ARTI KESETIAAN

ARTI KESETIAAN
episode 22. - Bertemu Kembali


__ADS_3

" *Willy kamu sekarang jemput Rara ya".pinta pak Rudi


" siap pak.terus bapak pulang nya?".tanya Willy


" setelah kamu jemput rara. kamu kesini jemput saya ".suruh pak Rudi


" siap pak ".langsung beranjak dari ruangan* .


sesampainya di gerbang universitas Rara, Willy langsung mencari keberadaan rara.


" *hai Ra , udah bisa pulang ?".tanya willy


" yaudah .... Ayuk ".balas nya.


"Ra ganteng banget ya pacar kamu".kata temen sekampus Rara.


" apaan si ..dia itu sekretaris papa aku bukan pacar aku ".jawab Rara


" bagus dong kalau bukan pacar kamu".tambah nya


" Kok GT ? ".lanjut nya


" ya biar aku ada kesempatan buat dekatin mas ganteng itu".sambil senyum senyum


" ganjen amat Lo ya".langsung menarik tangan Willy* .


Di sepanjang perjalanan Rara hanya terdiam tidak senang dengan perkataan teman nya tadi.emang benar kalau Willy itu ganteng tapi kenapa teman nya harus muncul si buat mood rara gak enak.


" *apa Lo lihat lihat ?".tanya Rara


" gak papa kok.cuma heran aja kok muka kamu bete GT si".balas Willy


" suka suka aku dong.muka muka aku".jawab nya jutek*


" cantik cantik jutek "*kata Willy pelan


" apa Lo bilang !".


" gak ada non.gua cuma bilang jalanan nya macet banget".mengalihkan pembicaraan*


Di sepanjang perjalanan menuju kantor, Rara hanya dia dan sesekali melihat hp nya.


" *kita mau kemana ".tanya nya


" ke kantor , pak Rudi nyuruh barengan pulang nya Ra ".balasnya


" hmmmmmm*".


Setelah sampai di kantor Willy langsung menuju ruangan pak Rudi.


" *pak Rara sudah di parkiran ".kata Willy


" ooo ... iya nak.yaudah kamu Bawak semua berkas itu dan kita langsung pulang ya" .pinta pak Rudi* .

__ADS_1


" Di dalam mobil ".


"*hai anak papa yang cantik ". kata pak Rudi


" hai pa ".sahut Rara


" iii ... anak papa kok jutek GT? cerita ke papa apa yang terjadi ".tanya papa nya


" thuuuu ... ".menunjuk arah Willy yang sedang menyetir


" lah. .... kenapa dengan Willy Ra ?".Willy heran mendengar namanya


" iya pa Rara kesel pa. masa iya tadi teman Rara ganjen banget bilang Willy ganteng depan rata malah bilang lagi mau dekatin Willy ".katanya


" haha haha haha ".tawa pak Rudi


" kok papa ketawak si !".tanya Rara


" kamu cemburu ya Willy di ganjenin sama teman kamu ?". gombal pak rudi


" iii .... apa si pa.ya kali Rara cemburu".jawab nya ngeles*


pak Rudi dan Willy hanya geleng geleng lihat tingkah Rara.


sesampainya nya di halaman rumah Rara langsung turun dari mobil karena mood nya kurang enak mendengar kata kata papa nya tadi .


" *anak mama kenapa mukanya kusam GT ?".tanya mama Rara


.......................................................


tok ... tok ...tok


" siapa ".tanya Willy dari dalam kamar


"buka in dong buruan" pinta seseorang dari luar


" eh kamu ra.ada apa ?"tanya Willy


" lama amat si buka GT doang . nanti malam Lo temenin gua makan di luar ya gak pakai nolak ".katanya


" tapi Ra nanti pak ....".


" udah gua izinin kok sama papa loh tenang aja ".sambut nya


"pokoknya jangan lama jam 20.00 wib kamu udah siap berangkat ".tambah nya.


" siap non Rara ". balasnya jutek


saat ini menunjukkan pukul 19.00 wib. dengan berat hati Willy melangkahkan kaki nya ke kamar mandi, karena dia takut nanti Rara marah besar kalau dia sempat lama.


