ARWAH BALAS DENDAM

ARWAH BALAS DENDAM
Demit Tanpa Kepala


__ADS_3

*Vote


Saat terbangun ternyata aku sudah tergeletak dilantai ruang tengah.


dan jejak kaki yang kulihat tadi malam sudah menghilang dan lantai sudah bersih kembali, mengapa ini aneh sekali ."pikirku


2 tahun berlalu setelah kepergian Hanna namun selama 2 tahun itu hingga sekarang aku selalu melihat kejadian kejadian aneh .


Perlahan aku sudah bisa melepaskan Hanna dan merelakan dia pergi.


Hubungan ku dan Sasha semakin dekat bahkan kami sudah menjalin sebuah hubungan, aku menyayangi Sasha seperti aku menyayangi Hanna dan aku sudah berjanji untuk menjaga Sasha agar aku tidak kehilangan wanita ku lagi untuk kedua kalinya.


Hari ini aku wisuda karena telah menyelesaikan kuliah ku, gelar dokter sudah kudapat kan senyum merekah penuh kebahagiaan terpancar dari wajah kedua orang tua ku begitu pun Sasha yang saat ini berdiri disamping ku yang mengenakan toga.

__ADS_1


Setelah acara wisuda selesai aku pulang kerumah orang tua ku bersama Sasha, satu tahun yang lalu aku sudah menjalin hubungan dengan Sasha dan mengenalkan Sasha kepada kedua orang tua ku. Orang tua ku dan Sasha merestui hubungan kami.


Malam ini Sasha menginap dirumah orang tua ku karena mama ku sangat menyayangi Sasha dan tidak mengijinkan Sasha pulang.


Sebelum lulus kuliah aku sudah mendapatkan pekerjaan dirumah sakit sebagai dokter bedah muda.


Ketika aku masih bercanda ria bersama Sasha dan kedua orang tua ku, tiba-tiba aku mendapat panggilan telepon dari pihak rumah sakit waktu itu sekitar pukul 22.15 wib yang artinya sudah larut malam.


Aku pun bergegas pergi kerumah sakit dan pamit kepada Sasha dan kedua orang tua ku karena pekerjaan ku menyangkut kelanjutan hidup seseorang.


Setelah mengeluarkan mobil dari garasi aku langsung menuju rumah sakit yang di beritahukan kepada pihak rumah sakit tadi. Ini bukan rumah sakit tempat ku bekerja "pikirku.


Tapi aku masih terus berfikiran positif, dan terus melajukan mobilku. Jalan menuju rumah sakit sangat gelap sunyi senyap dan tidak ada kendaraan lain yang lewat . Saat aku masih mengemudi kan mobilku

__ADS_1


Tiba-tiba ada sesuatu yang melintas didepan ku. Aku masih terus melajukan mobilku dan memperhatikan apa yang melintas barusan, lalu makhluk itu melintas lagi sekarang semakin jelas bagaimana wujud nya.


Aku mengerem mobilku dan terkejut saat kudapati sosok tinggi besar berbaju hitam tanpa kepala serta darah yang terus bercucuran menetes dari leher makhluk itu. Aku memejamkan mata ku dan terus membaca doa doa yang aku ketahui saat aku membuka mata ku dan berharap makhluk itu pergi justru sebaliknya.


Makhluk itu kini sudah berada disamping kaca mobil ku sambil mengetuk ngetuk kaca mobilku.


" Lungo, lungo sampeyan ojo ganggu kulo. Minggat nang asal mu kulo ra eneng urusan mbek sampeyan, sepurane gusti, tulung kulo. Kulo wes ga kuat.


(Pergi! Pergi kamu jangan ganggu aku. Pulang ke tempat asal mu aku tidak punya urusan sama kamu. Maaf ya Tuhan tolong aku. Aku sudah tidak kuat.) ucapku menahan rasa takut kemudian membaca doa doa lagi.


Perlahan aku membuka mata ku kembali dan melihat makhluk halus itu melayang di atas ku dan kemudian menghilang. Aku mengerjapkan mata ku berkali kali dan melajukan mobilku kembali sambil membaca doa disetiap perjalanan ku.


Ketika aku tiba dirumah sakit aku ....

__ADS_1


__ADS_2