
dhika berjalan perlahan ke dalam hutan setiap kali ia menemukan monster dhika langsung membunuh nya.
berjalan beberapa jam dhika langsung tiba di kaki gunung dhika melihat ke arah puncak gunung lalu berjalan ke arah dimana tempat monster tingkat tinggi sering kali terlihat.
tempat ini di sebut Gunung Kematian karena banyak nya monster tingkat tinggi yang berada disini, ini tentu membuat semua orang yang mencoba peruntungan tidak dapat pulang.
setelah berjalan cukup dalam ke gunung kematian Dhika dapat merasakan aura kematian yang sangat kuat di udara.
"wusshhhh"
tiba tiba Dhika merasakan ancaman dari belakang nya lalu ia langsung menghindar.
"ooooonggg"
dhika melihat monster yang menyerang nnya, tu adalah kelelawar besar dengan ukuran tubuh tiga meter.
"periksa"
Nama : Kelelawar Darah
bakat :Kecepatan tengah
[D+]
melihat status kelelawar itu dhika menghela nafas karena itu hanya monster dengan kekuatan tingkat D+
dhika langsung mengeluarkan Asura lalu menebas ke arah Kelelawar.
"slashhhh"
tebasan dhika memotong salah satu sayap kelelawar darah.
"ooooooong" monster itu berteriak lalu menghilang menggunakan bakat nya.
melihat bahwa kelelawar darah inging pergi mengandalkan bakat nya dhika hanya tersenyum karena monster ini telah salah memilih lawan.
"slashh"
dhika tiba tiba muncul di atas kelelawar darah itu dan langsung menebas.
"chi... chi... chiiii."
__ADS_1
kepala kelelawar darah itu terbang lalu seluruh darah nya tersedot menuju bilah Asura, mayat kelelawar darah langsung berubah menjadi tulang.
dhika melihat Asura yang yang terus menerus menyerap energi lalu berdengung , bilah nya semakin bewarna hitam dengan aura kehancuran yang kuat.
setelah membunuh kelelawar darah dhika pun lanjut berjalan ke arah dalam gunung dengan perlahan, saat ini jauh di depan dhika ada lembah dan di lembah ini terdapat banyak monster kuat di sekitar nya, melihat dari ukuran nya rata rata monster di area ini memiliki kekuatan Tingkat D.
dhika terus mengamati area di depan nya, tiba tiba dhika melihat monster besar dengan ukuran 10 meter di bawah lembah.
"sapi tanduk ini sepertinya memiliki kekuatan tingkat C" seru Dhika sambil mengamati situasi di sana.
"shiiiiiisssss"
jauh di depan sapi tanduk ular dengan ukuran 3 meter dan panjang lebih dari 10 meter muncul mendesis ke arah sapi tanduk.
dhika bingung kenapa para monster ini berkumpul di satu tempat,karena itu suatu hal yang sangat jarang terjadi.
tiba tiba dhika melihat ada tanaman seperti bungan matahari di tengah lembah.
"bunga apa itu? sepertinya itu menarik semua monster di sekitar nya" gumam dhika sambil terus melihat ke depan.
setelah bunga itu mekar sepenuh nya setiap monster sudah tidak tahan lalu bergegas ke arah bunga itu dengan brutal.
lolongan sapi tanduk sambil berlari ke arah bunga itu dengan brutal, apapun yanga da di depan nya akan tercabik cabik oleh tanduk nya yang di bungkus oleh Angin tajam.
"wusshhhh"
tiba tiba energi ular besar yang juga sama kuat nya dengan sapi tanduk menyerang dari samping.
sapi tanduk yang tidak memiliki reaksi cepat tertangkap basah lalu terkena lilitan ular besar tersebut.
pertempuran brutal antara monster terus berlanjut di area sekitar lembah, darah memercik kemana mana membuat lembah penuh dengan warna merah.
dika yang melihat dari atas lembah berkeringat karena kejadian di bawah nya ini terlalu tragis, tetapi dhika kembali tenang dan melihat ke arah bunga di tengah pusat pembantaian.
"ini juga kesempatan bagi ku" Dhika bergumam lalu bersiap untuk pergi ke arah bunga itu juga.
dhika menunggu hewan tingkat C saling menyerang hingga sekarat baru ia akan meluncurkan serangan langsung ke arah mereka.
sapi tanduk dan ular besar itu sudah terluka parah dan monster di sekitar nya sudah berkurang banyak, melihat kesempatan ini dhika langsung mengeluarkan Asura lalu dhika terjun ke arah para monster itu.
"wussshhh... "
__ADS_1
"slashhhh.. "
Dhika muncul di atas Kedua monster besar itu dan langsung menebas kepala ular besar yang melilit Sapi tanduk.
sapi tanduk yang merasakan bahwa belitan ular itu longgar langsung meloloskan diri dan ingin bertahan dari serangan dhika.
"darrrrrrrrrr.. grrrr. "
tinjuan bakat guntur dhika mengenai kepala sapi itu, itu langsung hancur berkeping-keping membuat darah memercik.
namun Dhika memiliki jubah yang terbuat dari aura hitam ini membuatnya aman dari percikan ini.
dhika terus membantai monster di sekitar nya hingga tak bersisah, dhika tidak memiliki belas kasian sama sekali kemana pun ia melihat , monster itu langsung di tebas hingga mati.
Asura terus menyerap energi darah dari setiap monster yang di bunuh Dhika itu bilah nya bertahap menjadi semakin tajam.
"para monster ini hanya memiliki bakat tengah biasa" gumam dhika sambil kecewa.
"status" layar muncul di depan dhika.
name : AnDhika
Age : 19 THN
Strength : 457(600) E+
Health : 423(600) E+
speed : 411(600) E+
Bakat : [Sistem Menyalin kemampuan] . [mata Super]
Bakat di salin:(pemulihan Tengah)(Kekuatan Tengah)(kecepatan tengah)(Guntur Rendah)(air Tengah)(angin rendah)(api Tinggi)
Skill:[AURA HITAM][LANGKAH BAYANGAN]
Skill pasif: [Tebasan Combo]
point:498
dhika senang melihat point nya yang banyak bertambah, lalu ia berjalan ke depan bunga itu.
__ADS_1