AWAKENING:Saya Mempunyai Sistem Penyalinan

AWAKENING:Saya Mempunyai Sistem Penyalinan
Penilaian Akhir


__ADS_3

paginya dhika membuka matanya ia masih ingat kemarin ia berburu monster sampai naik ke Peringkat F


name : Andhika


Age : 19 THN


Strength : 135(300) F


Health : 113 (300) F


speed : 115(300) F


Bakat : [Sistem Menyalin kemampuan] . [mata Super]


Bakat di salin:(pemulihan tingkat rendah)(Kekuatan tingkat Tengah)(kecepatan tingkat tengah)


Skill:[AURA HITAM]


point:0


Tanggal 3 Agustus


ini adalah hari penilain akhir untuk siswa siswa menengah


dhika bersiap siap untuk pergi kesekolah untuk penilaian akhir, sesampai nya di sekolah dhika melihat sudah banyak siswa yang berada di lapangan uji coba kekuatan


"dik siniiii" tiba tiba teriakan ucup terdengar, dhika langsung berjalan ke arah ucup


tiba tiba terdengar suara angin kencang dari udara


terlihat ada monster sepanjang 10 meter berbentuk elang mendarat tepat di depan podium ini menyebab kan semua siswa termasuk dhika ketakutan,


saat monster itu mendarat ternyata ada pria tua di atas nya

__ADS_1


"halo siswa perkenalkan aku adalah kepala sekolah kalian semua" ucap pria tua itu sambil tersenyum


"orang orang memanggil ku si tua lan, kalian bisa memanggilku kepala sekolah" tua lan berkata sambil tersenyum, ternyata tua lan ini adalah salah satu dari 5 Awaken tingkat A yang ada di provinsi ini


"baiklah mari kita mulai ujian akhir nya, masing masing kelas akan di bimbing wali kelas nya untuk tes kekuatan kecepatan " ucap tua lan


dhika sangat terkejut saat melihat kepala sekolah tersebut karena jarang bagi Awaken setingkat Kepala sekolah itu untuk menghadiri acara seperti ini


"baiklah mari kita lakukan penilaian terhadap kalian satu persatu " ucap bu intan kepada dhika dan orang di kelas nya


"cih pasti si pecundang itu akan mendapatkan hasil yang menyedihkan" tiba tiba suara datang dari belakang dhika, dhika pun melihat ke belakang ternya itu adalah rivaldo


"lihat saja nanti siapa yang menyedihkan " teriak ucup di sebelah dhika


dhika diam tidak menanggapi kedua nya ia hanya menggunakan mata super nya ke arah rivaldo


name : Rivaldo


Age : 19 THN


Health : 58


speed : 36


Bakat : [Kekuatan rendah]


"ternyata kekuatan rivaldo sudah mendekati Awaken tingkat F wajar saja ia bertingkah sombong" bisik dhika


"heh tetapi di bandingkan aku itu bukan apa apa"


gumam dhika lalu ia membawa ucup berjalan mengikuti bu intan dan mengabaikan rivaldo


"apa dia baru saja mengabaikan ku " kata rivaldo muram sambil melihat kepergian dhika, lalu melihat pengikut di belakang nya

__ADS_1


"kita liat saja nanti "ucap rivaldo sambil menyusul bu intan


" baiklah kalian berbaris nanti nama kalian akan di panggil satu persatu ke ruang simulasi " bu intan berkata ke pada semua siswa yang mengikuti nya


dhika memejamkan matanya sambil menunggu namanya di panggil,tidak lama kemudian terdengar panggilan namanya, dhika langsung berjalan ke ruang simulasi


"pukul alat ini sekuat yang kau bisa" seorang guru pria paruh baya berkata kepada dhika


"baiklah guru" kata dhika kepada guru itu


dhika meninju alat itu dengan satu tinjuan tangan


BOmmm!!


angka muncul di Atas alat tersebut


1273 KG


Guru yang melihat ini sontak kaget karena ini sudah di anggap sebagai kekuatan Awaken tingkat F


dhika tidak melanjutkan pukulanya karena itu sudah cukup baginya untuk menjadi nomor 1 di sekolah


"baiklah selanjutnya melatih kecepatan mu " guru langsung memimpin dhika ke sebuah alat tidak jauh dari sana


"kamu dapat berlari di atas alat ini" guru itu berlata kepada dhika


dhika hanya mengangguk dan berlari di atas alat tersebut


2.2m/s muncul di angka alat itu guru yang melihat ini tidak terkejut lagi karena kekuatan dhika sudah Menjadi Awaken tingkat F


"baiklah cukup, kamu bisa menunggu hasil nya sesudah semua siswa di nilai" Ucap guru itu kepada dhika, dia tersenyum karena melihat dhika masih muda dan kuat ia berpikir kalau dhika pasti jenius di antara siswa sekolah ini


dhika berjalan keluar ruangan simulasi dan langsung duduk di sebelah ucup tanpa mengatakan apa apa, ucup yang melihat ini berpikir dhika pasti kecewa dengan hasil penilaian nya ia pun ikut diam tanpa menghibur dhika karena itu takan berguna sekarang malah akan membuat dhika semakin sedih

__ADS_1


__ADS_2