Asmara Cinta 2 Dunia

Asmara Cinta 2 Dunia
3. tersesat.....!!!!


__ADS_3

kami pun langsung mengikuti Angga ke jalan menuju warung itu. selama perjalan aku merasa ada yg mengikutiku. namun Angga tiba- tiba berhenti hingga membuat ku menabraknya.


" e, maaf gue ngak sengaja".


"gpp kok loh lagi mikirin apa ".


" hmmm, kayaknya ada yg lagi kasmaran nih😁😁😁".


" apaan sih loh Sar, ngaco loh kalau ngomon".


" hhhh".


" e, maaf ya Ngga, biasa mereka memang kayak gitu suka bercanda😁😁😁".


" gpp kok 😊😊😊".


" oh ya gais kayaknya kita balik yuk ke mobil biarkan dua manusia sejoli ini kasmaran ".


" benar tuh daripada kita jadi obat nyamuk lagi".


" yuk kita balik ke mobil".


" e, kok kalian balik ke mobil sih katanya kita mau cari warung".


" ngak jadi mending kalian berdua sana kasmaran ".


" ia benar tuh sana Ris ,kasian tuh pacar loh".


" apaan sih loh pada aneh bangat siapa juga yg pacaran sama dia jangan ngaco deh kalau ngomon" kesal.


" hhhhh".


" oh ya kamu jangan dengerin mereka ya ".


" gpp kok justru gue senang dengarnya😊😊😊".


" whatt..!!! nih cowok kok ngomon gitu sih nanti mereka malah tambah bully gue lagi".


" hhhh dengerin tuh Ris, Angga aja senang tuh ".


" ya ngak Ngga , kalian cocok kok pacaran".


" apaan sih ngawur trus kalau ngomon" kesal.


" tuh Ris ,loh ngak peka bangat tuh Angga udah kasih kode 😁😁😁".


" 😊😊😊😊".


" gimana Ngga ,loh mau kan pacaran sama sohib kita yg bawel ini".


" kalau gue sih mau aja asal Riskanya mau😊😊😊"


" apaan sih kita kan baru ketemuan kok malah langsung pacaran".


" hehehe , gue cuma bercanda kok😁😁😁".


" yaudah yuk kita lanjut lagi".


kami pun melanjutkan perjalanan yg sempat tertunda. akhirnya kami sampai di suatu warung yg agak sepi pengunjungnya.


" hufttt, akhirnya kita sampai juga".


" ia Dan, akhirnya kita bisa duduk sejenak ".


" gara- gara jalan kaki tadi membuat kaki gue pegal bangat" kesal.


" benar bangat tuh Cath, harusnya tadi kita pake mobil aja ngak usah jalan kaki kayak gini bikin capek".


" ia juga ya kok gue ngak kepikiran tadi".

__ADS_1


" kalau gue tahu warungnya jauh bangat lebih baik gue naik mobil aja tadi ".


" sudah- sudah kok malah berantam sih kan yg penting kita sudah sampai".


" yasudah yuk kita pesan makanan dulu ngomonnya nanti aja ok".


" yaudah yuk gue udah lapar bangat".


" ok let's go".


kami pun langsung menuju ke warung untuk memesan makanan.


" ini benar warungnya kok sepi bangat sih ".


" ia ya kok seperti bukan warung aja ya ".


" ia juga sih tempatnya kayak horor gitu bikin gue merinding aja" takut.


" husss, kalian nih ngomonnya ngaco mulu".


" memang kenyataan kok Ris, tempatnya horor ngak kayak warung yg biasa kita tempati".


" astaga Sar, ini tuh di kampung bukan di kota gimana sih".


" hehehe ,ia ya kok gue lupa😁😁😁".


" makanya jangan kebanyakan nonton horor gini kan akibatnya".


" hehehe , ia maaf".


tiba- tiba penjual warung itu pun menghampiri kami yg sedang asik mengobrol.


" e, maaf mbak, mas, kalian mau pesan apa?".


" e, ia bu, kita mau pesan bakso aja".


" maaf mbak ".


" ia gpp kok bu'".


" kalau gitu saya bikin baksonya dulu".


" ia bu".


" oh ya Ngga ,kok loh bisa tahu warung horor ini".


" apaan sih loh Sar, ngomon kayak gitu".


" tahu tuh nanti ibu pemilik warungnya dengar gimana".


" hehehe maaf habisnya ini tempat horor bangat".


" sebenarnya ini warung udah lama bangat di sini sekitar 300 tahun lamanya".


" whatt...!!!!300 tahun kayak umur vampir aja".


" Sar, loh tuh ya dari tadi ngaco terus kalau ngomon".


" e, maaf habisnya gue kaget aja dengarnya".


" mending loh diam aja Sar, ngak usah ngomon ".


" apaan sih Cer, loh pikir gue patung gitu" kesal.


" udah deh jangan mulai lagi berantamnya , e , maaf ya Ngga, mereka berdua ini masih kayak bocah".


" apaan sih loh Dan, bilangi kita bocah loh aja tuh yg kayak bocah" marah.


" huftt, kalian ini udah gede' masih aja berantam ".

__ADS_1


" loh sih Sar,".


" kok gue yg salah kan loh".


" kalau kalian berantam lagi gue kasih tinggal nih kalian mau gue tinggalin kalian di sini hah!!!".


" jangan Ris, gue takut".


" makanya jangan berantam lagi".


" ia kita janji ngak berantam lagi suer deh".


perdebatan yg cukup lama akhirnya pesanan kami pun datang.


" ini mbak, mas ,baksonya silahkan di nikmati".


" makasih ya bu".


" sama - sama mbak semoga makanannya enak".


" ia bu".


pemilik warung itu pun kembali kedalam warungnya. kami pun menyantap bakso dgn lahap.


" Ngga, loh ngak makan?".


" e, anu, gue masih kenyang kok😁😁😁".


" kenyang kok bisa perasaan tadi loh bilang mau cari makan".


" oh itu, gue tadi udah makan kok".


" tapi kok gue ngak lihat loh makan bukannya tadi kita pergi ke warung ini bersama ya ".


" ia ya ,kan tadi kita jalan kaki bersama ke tempat ini".


" oh itu sebelum gue ketemu kalian gue udah makan kok di rumah gue".


" rumah loh di mana?".


" Sar, loh kok banyak tanya mulu sih ".


" tahu tuh biasa orang kepo".


" apaan sih loh Cath, ".


" ini rumah gue ada di sekitar sini dekat kok".


" rumah yg mana perasaan di sekitar sini cuma ada pepohonan ,gue ngak lihat rumah di sini" penasaran.


" ia ya, setahu gue waktu kita cari warung ngak ada tuh gue lihat rumah satu pun ngak ada ini aja kita sampai di warung ini butuh waktu lama kita mencarinya".


" apa jangan- jangan loh tinggal di atas pohon ya".


" Cer, loh apaan sih ngomon kayak gitu".


" mana ada orang tinggal diatas pepohonan yg ada tuh burung".


" e, maaf ya Ngga, loh ngak tersinggung kan?".


" gpp kok, gue ngak tersinggung gue malahan merasa lucu aja sama pertanyaan teman loh barusan😁😁😁".


" hehehe, biasa orang rada- rada stress🀣🀣🀣".


" whatt...!!! loh aja tuh Dan, yg stres enak aja ngatain gue stres".


" yaudah yuk makan ".


" ok".

__ADS_1


__ADS_2