
aku pun memutuskan untuk tidur .keesokan paginya aku pun terbangun pagi- pagi lalu menuju ke kamar mandi untuk memulai ritual mandi.tanpa butuh waktu lama aku pun selesai mandi dan siap- siap memakai pakaian lalu sedikit berdandan.akhirnya selesai berdandan aku pun turun kebawah sarapan pagi bersama bunda dan ayah.
" pagi bun, yah".
" pagi juga nak, waw..!!! anak ayah udah rapi aja nih".
" hehehe ia yah".
" yasudah kamu zkarang makan lalu siap- siap berangkat".
" siap bosπππ".
" kamu ini" menggeleng- gelengkan kepalanya.
" oh ya kamu pergi jam berapa".
" aku pergi jam 7 yah ,bun".
" oh gitu trus peralatan yg kamu bawa udah beres semua kan?".
" sudah kok bun, beres semua kok".
" syukur deh kalau begitu bunda lega".
tiba- tiba sohib ku datang ke rumah ku.
" tok...tok....tok..., Riska bukain pintunya".
" e, mereka udah datang tuh".
" yasudah kamu bukain pintu sana".
" siap bosπππ".
aku pun lalu pergi membukakan pintu buat mereka.
" ya ampun Ris, loh tega bangat sih bikin kita menunggu di luar udah cuacanya panas lagi" cemberut.
" hehehe maaf habisnya kalian tuh kepagian bangat datangnya".
" ya gpp donk dari pada nanti kita kesiangan pergi kan ngak bagus".
" yasudah kalau gitu gue pergi ambil barang- barang gue ya".
" loh ngak persilahkan kita masuk nih".
" hehehe , yaudah masuk yuk".
" dari tadi kek" kesal.
aku pun meninggalkan mereka yg ngomel- ngomel ngak jelas.
" pagi tante, om".
" e, pagi juga nak,ayo gabung makan".
" e, tante tahu aja kalau aku belum makanπππ".
" hhhh, kamu ini".
" yaudah yuk kita makan mumpung Riska siap- siap".
" ok".
" oh ya tante mau tanya nih kalian mau study tour ke hutan himalaya kan?".
" ia tante, kita mau study tour ke hutan himalaya , memangnya kenapa tante".
" tante cuma bertanya aja kok".
" oh aku kira tante tanya hal aneh gitu".
" tanya yg aneh apaan maksud loh Sar?".
" hehehe ngak kok gue cuma bercanda aja kokπππ".
" π‘π‘π‘π‘".
" aisshhh kenapa tuh muka loh Cer,".
" ngak tahuπ‘π‘π‘".
" sudah- sudah kok malah berantam sih ngak baik berantam di depan makanan".
" loh berdua sih ngak sopan bangat ".
" hehehe maaf tan, om".
" oh ya nanti om minta tolong kalian jaga Riska di sana ya".
" kenapa harus di jaga om kan Riska udah besar".
" maksud om kalian jaga diri di sana jangan sampai kalian ke gunung krakatau".
__ADS_1
" memangnya kenapa om kalau kita ke gunung krakatau".
" gpp om cuma bilang aja soalnya di gunung itu ada bahaya".
" bahaya !!!kok bisa".
" ia nak, disana banyak binatang buas om ngak mau aja terjadi sesuatu sama kalian ".
" oh itu om sama tante tenang saja kita pasti jaga diri kok".
" ia om, tan , kita tidak akan ke gunung itu kok".
" syukurlah kalau begitu".
" oh ya tante juga mau kalian awasi Riska ya jangan sampai dia melepaskan kalungnya".
" ia tan ,kita akan awasi Riska kok".
" makasih ya udah mau awasi Riska buat tante".
" ia tan, kita kan udah menganggap Riska seperti saudara kita sendiri".
" sekali lagi makasih ya nak".
aku pun udah siap dan menghampiri mereka di meja makan.
" woyy!!! katanya mau berangkat kok masih makan sih".
" ya ampun Ris, loh ngagetin kita aja sih" marah.
" hehehe maafπππ".
" yasudah kalau gitu kita pamit dulu ya tan, om".
" yaudah kalian hati- hati ya di jalan kalau kalian sudah sampai kalian ngabari bunda sama ayah ya".
" ok tante ,om".
" nak ,ingat pesan bunda sama ayah ya jangan pernah kamu lepaskan kalung itu ya".
" ok bun, yah ,aku janji ngak akan lepaskan kalung ini".
" kalian juga janji ya jangan ke gunung itu".
" ok tante, om , kalau gitu kami permisi dulu".
" ok kalian hati- hati ya".
