baru pindahan nih ?" tanya dokter indra lagi .


"iyah nih . baru kemaren sih hehe " nadia nyengir


"taapa . semoga rumah tangga kalian bahagia yah . "


"eh iyah dok terimakasih .. euumm dan jangan bilang bilang siapapun yah . takutnya mereka pada panik gtu . " pinta nadia .


"siap bisa diatur . "

__ADS_1


" makasih bang dokter .. "


" iyh sama sama . ok kalau bgtu abang langsung pamit yah .. nanti siang ada jadwal praktek ." pamit dokter indra .


" ok abang silahkan . danmakasih yah "


"nanti transfer aja yah bang adminnya ."lamjut nadia .


" santai aja kali nad kaya sama siapa aja .."


"ya sudah abang pamit yah . baik baik yah dirumah . assalamu'alaikum "pamit indra


" iyh bang waalaikumsalam " jawab nadia seraya mengantar indra ke depan rumah .


" hati hati bang .. "teriak nadia saat indra sudah memasuki mobilnya .


indrapun hanya melambaikan tangannya .


setelah mobil indra melesat dari kawasannya . nadiapun kembali ke dalam lalu membangunkan nugi agar segera sarapan .


"ka... kaka... " pamggil nugi menepuk nepuk pipi nugi ..


"hmmm ..." gumam nugi .


" sarapan dulu ." ucap nadia ..


"hmm ..." gumam nugi lagi .


" kak . ayo . nanti buburnya keburu dingin ." bujuk nadia lagi


"ka... " panggil nadia . namun nugi tidak menyahutnya .


"ka nugi ... " teriak nadia kenceng .


"berisiiikkkk ... " bentak nugi kencemg hingga membuat nadia sedikit meringis .


" bisa nggk gak usah bawel pusing tau nggk kepalaku " lanjutnya lagi . tanpa ia sadari dirinya telah membentak sang istri .


" bawel katamu hah ?" tanya nadia yang mulai tersulut emosi .


" aku bawel juga karena kamu sendiri yang susah diatur . coba aja kalau kamu nurut sedikit saja pasti aku gaka bakalan kaya gini ." lanjut nadia dengan meninggikan suaranya .


"ok . kalau memang itu keinginanmu untuk sperti itu lanjutkan . dan ga usah makan makan sekalian . " ucap nadia dengan suaranya yang mulai bergetar .


"percuma aku repot repot buatkan ini itu . semuanya hanya sia sia . kalau tau begini buat apa aku repot repot ngurus kamu . " ucap nadia dengan menahan air matanya yang sbntar lagi akan jatuh .


iapun segera merampas bubur yang ia letakkan di meja kecil samping bed lalu membawanya keluar ..


braakkk ...


nadia membanting pintu kamar nugi dengan sekenceng kencengnya . lalu iapun mennagis dalam diamnya .


"sebegitu bencinya kah kamu sma aku gi . " lirih nadia dalam hatinya .


" untuk pertama kalinya kamu giniin aku gi .. "


" baiklah jika memang ini keinginanmu untuk sperti ini maka aku akan kabulkan . " gumamnya lagi dalam hatinya lalu ia pun menghapus airmatanya dan berjalan kedapur .


sementara dikamar ..


" arrrggghhhhh siaalll kenapa harus sperti ini sih "rutuk nugi


"bodoh lu gi .. kenapa lu gak bisa ngontrol emosi lu hah .. bidoh bodoh bodoh.. " rutuknya lagi .


" dia pasti nangis .. " lirihnya lagi .


sesampainya di dapur ..


nugi melihat nadia sedang membuang bubur yag seharusnya ia makan tadi dengan air mata yang terus mengalir dipipinya . ada rasa sakit dihatinya melihat nadia sperti itu . ini salahnya iya salahnya . karena tidak bisa mengontrol emosinya .


