
haloo gaesss cinta cinta ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
maaf ya smlm mungkin kurang seru cerita nya.
semoga aja kali ini bisa senang bacanya hehehh.
jngn lupa like dan coment ya cinta ❤️❤️❤️
selamat membacaaaa
yg jomblo aga menjauh dikit ya hahaha
.
.
.
AJARAN SEAN
.
.
.
" Bg gimana kalau tiba tiba Shandra putusin abg ?" Tanya Shandra jail
" Apa?!" Tanya Sean dengan suara geram dan tatapan tajam
" Heheh Shandra cuma tanya " ucap Shandra
" Abg ga percaya " balas Sean
" Serius Shandra cuma bercanda mau isengin abg doang " ucap Shandra yg menjadi bingung niat hati mau bercanda malah jadi begini.
Ini salah shandra juga sudah tau sang kekasih sangat sensitif dengan pembicaraan seperti itu tapi dia masih saja bercanda. Ahahaha
Sean membuang mukanya menahan amarah dan tangisan.
Sejak bertemu dengan Martyn Sean tidak bisa lagi berpikir dengan jernih mengenai Shandra.
Shandra menghela nafas
Lalu menarik tubuh Sean agar menghadap ke arah nya.
" Lihat Shandra" ucap Shandra dan mengarahkan wajah Sean agar menatap nya.
Dan air mata Sean sudah terjatuh.
" Shandra minta maaf tadi Shandra cuma mau bercanda" ucap Shandra pelan dan menghapus air mata Sean.
" Hiks hiks hiks kamu udh ga cinta lagi kan" ucap Sean
" Engga siapa yg ngomong gitu?" Tanya Shandra
" Ya kamu kenapa tiba tiba nanya hal gituan?" Ucap Sean lagi
" Heheh kan tadi Shandra udh jelasin " jawab Shandra tertawa karena lucu melihat tingkah Sean
" Ga usah ketawa abg marah ini " marah Sean
" Uluh uluh uluh pacar nya Shandra lagi marah ya " goda Shandra dan memeluk Sean
" Awas ga ush peluk peluk " ucap Sean
" Okeyyy" balas Shandra dan ingin melepaskan pelukannya
Tapi di tahan Sean . Haha
" Is ga peka bgt siiiii" Rajuk Sean
Dan menahan tangan Shandra agar tetap memeluk nya.
" Hahahah kan tadi bilang nya ga mau di peluk.
Ya udh lepasin dong " goda Shandra lagi
" Shandra aaaa kamu " rengek Sean
" Ihhh geli bgt Shandra denger nya ahaha" balas Shandra dan mencubit pipi Sean
" Uluh uluh tapi bad boy sekolah kok cengeng begini si" ucap Shandra
" Ga siapa yg bilang abg bad boy.
Abg itu good boy ya " bantah Sean
" Ahaha good boy?
Satu sekolah udh tau ya abg gimana " ucap Shandra dan menoel pipi Sean
" Udh ah abg males sama kamu" ambek Sean
" Oh ya udh.
Shandra turun aja" ucap Shandra memancing Sean
" Ya udh turun " balas Sean
" Ya buka dulu dong.
Kan pintu nya abg kunci dari situ " ucap Shandra menunjuk ke tombol di samping pintu Sean
" Ya kamu cari aja kunci yg lain" balas Sean
" Okeyy" jawab Shandra
Shandra menaiki tubuh Sean dan duduk di pangkuan Sean agar bisa lewat dari pintu yg di sebelah Sean .
Sean langsung memegang pinggang Shandra agar tidak terjatuh.
Saat shandra ingin membuka pintu tangan nya langsung di tahan Sean .
" Kamu bandel bgt tau ga.
Ga bisa apa bujuk lagi " ucap Sean menatap mata Shandra
" Hehehe shandra males bujukin abg kalau lagi ngambek " jawab Shandra tanpa rasa bersalah.
Cupp cupppp
Sean langsung melahap bibir Shandra kembali karena kesal dengan ucapan sang kekasih.
Shandra bukannya menolak malah membalas ciuman Sean.
Sean tersenyum dan terus melahap bibir Shandra tangan Sean satu di leher dan satunya lagi di pinggang Shandra.
