
aku pun langsung tertidur.
" cewek ini imut bangat kalau lagi tidur udah cantik, baik lagi ada apa ya sama jantung gue kok jantung gue tiba- tiba berdebar- debar saat berada di samping cewek ini apa ia gue udah jatuh cinta sama cewek ini" memegang dadanya.
" tapi kenapa setiap gue dekat sama cewek ini gue merasakan darah suci dari tubuhnya apalagi kalung yg di pakai di lehernya" binggung.
selama perjalanan yg cukup jauh akhirnya kami pun sampai di hutan himalaya. Angga pun membangunkan aku hingga aku terbangun.
" Ris, kita udah sampai" menggoyang- goyangkan tangan Riska.
" emmm, kita udah sampai ya, maaf ya Ngga, gue ketiduran, hehehe" .
" gpp kok, loh cantik bangat" senyum.
" hah, loh ngomon apa tadi, maaf gue ngak dengar hehehe".
" emm, gue bilang loh cantik bangat" senyum.
" astaga, senyuman loh Ngga bikin gue meleleh" gumam dalam hati sambil senyam- senyum.
Angga yg melihat Riska senyum seperti membuat Angga tanpa sengaja mau menyentuh Riska namun tiba- tiba tangannya terbakar oleh sentuhan kalung yg di pakai oleh Riska. hingga membuat Riska kaget melihat tangan Angga yg terbakar oleh sentuhan kalungnya.
" emm, Ngga tangan loh terbakar".
" eee, gpp kok ".
" gpp gimana tangan loh terluka dan ini pasti sangat sakit dan perih" memegang tangan Angga.
" awwhh!!!!" kesakitan .
" eee, maaf Ngga, gue ngak sengaja".
" emm, gpp kok" senyum merekah.
__ADS_1
" woyyy!!! Malah keasikan pacaran lagi".
" astaga Sarah....!!!" kesal .
" apaan sih Nyonya" mengejek Riska hingga membuat Riska kesal .
" eee, loh siapa trus kenapa loh ada di sini".
" hmm, perkenalkan nama gue Angga" menjabat tangan mereka satu persatu.
" wah, ganteng bangat" .
" isshh, semua cowok loh slalu bilang ganteng dasar gila cowok" jengkel dengan ulah Sarah hingga Sarah mencibirkan mulutnya.
" hahaha".
" eee, Ngga maaf ya mereka memnag kayak gitu ".
" gpp kok justru teman loh lucu ".
" oh ya oppa kesini sama siapa".
" issshh, ganjeng" jengkel.
" apaan sih irih bilang bos".
" cihh, siapa yg irih loh kali yg irih sama gue".
" stooopp!!!!" loh berdua bisa ngak kalian jangan bikin keributan kuping gue sakit dengarnya" kesal dan menutup telinganya.
" heheheh, maaf Dan" menggaruk kepalanya yg tidak gatal.
" loh kebiasaan bangat sih Dan, teriak- teriak mulu kayak tarzan" jengkel.
__ADS_1
" whattss!!! Apa loh bilang!!!!".
" berhenti!!! Bisa ngak kalian jangan berantam lagi mau sampai kapan kita mau sampai kalau kalian terus- terusan berantam kayak gini" kecewa dengan temannya.
" maaf Ris" menunduk.
" kalau kalian memang mau berantam sialhkan lanjutkan sampai pagi, ayo Ngga , kita cabut dari sini biarkan mereka berantam sampai mereka capek".
Riska dan Angga pun langsung pergi meninggalkan mereka yg masih berdebat hingga Riska pun langsung masuk kedalam mobil. Sedangkan mereka terus menggomel tiada henti.
" isshh, kebiasaan bangat tuh anak ninggalin kita" jengkel.
" makanya jangan berantam tadi lihatkan Riska ninggalin kita".
" yg bikin berantam kan sih Sarah yg cari gara- gara duluan".
" kok gue bukannya loh yg cari masalah".
" kalau kalian masih berdebat di sini silahkan gue mau pergi bayy" berlalu menuju ke mobil.
" woyyy!!! Dania, Cathy, tungguin gue donk" berlari sekencang mungkin ke arah Dania dan Cathy.
" Sarah!!! Tungguin gue" berteriak menggejar Sarah .
sedangkan dalam mobil Angga terus mencuri- curi pandang kearah Riska hingga membuat Riska menatap Angga balik.
" loh cantik Ris" gumam dalam hati.
" Angga kenapa ya dari tadi menatap gue terus apa di muka gue ada sesuatu" mengambil hp dari dalam tas dan bercermin.
Angga yg melihatnya hanya tersenyum hingga membuat Riska menjadi salting melihat senyuman Angga.
" Angga, loh kenapa senyum- senyum kayak gitu apa ada sesuatu ya di muka gue tapi di muka gue ngak ada apa- apa kok".
__ADS_1
" ngak kok gue menatap loh karna loh cantik" senyum merekah.