"maaf .. " lirih nugi . lalu iapun segera mendekat ke nadia .


bruuukk ...


nugi langsung menjatuhkan tubuhnya ke punggung nadia . melingkarkan tangannya di perut nadia dan menenggelamkan wajahnya di ceruk leher nadia .


nadiapun terlonjak dengan nugi yang tiba tiba memeluknya dari belakang


"maaf .. " lirih nugi dengan suara yang tercekat .


"maafkan aku ... bukan maksud aku untuk membentakmu "lanjutnya lagi dengan suara yang bergetar . sperti menahan tangis .


nadia yang mendengar permintaan maaf nugipun semakin terisak nangisnya yang membuat nugi semakin mengeratkan pelukannya.


bukan jiwanya saja yang sakit melainkan hatinya juga sakit melihat sang istri menangis karenanya . bukan tangisan kebahagian melainkan tangisan atas kesalahan dirinya . ya nugi menyesali semuanya . menyesal kenapa harus mengeluarkan emosi dilain tempat . kenapa harus membentak nadia yang jelas jelas tidak ada salah apapun . seharusnya ia bersyukur karena nadia rela meluangakan . meninggalkan segalanya hanya untuk mengurusi dirinya yang sedang tidak baik baik saja .


"maaf ... " lirihnya lagi . dan bleessshh ....


nugipun ikutan nangis .


merasa tengkuknya basah . nadiapun membalas pelukan nugi dengan mengusap tangan nugi yang melingkar di perutnya .


merasa direspon oleh nadia . nugipun semakin mengeratkan pelukannya .


kepalanya kembali pusing ... dan


bruukk....


nadia terhuyung kedepan karena nugi kembali pingsan .


" eeehh... " ucap nadia seraya menahan tangannya di pinggiran wastafel cuci piring .


"ka .. kamu gak papa .. "tanya nadia namun nugi tidak menyahutnya . ( yaelayalaahh orang dia pingsan gimna sih wkwk )


"kak ... "


"ka nugi .. "


"ka nugi ya Allah ... "pekik nadia saat membalikkan badannya dan menangkap tubuh nugi yang hampir terjatuh lagi ..


"ya Allah . dia pingsan lagi . gimana ini ?" ucap nadia panik . lalu membopong tubuh nugi ke kamarnya lagi .


"bandel sih ah kan gini jadinya ... " dumel nadia .


lalu membalurkan minyak kayu putih ke perut dan ke hidung nugi agar ia cepat sadar .


tak lama dari itu nugi pun mulai mengerjapkan matanya .


"makan dulu yah . abis itu minum obat . " ucap nadia . dan nugipun hnya menganggukan keplanya saja . lalu mulai membenarkan posisi tidurnya untuk sedikit duduk .


nadiapun membantunya dengan sangat telaten .


"meskipun bawel tapi kamu bgtu perhatian . makasih sudah mau merawatku dan maaf karenaku kamu harus rela meninggalkan kegiatanmu . maaf juga aku telah merepotkanmu . " gumam nugi dalam hatinya memandangi wajah sembab nadia yang sedang menyuapi dirinya .

__ADS_1


" ayo a lagi .. " menyodorkan bubur kemulut nugi . namun nugi menolkanya karena rasa mual kembali menyerang .


"sedikit lagi aja .. " bujuk nadia menyodorkan kembali sendok .


"sudah cukup .. " tolak nugi .


" hmm baiklah . " nadiapun tidak memaksanya . lalu iapun mengambil gelas yang berisikan teh manis angat untuk nugi minum ..


nugipun menerimanya lalu ia meneguknya sedikit dengan bantuan nadia .


"minum dulu yah obatnya abis itu istirahat " ucap nadia membuka beberapa obat yang harus diminum nugi .


" terimakasih .. " ucap nugi saat setelah ia meminum obatnya .


"hmm.. "dehem nadia menarik selimut kebadan nugi . lalu iapun segera keluar dengan membawa mangkuk kosong .


***


"nadia kemana yah kok tumben banget dia nggj masuk . biasanya dia nggk bolos sekolah " tanya vania


"mana gua tau ya . gue jga kaga dikasih tau sama dia . jangankan di chat atau tlpon . chat gua aja kga dibalas bals noh " sahut maya .