Sean mengelus elus pinggang Shandra dan turun ke bokong Shandra.
Sean mengelus bokong Shandra dan meremas nya pelan.
" Eemmh abggg" Shandra menepuk dada Sean
Saat melepaskan ciuman mereka
" Kenapa Hem?" Tanya Sean dengan tangan yg masih stay di bokong Shandra.
" Ini tangan nya ga bisa diem" tunjuk Shandra kearah tangan Sean.
" Ahahah" tawa Sean tanpa rasa bersalah.
" Kenapa ga boleh, hemm?" Tantang Sean
" Iya ga boleh lepas " balas Shandra
" Dari pada abg sentuh yg depan. Kamu pilih yg mana?" Tanya Sean
" Eh ga boleh " balas Shandra cepat dan menyilang kan kedua tangan nya di dada.
" Hahaha makanya .
Abg sentuh yg ini aja" ucap Sean dan meremas bokong Shandra kuat karena geramm
" Aahs abggg" desahh Shandra karna ulah Sean
" Hey mulut nya .
__ADS_1
Kamu mau pancing abg Hem" ucap Sean
Dan mendekat kan bibir nya ke bibir Shandra kembali.
" Ya kan abg_ " ucapan Shandra terpotong oleh ciuman Sean.
Sean kembali melahap bibir Shandra dengan ganas nya. Kedua tangan Sean tidak berhenti bergerak di bokong Shandra.
Tangan Sean turun menyentuh paha Shandra dan mengelus elus paha nya lalu kembali lagi meremas bokong Shandra.
" Aahh abgg" desahhhh Shandra
" Shittt jngn gitu
Nanti abg hilaf" ucap Sean menahan gejolak.
" Makanya tangan abg di kondisi kan dong " ucap Shandra
" Siapa suruh kamu naik ke pangkuan abg" balas Sean tidak mau ngalah
" Udh yuk pulang " ucap Shandra saat Sean akan mencium nya lagi.
" Sekali lagi" pinta Sean
" Eeemm ga mau " tolak Shandra menggelengkan kepalanya menghindari serangan Sean.
" Tunggu dulu, sekali lagi " paksa Sean dan menangkap wajah Shandra.
Lalu kembali melahap bibir Shandra yg sudah mulai bengkak. Hahaha
Shandra pun akhirnya pasrah dan membiarkan Sean menciumi nya.
Setelah puas baru lah Sean melepaskan bibir Shandra.
" Heheh " cengir Sean saat melihat wajah cemberut shandra
" Udh jngn gitu bibir nya nanti abg lahap lagi " ucap Sean
" Udh ah yuk pulang" ajak Shandra lagi
Sean pun menyalakan mobil nya.
" Ee eh tunggu dulu.
Ini Shandra mau pindah dulu " ucap Shandra saat Sean akan menjalankan mobil nya .
Dan ingin beranjak dari pangkuan Sean
" Udh ga ush, di sini aja " jawab Sean dan menahan pinggang Shandra saat akan berpindah
Lalu mendudukkan Shandra kembali di pangkuan nya
" Nanti abg ga bisa mengemudi" ucap Shandra
" Bisa tenang aja " jawab Sean dan meremas bokong Shandra saat akan menjalankan mobilnya
"Asstt" desis Shandra.
Sean pun tertawa
" Is abg fokus dong nyetir nya.
Jngn jail lagi" ucap Shandra menahan satu tangan Sean yg ada di bokong nya.
" Udh diem jngn gerak gerak nanti ada yg bangun tau rasa kamu " ucap Sean
" Makanya tangan nya jngn di sini.
Nanti kita kena bahaya kalau abg ga fokus" jawab Shandra dan tak menyadari kembali bergerak di pangkuan Sean.
" Ahhhh ssttt kamu bandel bgt" desah Sean dan menepikan mobilnya di pinggir jalan yg terdapat bangunan ruko.
Setelah itu Sean kembali melahap bibir Shandra
Dengan sangat liar. Bahkan kedua tangan Sean ******* ***** geram bokong Shandra
" Eemm abg" ucap Shandra
Dan berusaha melepaskan ciuman Sean
" Ah ah ah " nafas Shandra tersengal sengal saat Sean sudah melepas kan bibir nya
" Abg kenapa cium Shandra lagi?" Tanya Shandra karna dia tidak sadar dngn yg di lakukan nya tadi.
