Apakah Aku Salah Mencintainya

Apakah Aku Salah Mencintainya
Episode 3


__ADS_3

Hay jangan lupa like dan vote ya


"MALING MALING MALING" teriak Nadia kepada pria itu


karna mendengar teriakan Nadia mereka melihat kedapur.


Tuan besar membawa pentungan yang sangat besar "Mana maling nya,mana" kata tuan besar mencari keberadaan maling tersebut


"Ini dia tuan,ini dia malingnya" Nadia berteriak


Mereka pun yang mengetahui pria sebagai maling itupun saling tatap menatap


"Kenapa kalian diem aja,cepat hajar dia biar kapok" Nadia atusias


"Nadia saya rasa yang kamu sebut sebagai maling itu anak saya" Nyonya besar menahan tawa


Nadia yang mendengar kata anak saya pun langsung melepaskan pria tersebut


"Apa apaan si Lo,gue di teriakin maling di ruang sendiri" kata pria tersebut.ya tidak lain dan tidak bukan itu adalah anak pertama dari tuan besar, RIO ANGGARA SETIAWAN yang baru saja pulang dari LA tetapi Nadia tidak tau


"Ya maaf tuan,kirain dia maling,Uda jalan ngendap ngendap,lampu GK di hidupkan,siapa yang tidak mengira itu maling" kata Nadia berselah


"gua tu Uda lama enggk tinggal di sini,gua GK tau dimana saklar lampunya jadi gue jalan pelan pelan la takut nabrak,eh elu teriakin malah riakin gua maling" Rio tidak trima


"Udah Uda,ini Uda malam,jangan ribut ribut" kata nyonya besar melerai


Ibu Nadia yang tidak enak meminta maaf kepada tuannya "Nyonya saya minta maaf atas kelakuan anak saya kepada nyonya" kata ibu Nadia tidak enak "Nadia minta maaf sana sama tuan muda,tidak seharusnya kamu berbicara seperti itu" kata ibu yang kelihatan marah


"Saya minta maaf ya tuan,suda saya teriakin maling" kata Nadin minta maaf


"Enak aja lo cuman minta maaf sama gue,kalau tadi gua betul di pukul bokab gue gimana" Rio menolak permintaan maaf Nadin


"Udalah kak,maafin aja,wajarla dia GK tau,salah KK sendri tinggal di LA lama amat" Sindi menyindir KK nya dan ingin membantu Nadia agar di maaf kan

__ADS_1


"Gua akan maafin tapi dengan satu syarat,Elo harus menjadi asisten pribadi saya selama 2 bulan,Kalau Lo tenggk mau ya Uda GK saya maafin" Rio memberi syarat kepada nadia


Nadia yang gak terima atas syarat yang di ajuhkan Rio pun menolak karna merasa keberatan


"Enggk bisa gitu dong,aku masi punya pekerjaan lain,harus bantu ibu,harus menjadi asisten,mana bisa" timpal Nadin


"Uda nak ibu bisa sendiri kok,GK baik ngelawan tuan muda" kata ibu menasehati


"Lo Masi bisa bantu ibu Lo kok,Kalau Elo GK nerjain apa apa dari gua" kata Rio kepada Nadia


"ia aku,dengan berat hati" kata Nadia menyindir


"Itu berlaku mulai besok" kata Rio menimpal lagi


"Terserah tuan aja" jawab Nadia yang malas bertekak kepada tuan mudanya


"Uda sekarang kembali ke kamar masing masing,ini Uda mau pagi, dan kamu Rio jangan ulangi lagi kayak tadi,untuk Nadin cek dulu sebelum berteriak" tuan muda menasehati semua


"ia lah,orang kaya bebas ngelakukan apa aja,semua duit yang ngatur" kata Nadia pasra


#pagi#


Waktu menunjukkan jam 05:00 waktunya Nadia bangun untuk sholat subuh.Swhabis sholat ia membersikan rumah keluarga Setiawan yang setiap pagi menjadi rutinitas nya


Selesai membersikan rumah Nadia masuk kedalam kamar dan membangunkan ibunya


"Bu bangun Bu Uda pagi" Nadia yang membangunkan ibunya mendapatkan senyum dari ibunya


"Ia nak,ibu Uda bangun kok,kamu mandi sana,inget kan apa yang di bilang tuan muda tadi malam" kata bunda mengingat kan ku lagi


"Ia bu,Nadia inget kok Bu" kata Nadia yang sebenarnya malas mengingat nya "Kalau jadi orang kaya enak ya Bu bebas ngelakuin apa aja karna ada duit nya" kata Nadia pasra


"Kamu GK boleh ngomong seperti itu nak,Masi bersyukur kita bisa bekerja di rumah tuan besar,dari pada kita gak punya tempat tinggal,mau kamu jadi gelandangan" nasehat ibunya kepada Nadin

__ADS_1


"Ia Bu ,Nadin mandi dulu "Nadin mengambil handuk untuk mandi


"Abis mandi bangunkan tuan muda ya nak" Kata ibu kepada nadin


"ia Buk" Nadin pun segera mandi dan sehabis mandi dan sudah siap Nadin akan membangunkan tuan mudanya


#Kamar tuan muda#


"Tuan bangun tuan,ini sudah pagi" Nadin mengetuk pintu Rio,tetapi Rio tidak mendengar.


cukup lama mengetuk pintu,akhirnya Rio terbangun karna suara berisik nya


"Siapa si itu Masi pagi buta Uda ketuk pintu,gak tau orang Masi tidur apa ya" Rio berjalan sempoyongan khas orang bangun tidur


Rio membuka pintu "Siapa si pagi Uda ngetik pintu" Rio membuka pintu dan membuat Nadia terkejut


Nadia berteriak karna kaget melihat Rio tidak memakai baju dan hanya memakai kolor


"aaaaaaaaaaaa,gak tau malu apa Lo depan cewek kayak gitu" Nadia menutup matanya


" Biasa aja kali,GK usa teriak jugak,aku kan Masi pakai celana" kata Rio santai


"buka matalo,mau ngapain ngetik pintu gua" Rio langsung te the poin


Nadia membuka matanya,dia malu sekaligus tabjuk melihat otot,dada,dan perut rio seperti roti sobek.tampa di sadari nya,Rio yang melihat tatapan Nadia pun membuat Nadia kaget


"Alah tadi kaget sekarang selerah " kata Rio menggoda


"ih apaansi biasa aja kalih" menghilangkan rasa malunya. "Aku kesini mau bangunin kamu yang tidur kayak kebo" kata Nadia ngeledek " udalah yang penting Uda aku banguni,kalau kamu mau tidur lagi yauda sana,BAY" Nadia langsung pergi dari Manar Rio


"ANEH"


Hay gays,makasi yang Uda mau baca cerita aku,jangan lupa like dan vote nya ya oke

__ADS_1


__ADS_2