ARWAH BALAS DENDAM

ARWAH BALAS DENDAM
Rumah Sakit


__ADS_3

Rumah Sakit


Aku membuka mata ku saat mentari pagi menyeruak masuk kedalam kamarku sehingga cahaya menyilaukan berhasil menembus tirai gorden ku yang terbilang tipis.


Kemudian aku bangun dan mulai membersihkan diri di kamar mandi setelah 20 menitan aku melakukan ritual mandi ku aku memakai pakaian yang biasa aku kenakan ketika pergi ke rumah sakit.


Ya aku seorang dokter bedah dan aku bekerja di rumah sakit swasta yang cukup besar dan berpenghasilan lumayan .


Setelah mengantarkan kekasih ku pergi ke kantornya aku pun bergegas kerumah sakit tempat ku bekerja


Aku melakukan rutinitas ku seperti biasa melayani pasien .


Saat itu ada pasien yang terluka parah akibat kecelakaan. seperti biasa aku melakukan operasi , harapan yang selalu aku panjatkan agar setiap operasi yang aku lakukan selalu berjalan lancar.


Karna operasi yang aku lakukan menentukan kelanjutan nyawa hidup seseorang.


Seperti biasa setelah membawa pasien ke ruang operasi aku mulai mengecek keadaan pasien terlebih dahulu dan menyuntikkan obat bius . sementara para suster membantuku memasang infus dan membersihkan darah pasien akibat kecelakaan tadi.

__ADS_1


Aku mulai mengambil gunting dan pisau khusus operasi dan mulai melakukan operasi dibagian kepala pasien yang kebetulan mengalami pendarahan dan robek di sekitar kerangka kepala sebelah kanan.


Hingga sesuai harapan ku operasi berhasil dan memindahkan pasien keruang rawat.


Jam sudah menunjukan waktu tengah hari waktunya makan siang "batinku.


Aku menghubungi kekasihku Sasha dan mengajaknya makan siang, setelah Sasha mengangkat telepon ku. Aku bergegas menuju kantor sasha, kebetulan jarak rumah sakit tempat ku bekerja tidak terlalu jauh dengan kantor Sasha. Sehingga kami sering menghabiskan waktu makan siang bersama.


" Sayang kamu mau pesan apa?," Tanyaku pada sasha


"Aku samain aja deh by kaya kamu. " Jawab sasha sembari memberikan menu padaku.


"Baik Pak tunggu sebentar saya akan membuat pesanannya. " Jawab pelayan wanita itu dengan ramah.


Setelah selesai makan siang kami pun kembali ke tempat kerja masing masing sebelum itu aku mengantar sasha terlebih dahulu ke kantornya.


Cukup melelahkan untuk hari ini, hari ini pasien cukup banyak yang harus di operasi dan lumayan menguras tenaga ku "batinku dan sedikit memijat beberapa bagian tubuhku.

__ADS_1


Pukul 6 sore aku bergegas pulang . aku telah menyelesaikan pekerjaan ku karena sudah tidak ada lagi pasien dan menjemput sasha seperti biasa sasha sudah menunggu didepan kantornya.


" Gimana kerja kamu hari ini by? " Tanya sasha padaku sembari mengelus pucuk rambutku.


"Lumayan melelahkan dan menguras tenaga sayang tapi tidak apa apa demi masa depan kita dan biaya untuk nikahin kamu, " Jawabku sembari mencubit hidung mancung sasha dengan gemas nya.


"Ih ayang nakal deh, cubit hidung aku tuhkan jadi merah . " Sasha melihat hidung nya yang memerah dan mengerucutlan bibir nya imut sekali.


"Abisnya kamu bikin aku gemes sih, " Kataku sambil mengusap ngusap rambut Sasha dengan lembut.


Kemudian aku melajukan mobilku dengan kecepatan sedang mengantar Sasha ke rumah nya lalu kembali ke apartemen ku.


Setelah sampai di apartemen ku , aku langsung melakukan ritual mandi ku dan mengganti pakaian ku menjadi pakaian tidur.


Aku menelepon kekasih ku Sasha sebelum tidur dan seperti biasa aku menggoda nya dan bercanda tawa dengannya. Aku sangat menyayangi Sasha dan aku sudah berjanji kepada Sasha untuk segera menikahinya.


Tunggu aku sayang, aku akan segera menikahimu "batinku sambil mengulum senyum.

__ADS_1


#bantu vote yaa dan dukung aku terus jangan lupa vote like dan komen buat masukan untuk aku🥰makasihh😘


__ADS_2