" Kamu udh abg bilangin jngn gerak gerak bandel bgt" jawab Sean dan melap bibir Shandra
" Loh kenapa?" Tanya Shandra lagi
Sean tidak menjawab dia menekankan pinggang Shandra di pangkuan nya agar Shandra paham apa yg di maksud nya.
" Ah abg" kaget Shandra saat merasakan sesuatu yg hidup di bawah sana
" Heheh " tawa Sean
" Makanya Shandra pindah aja " pinta Shandra
" Ga di sini aja.
Atau kamu harus tidurin dia dulu " ucap Sean dan kembali menekan pinggang Shandra agar Shandra merasakan nya.
" Aahhhk" desahhh mereka berdua.
Shandra karna kaget tapi Sean karna keenakan. Ahahh
" Abgggg" rengek Shandra
" Udh diem " ucap Sean dan menenggelamkan wajahnya di leher Shandra menahan gejolak
" Yuk pulang" ajak Shandra
" Tunggu dulu biar dia tenang sikit " ucap Sean dan masih tetap memeluk Shandra
" Jngn gerak sssstt" desis Sean saat shandra bergerak ingin mengambil tisu
" Bentar, abg keringat dingin" jawab Shandra dan tetap bergerak
" Aahhhh Sayangggg " desahhh Sean semakin tidak tahan
" Kamu bandel banget " ucap Sean dan menggigit dada atas Shandra
" Ahk sakit bg " ucap Shandra
" Makanya jngn lasak kalau ga dia bakalan bangun terus" ucap Sean prustasi menahan diri
" Heheh Shandra mau ambil tisu tadi " ucap Shandra dan melap wajah Sean
" Abg ga tahan" ucap Sean
Dan meremas bokong Shandra kembali
" Jngnnn" tolak Shandra
" Siapa suruh kamu bandel bgt.
Sekarang kamu harus tolong abg" pinta Sean
" Tolong gimana?" Tanya Shandra karna tidak tega juga melihat wajah pucat Sean yg menahan gejolak
" Goyangi bokong kamu maju mundur boleh?" Pinta Sean berbisik di telinga Shandra
" Ah ga mau nanti Shandra hamil" tolak Shandra
Sean menggigit leher Shandra saat mendengar jawaban nya.
" Abg ga masukin gimana hamil nya " geram Sean karna sudah tak tahan
" Sekali ini aja ya " ucap Shandra dan Sean mengangguk cepat. Padahal dalam hati nya dia sudah tertawa karna kalau sudah sekali di bantu pasti dia akan ketagihan.
" Udah cepet " ucap Sean menatap mata Shandra
" Shandra malu tau" ucap Shandra
" Ya udh ga ush di paksa" ucap Sean berpura pura lesuh dan kembali memeluk Shandra
" Tapi kalau ga di tuntaskan abg bakalan Pening " ucap Sean lagi.
Shandra pun akhirnya menurut karna tidak tega dengan Sean.
__ADS_1
Shandra bergerak pelan di pangkuan Sean
" Aaahhh " desahhhh Sean
Dan membantu Shandra bergerak dengan tangan yg berada di bokong Shandra sambil meremasss .
Shandra semakin merasakan milik Sean yg hidup
" Abg kok makin hidup ?" Tanya Shandra dan masih tetap bergerak dengan bantuan Sean
" Aahhhk kalau blm nembak blm bisa tidur" jawab Sean .
Sean semakin menambah kecepatan nya saat di rasa akan sampai di puncak dan
" hhhhhkk Shandraaaaa" desahhh Sean saat sudah mencapai kenikmatan.
" Ah ah ah" desah Sean dengan nafas yg tak beraturan dan memeluk Shandra dngn sngt erat
Dan setelah tenang baru lah Sean menatap Shandra
" Udh?" Tanya Shandra
Sean mengangguk
" Makasih ya syg udh bantu abg" ucap Sean tersenyum sngt cerah
" Udh yuk pulang" ajak Shandra lagi
" Abg lapar habis tenaga " ucap Sean
" Kita makan dulu ya" pinta Sean
" Ya udh yukk" ajak Shandra
Dan akan pindah tempat
" Ga ush di sini aja " tahan Sean
" Nanti hidup lagi" ucap Shandra
" Ga asalkan kamu jngn gerak Mulu " ucap Sean
Mereka pun pergi ke restoran untuk makan siang.