Dengan menggunakan kemeja planel keluaran baru serta celana jeans berwarna hitam dan sepatu Adidas terbaru membuat malam ini Willy sangat gagah.


setelah merasa rapi dengan pakaian nya , Willy pun keluar kamar menunggu Rara di mobil.

__ADS_1


" bik kalau non Rara nyariin saya bilang ya saya nunggu di mobil ".katanya.


" iya nak Willy ".sambut nya


Rara pun saat ini dengan bercermin di kaca rias nya.Dengan menggunakan baju putih setengah lengan dan di lapisi jaket jeans serta menggunakan rok pendek sepaha membuat dia terlihat wanita yang sangat anggun.Setelah itu dia pun keluar kamar.


tok ... tok ... tok... " mengetuk pintu kamar Willy sampai 3 x tapi tidak ada jawaban.


" kemana si ni anak ".*gumam Rara dalam hati.


" bik ada lihat Willy gak bik?".tanya Rara


" oooo.... itu non. nak Willy sudah menunggu di mobil non".jawab nya.


" makasih ya bik".langsung pergi*


tok ... tok ... tok .." Rara mengetuk pintu mobil


Willy pun langsung membuka kaca mobil dan membuka pintu mobil.


" gua capek cariin Lo di kamar ,eh ternyata Lo di sini ".kata rara ngambek


" maaf non Rara , gua takut telat makanya gua nungguin di mobil ". jawab Willy


" kita mau kemana ni non Rara ".tambah nya.


" kita ke doffio coffe , gua udah lama gak makan di situ ".balas nya.


Willy terdiam mendengar nama cafe tersebut karena dia tau Khaira dan lamaran nya sering makan malam di situ. Sebenarnya dia mau lagi melihat Khaira karena itu hanya akan buat dia sakit hati lagi.


" *kamu kok diam aja. ayok jalan ".ajak rara membuat Willy sadar dari lamunan nya.


" siap non ".jawab Willy*


Di sepanjang perjalanan mereka hanya sibuk dengan pikiran mereka masing masing.Dimana Willy masih memikirkan gimana hatinya nanti ketika dia bertemu dengan Khaira dan lamaran nya, sedangkan Rara sibuk memainkan ponsel nya.


Setelah sampai di parkiran cafe tersebut Willy deg deg an melihat sudah terparkir mobil pacar Khaira.


" yaudah kita duduk di sudut situ aja ".Rara menunjuk meja yang kosong


Willy pun hanya mengikuti langkah rara.tepat nya melewati meja Khaira ,Khaira terdiam Melihat Willy berjalan dengan seorang cewek yang menurut jauh lebih cantik di Banding diri nya.


" cewek itu siapa ? kok gua baru pertama lihat ya.trus apa hubungan dia dengan Willy ".gumam Khaira dalam hati.


jujur saat ini hati Khaira sangat terpukul melihat adegan itu.Walaupun dia sudah lamaran dengan Fandi tapi dia tidak bisa membohongi perasaan kalau hatinya hanya untuk Willy.


Berbeda dengan Willy. Dia hanya acuh ketika melihat khaira , karena dia takut semakin dia melihat semakin sakit hati nya.Walau dia tau hati nya saat ini hancur sehancur nya melihat Khaira dengan pacar nya . Dia tau Khaira sudah di ikat sama orang lain tapi hati nya tidak bis merelakan hal itu.Walau Khaira sudah menjadi milik orang lain tapi sedikitpun rasa Willy tidak berubah kepada Khaira .


" ya Tuhan semoga secepat nya engkau membuang perasaan ini . dan semoga engkau memberikan hamba pengganti yang lebih baik dari dia " gumam Willy dalam hati.


N/B:guys sebenarnya saya menuangkan cerita ini ada perasaan sedih.jadi saya mengingat kembali gimana sakit nya percintaan saya dulu.


cinta tak harus memiliki adalah kata yang tepat buat saya saat itu.

__ADS_1


__ADS_2