
Setelah menyelesaikan lagu kedua nya ,Willy pun menuruni Panggung live musik dan menuju ke meja nya semula. Banyak penonton yang memberikan tepuk tangan dan senyuman kepadanya .
" menghayati banget ya ".kata Rara pada Willy
" gak kok .cuma lagu itu persis sama perjalanan hidup aku saat ini".sahut nya sambil memberikan senyuman terpaksa .
" gua boleh nanya gak ?".kata Rara
" boleh kok.mau nanya apa ?".sahut nya
" sedari tadi waktu Lo nyanyi gua perhatiin mata Lo tertuju ke cewek sana".menunjuk cewek yang di maksud.
" gak kok non.perasaan no Rara aja kali".balas nya.
" OOO .... Lo mau boongin gua ni.gua laporin pala Lo ya".ancam nya.
" eh jangan GT dong non.iya gua jujur. iya non dia itu mantan aku, dia ninggalin aku ketika kehadiran cowok itu.mungkin mereka pernah kenal atau pacaran sebelum nya non.karena gua liat sikap mereka seperti orang yang udah lama kenal".jelas Willy
"terus kenapa Lo gak perjuangin dia kalau Lo sayang".
" gua udah perjuangin dia sebisa gua.gua udah berupaya buat cara agar dia yakin kalau gua emang beneran tulus sama dia tapi semua nya sama aja non" katanya sambil menundukkan kepala nya.
" terus Lo sampai saat ini masih sayang sama dia ?".tanya rara kembali
Willy beberapa saat terdiam memikirkan pertanyaan dari Rara
" *gua kira perasaan gua saat ini udah mulai terbiasa tanpa dia .gua juga merasa hati gua ikut senang melihat dia bahagia Sama orang lain ".jelas nya santai
" Lo yang sabar ya.yang baik pasti dapat yang terbaik kok".kata Rara sambil memegang tangan Willy*.
Willy yang mendapat perlakuan seperti itu terdiam.Dia tak menyangka tangan halus dari Rara saat ini sedang bersentuhan dengan tangan nya.
" ya Tuhan sungguh indah ciptaan mu ini".*gumam Willy sambil melihat mata Rara.
__ADS_1
"iya non pasti".jawab Willy*.
Sudah hampir dua jam mereka di cafe tersebut. Berbagi candaan tawa mereka lakukan bersama. dan Rara merasa bahwa Willy memang sosok laki-laki yang bertanggung jawab. memang betul Willy dari kalangan keluarga biasa ,sederhana. Tapi tak bisa di pungkiri Willy emang tampan dan memiliki badan yang lumayan berbodi.Dan Rara juga berpikir bahwa banyak wanita yang ingin mendapatkan sosok laki laki seperti ini.
" *Wil, kita balik yuk takutnya papa nyariin lagi".kata Rara.
" yaudah non.sebentar ya gua bayar dulu makanan nya".
" udah ngapaen Lo bayar si.kan ini punya aku ".
" ooo. .. iya gua lupa non ".sambil menepuk jidat nya*.
Rara hanya tersenyum melihat tingkah Willy .
Sebelum meninggal kan cafe Rara memberhentikan langkah nya di depan meja Willy hanya terdiam tak bisa membantah apa yang di lakukan Rara saat ini.
" *hai selamat malam". sapa Rara
" hai juga".jawab Khaira
Khaira hanya mengangguk.
" pelayan tolong kesini". panggil Rara
"iya kenapa nyonya bos?".tanya pelayan
" tolong makanan pasangan ini jangan di tagih.biar saya yang bayar".katanya
" siap bos".jawab pelayan.
" gak usah repot repot mbak.kita bisa bayar kok".kata Fandi
" gua tau Lo bisa bayar tapi disini gua lakuin itu sebagai ungkapan terima kasih doang".balas Rara.
__ADS_1
"maksudnya". tanya Fandi heran.
" ya gua bahagia banget karena pacar Lo saat ini telah dia siakan laki laki baik, bertanggungjawab,sopan seperti Willy.dan gua juga bahagia karena itu gua bisa pacaran sama Willy". sahut nya.
" satu lagi buat Lo".menunjuk Khaira
" Lo bakalan nyesel karena sudah sia sia kan orang baik". tambahnya dan langsung meninggalkan kan cafe* .
...........................................
Mereka berdua hanya terdiam di dalam mobil.tak ada satu pun percakapan yang mereka lontar kan dari mulut dia.
" *ehem.... non gua boleh tanya gak? ".Willy membuka pembicaraan.
" silahkan mau nanya apa?". sahut nya sambil memainkan ponsel nya.
" HM ... non apa yang non katakan tadi beneran ya".tanya nya agak takut
" hahaha ... apa si Lo jangan gr ya.gua GT hanya niat buat bantu lo.jadi Lo jangan anggap gua serius.lagian masa iya gua suka sama sekretaris papa gua.ya enggak lah".jawab Rara sedikit berbohong.
" OOO ... iya non gak papa kok.gua juga sadar diri kok".jawab Willy sakit hati.
" bagus deh.yaudah kamu pokus aja Bawak mobil nya".kata Rara*.
Willy hanya mengangguk pertanda Paham.
Mendengar perkataan Rara tadi membuat hati Willy sangat terpukul.Tetapi dia tak sepenuhnya nya menyalahkan nya.karena yang dikatakan anak bos nya itu sangatlah benar.Mana mungkin anak bos mau dengan orang sederhana.tapi Willy gak tau kenapa dia bisa sesakit itu merasakan hatinya mendengar perkataan tersebut.
"Lo harus sadar wil Lo siapa ".gumam Willy dalam hati.
Berbeda dengan khaira.dia tak bisa menahan kesedihannya saat ini di kamar. apa yang di katakan wanita yang bersama Willy itu emang benar. Dan dia merasa kedepannya dia bakalan menyesal telah membuang Willy begitu saja.Dan dia juga baru sadar Minggu belakangan ini hubungannya dengan Fandi kurang baik. pasalnya walaupun saat ini dia sudah bertunangan dengan fandi tapi Fandi tak bisa memberikan kenyamanan seperti apa yang di berikan Willy kepadanya.walaupun Willy melakukan nya dengan kesederhanaan tapi itulah yang membuat khaira nyaman.
__ADS_1
" Tuhan berikan gua kekuatan mengahadapi semua nya ya tuhan ".gumam nya dalam hati.