AWAKENING:Saya Mempunyai Sistem Penyalinan

AWAKENING:Saya Mempunyai Sistem Penyalinan
kejuaraan daerah 3


__ADS_3

saat semua orang terdiam


suara dari kepala sekolah menengah ke 2 terdengar


"hei bukankah kekuatan ini terlalu berlebihan untuk seorang siswa? " kata pria tua botak itu


kepala sekolah yang lain mendengar kata kata itu juga fokus melihat ke arah dhika di lapangan


"Dhika menang"


suara juri yang bangun dari keterkejutan nya terdengar


semua orang juga bangun lalu bersorak mendengar suara juri tersebut


"dhika"


"dhika"


dhika"


sorakan penonton dari tribun terdengar


"wah dhika tampan sekali apa dia sudah punya pacar?" para wanita di tribun berkata


"heh jangan berharap yang berlebihan dia itu jenius mana mau dengan wanita jelek seperti kalian" suara seorang pria gemuk terdengar


ini membuat para wanita yang mengatakan itu marah lalu berlari menuju pria gemuk itu


ini membuat pria gemuk itu lari ketakutan


dhika yang menerima semua sorakan sekarang telah kembali ke posisi team nya


"kerja bagus dhika" kata bu intan sambil menepuk pundak nya


"itu kewajiban ku bu " dhika berkata ke pada bu intan sambil berjalan duduk lalu dhika membuka antara muka sistemnya


name : Andhika

__ADS_1


Age : 19 THN


Strength : 457(600) E+


Health : 423(600) E+


speed : 411(600) E+


Bakat : [Sistem Menyalin kemampuan] . [mata Super]


Bakat di salin:(pemulihan Tengah)(Kekuatan Tengah)(kecepatan tengah)(Guntur Rendah)(air Tengah)(angin rendah)


Skill:[AURA HITAM][LANGKAH BAYANGAN]


point:0


melihat layar di depan nya dhika tersenyum karena telah mempunyai banyak bakat yang dimana bakat unsur itu langka bagi provinsi kecil seperti yang ada di tempat nya


layar di tengah lapangan muncul untuk mengumumkan pertandingan selanjutnya


pertandingan terus berlanjut hingga semi final di tentukan


sekarang sisa masing masing satu siswa di setiap empat sekolah menengah yang akan memperebutkan juara daerah


dhika vs Bintang


melihat di layar bahwa itu adalah gilirannya untuk bertarung dhika langsung berjalan ke arah lapangan untuk melawan bintang


bintang berjalan ke lapangan lalu berkata kepada dhika "sebaiknya kau serius melawan ku "


dhika yang mendengar itu hanya menggelengkan kepala nya


bintang yang melihat itu marah lalu tersenyum muram


setelah semua orang bersiap untuk bertarung


suara juri terdengar

__ADS_1


"mulai"


bintang langsung menggunakan bakat yang ia punya lalu badan nya membengkak hingga 2.5M


belum sampai disitu tubuh nya tiba tiba mengeluarkan air


ini membuat semua orang di bawah terkejut karena ada seorang siswa di provinsi ini mempunyai bakat ganda


kepala sekolah dari sekolah menengah ke 3 melihat ini lalu mengangguk


pria tua berkumis itu lalu berkata "inilah kejutan yang aku ingin perlihatkan kepada kalian semua bakat tingkat menengah ganda"


sontak ini membuat semua kepala sekolah terkejut bagaimana bisa orang tua ini mendapatkan murid seperti itu


"mari kita lihat saja" suara tua Lan terdengar sambil mengerutkan kening nya


"heh jangan murung begitu kawan" pria tua kumis itu berkata kepada tua Lan sambil tertawa


kepala sekolah Lan hanya mendengus lalu fokus ke lapangan


"hei ini adalah kekuatan ku orang seperti mu menyerah saja" kata bintang ke pada dhika di depan nya


ini membuat dhika mencibir lalu menggunakan bakat nya guntur keluar dari badannya lalu dhika menggunakan skill aura hitam untuk membuat jubah


dhika sekarang yang mengenakan juba lalu guntur berkedip kedip di seluruh tubuh nya terlihat lebih mempesona


melihat apa yang dilakukan dhika semua orang tercengang


"apa itu bakat guntur? " suara pria tua Lan terdengar bergetar karena bakat unsur guntur termasuk dari 5 bakat terlangka


"walaupun itu tingkat rendah tapi tetap saja itu termasuk bakat terkuat" pria tua Lan itu berkata gembira


semua kepala sekolah itu juga tercengang melihat ini yang tidak mereka ketahui adalah sebenernya bakat dhika juga kekuatan tingkat tengah


pria tua Lan itu senang memikirkan bahwa ia juga memiliki siswa dengan bakat ganda dan itu lebih baik dari pada pria tua berkumis itu


pria tua Lan tertawa terbahak-bahak menantikan dhika menang

__ADS_1


__ADS_2