" Ris, kayaknya kita istirahat dulu yuk ".
" kita mau istirahat di mana kan kita belum sampai di hutan himalaya".
" ia sih tapi kan ini udah siang kita cari makan aja dulu baru kita lanjutkan perjalanan kita".
" tapi kita mau cari makan di mana ini kan di hutan ngak ada warung di sini".
" ia juga ya".
" trus kita mesti gimana".
" yaudah kita lanjutkan saja mungkin nanti di pertengahan jalan pasti ada warung".
" ok".
kami pun melanjutkan perjalanan yg cukup panjang. selama perjalanan Dania malah ketiduran .
" hufttt, gue ngak boleh ketiduran kalau sampai gue ketiduran siapa yg akan mau mengemudikan mobil" tanya dlm hati.
dalam perjalanan aku ngak sengaja menabrak seseorang hingga membuat mereka terbangun dan kaget.
" ya ampun apaan tuh" kaget.
" Ris, loh habis nabrak orang ya".
" gue juga ngak tahu kalau gitu gue turun dulu cek kondisi orang itu".
" jangan Ris, siapa tahu itu orang jahat" takut.
" ia Ris, mending kita pergi zkarang".
" tapi gaiz kasian orang itu masa ia kita tinggalin saat kita udah menabraknya".
" ia juga ya kalau sampai orang itu kenapa- napa trus melaporkan kita ke polisi gimana donk" cemas.
" loh tuh ya Sar, pikirannya negatif mulu".
aku pun langsung turun dari mobil lalu menghampiri orang itu.
" loh gpp kan ?".
" gue gpp kok".
saat aku mau mengajak orang itu berdiri tiba- tiba orang itu menepiskan tangan aku.
__ADS_1
" e, maaf gue ngak bermaksud kayak gitu".
" gpp kok oh ya loh gpp kan maaf ya gue ngak bermaksud menabrak loh ".
" ia gpp kok justru gue yg minta maaf sama loh".
" kok loh yg minta maaf kan gue yg barusan nabrak loh".
" ia kan gue yg salah ngak melihat dulu baru menyebrang".
" oh ya tangan loh terluka yuk gue obatin".
" e, ngak usah nanti gue bisa obatin sendiri kok".
" gpp kok loh tunggu di sini ya gue ambil kotak p3knya dulu".
" ok".
akupun langsung menuju ke mobil mengambil kotak p3knya lalu aku langsung menghampiri orang itu.
" sini tangan loh gue obatin".
orang itupun memberikan tangannya untuk aku obati.
" awww!!!".
" e,maaf ".
" gpp kok" πππ.
" ya ampun nih cowok tampan juga ya kalau tersenyum" tanya dlm hati.
" hayyy" mengibas- ibaskan tangannya di depan wajah Riska yg bengong.
" e, maaf oh ya udah selesai kok"salting.
" makasih ya loh udah obati tangan gue".
" it' ok ".
" oh ya nama gue Angga Arka yunanda" menjulurkan tangannya.
" e, gue Riska Jasmin Abrahamπππ" .
" kok gue mencium darah suci dari tubuh gadis ini" gumam dlm hati.
" oh ya maaf boleh di lepaskan tangannya".
" e,maaf gue reflek".
" ia gpp kok oh ya btw kok loh bisa berada di jalan sepi ini".
" oh itu gue tadi habis cari udara segar sekaligus cari darah segar".
" haaa...!!!! darah segar maksudnya" penasaran.
"e, maksud gue cari makanan".
" oh tapikan di sini jalan sepi ngak ada rumah- rumah semuanya cuma ada pepohonan trus ngak ada warung juga".
" ada kok warung di sekitar sini".
" di mana".
" ayo gue tunjukkan jalannya ke warung".
" ok, tunggu dulu ya gue maw panggil teman gue dulu".
" ok".
aku pun pergi memanggil teman gue . sementara Angga slalu sibuk memikirkan darah suci dan kalung yg di pake oleh Riska.
" kalung yg di pake gadis itu adalah kalung penangkal vampir pantasan tadi gue ngak bisa menyentuhnya, apa jangan- jangan gadis itu pemilik darah suci itu" gumam dlm hati.
aku dan sohib ku pun menghampiri laki- laki itu.
" hayyy".
" gue Sarah".
" gue Cerys".
" gue Dania dan ini Cathy".
" hmm hayyy, salken".
" gue Angga ,salken juga".
" waw, ganteng bangatπππ".
" ia nih Ris, kok loh ngak kasih tahu kita sih kalau loh bertemu dengan cowok ganteng".
" oh ya yuk kita pergi cari warung itu".
__ADS_1