" hadeeuuh kmna lagi tuh bocah .. " gerutu vania .


" ya udah nanti pulang sekolah kita tengok ke rumahnya " ajak maya .


"yuhuu... " sahut vania lalu mereka pun kembali ke kelas .


***


selama nugi istirahat nadiapun kembali berkutat dengan alat alat rumah tangganya .


dari nyapu lantai . halaman taman rumah . pel rumah . lap lap meja . nyuci . masak .


tidak terasa selama ia mengerjakan itu semua telah menghabiskan banyak waktu .


dan sekarang sudah dzuhur aja . nadiapun segera mandi dan langsung melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim .


setelah itu . iapun kembali ngecek keadaan suaminya .


"alhamdulillah panasnya sudah turun . " ucap nadia seraya menempelkan tangannya di dahi suaminya .


"basah .. " gumam nadia saat ta sengaja menyentuh rambut nugi .


iapun beranjak ke lemari pakaian nugi lalu mengambil kaos . celana boxer dan dalemannya .


"ka... " panggil nadia mengguncang bahu nugi


"kak nugi .. " panggilnya lagi .


"hmmm... " sahut nugi lalu mulai membuka matanya .


" bajunya ganti dulu . nanti masuk angin lagi ." ucap nadia .


dengan berat hati nugipun nurut .


"nih bajunya . dan ini handuk basahnya buat lap keringet kaka .. aku tinggal dulu yah sebentar . " ucap nadia hendak berdiri . namun tangannya di cekal oleh nugi .


" disini aja . biar kaka gantinya di kamar mandi saja . " ucap nugi dengan suara lemahnya .


nadiapun hanya menganggukkan kepalanya . nugipun langsung bergegas ke kamar mandi . dan nadia segera mengganti sprei nya .


ckleek ...


pintu kmar mandi terbuka ..


" loh diganti .. " tanya nugi saat melihat seprei baru .


" iyah nanti gatel dipake tidurnya ." sahut nadia disamping nugi karena ia sedang menyimpan pakaian kotor dan sprei kotor di keranjang baju kotor .


nugipun hanya menganggukan kepalanya .


" gimana keadaannya ?"tanya nadia


" masih pusing .. " sahut nugi mendaratkan pantatnya di bed .


" ya sudah istirahat saja . atau mau makan dulu ?" tawar nadia .


"nggk ah . tidur saja . " ucap nugi.


" ya sudah .. " sahut nadia mengiyakan .


"temenin .. " pinta nugi .


"lah kan bisa sendiri . "


" gak bisa tidur .. " rengek nugi


" hmm baiklah . ayo .. " ucap nadia pasrah llau iapun naik ke atas kasur .


dan nugi pun segera menyusulnya lalu segera berhambur kepelukan nadia .


" aduh ka .. kenapa mesti bgini " protes nadia .


"usssttt ... " ucap nugi menempelkan telunjuknya di bibir nadia ..


"manja... " desis nadia .


" manja sma istri pahala sayang .. " sahut nugi dengan mata yang sudah terpejam .


deg..


jantung nadia berdetak kencang mendengar nugi memanggil dirinya dengan sebutan sayang .


" aduhh jantungku .. dia denger ga yah " gumam nadia dalam hatinya .


"kok diem ..?"tanya nugi .


" teruus ??" sahut nadia


"ya nggk sih . ya udah tidur yah .. " ucap nugi mengertkan pelukannya .


" kaya semalem dong .. " rengek nugi .


"haih .. " desis nadia lalu iapun mulai menuruti keinginan suaminya itu .


tak lama kemudian mereka sama sama terlelap .


dengan tangan kiri yang ia gunakan untuk mengusap usap puncak kepla nugi .


dan nugi pun semakin terlelap dengan tidurnya .


***

__ADS_1


hallo giman kaka kaka ku bagian part ini ??


jangan lupa ya lopenya 😁🙏


__ADS_2