Setelah itu Sean mengantar Shandra pulang ke rumah mama.
Mobil Sean sudah memasuki halaman rumah Shandra. Dan berhenti di depan pintu rumah Shandra
Setelah itu mereka turun dan jalan bersama masuk ke dalam rumah.
" Mamahhh" panggil Sean melihat mama yg ada di ruang tamu
" Loh udh pulang ya" ucap mama dan memeluk mereka satu persatu.
" Papa mana mah?" Tanya Shandra
" Papa sama abg udh berangkat ke lapangan golf selesai makan siang tadi " jawab mama
" Trus mama ga ikut?" Tanya Shandra
" Ngga mama mau arisan bentar lagi.
Untung kalian udh pulang jadi nanti jagain rumah ya" pinta mama
" Ah mamaaaa" rengek Shandra
" Ahahah
Nanti mama pulang nya sore
Kalau papa sama abg mama kurang tau.
Makanya kalian di rumah dulu ya" pinta mama lgi
" Okey mah gpp .
Nanti abg temani Shandra" ucap Sean
" Nah bagus. Kalau mau ajak teman yg lain juga gpp mama udh nyiapin makanan sama cemilan itu di dapur.
Mama mau siap siap dulu ya " ucap mama dan pergi ke kamar.
" Ih abg aturannya tadi di tolak" ucap Shandra cemberut
" Ahah gpp kan cuma jaga rumah doang lagian kita bisa kumpul di sini biar abg tlpn stev ya" ucap Sean
" Ya udh bilangin org Angel juga suruh dtg ya bg" ucap Shandra
" Iya abg telpon dulu " ucap Sean dan menghubungi Steven.
Mama turun dari tangga dengan pakaian ala ibu ibu sosialita nya.
" Mama berangkat ya .
Baik baik di rumah ya kalian.
Abg mama titip anak gadis mama ya " ucap mama dan memeluk mereka
" Iya mah hati hati " ucap Sean
" Dah sayang" lambai mama ke mereka
Mama pun pergi arisan di antar oleh pak Udin supir keluarga mereka.
Setelah mama pergi shandra naik ke kamar untuk mengambil iPad nya.
Setelah itu turun ke bawah menemui Sean lagi.
" Abg kemarin shandra download game ini loh" ucap Shandra menunjukkan game yg ad di iPad nya.
Dan berbaring di pangkuan Sean.
" Mana coba abg lihat " ucap Sean sambil mengelus rambut Shandra
" Ini ni lihat deh seru bgt ahahah" ucap Shandra dan memainkan game nya
" Astaga abg kirain game apa.
Ternyata masak masakan toh" ucap Sean menggelengkan kepalanya
" Ahah lucu tau.
Lihat nih ya kalau Shandra ga layani mukanya jadi merah nahan marah " ucap Shandra tertawa senang
" Ahaha " Sean pun ikut tertawa melihat kelakuan sang kekasih.
" Yeyy koin Shandra nambah banyak" sorak Shandra saat memenangkan game nya
" Astaga lucu bgt pacar abg" ucap Sean menatap gemas ke arah Shandra
" Ahaha enak bgt bg game nya cobain deh" tawar Shandra
" Sini abg coba main" ucap Sean
" Ini gimana?" Tanya Sean bingung memainkan game Shandra
" Ahaha abg gitu doang ga paham " tawa Shandra merasa paling jago saat ini
" Ya makanya ajarin dong " ucap Sean mengecup kepala Shandra
" Ini itu gini kita masak pesan mereka habis itu di jual udh deh" ucap Shandra menjelaskan game nya.
.
.
.
**Next chapter ya gaes ❤️🤣❤️❤️
gimana gimana seru ga?
jngn Sampai kepingin ya hahaha
jngn lupa like dan coment nya biar author tambah semangat up nya heheh.
papayyyy ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️**
__ADS_1