BAD BOY SMK

BAD BOY SMK
48


__ADS_3

48


" Dah pah dah bg" pamit Sean dan shandra ke papa dan bg Michael juga.


Lalu mereka jalan keluar menuju mobil Sean, ntah kenapa akhir akhir ini Sean lebih suka bawa mobil.


Mereka pun menuju sekolah, di tengah jalan Sean melemparkan hp Shandra kepangkuan Shandra.


Hingga Shandra terkaget


" Buang aja keluar" sindir Shandra


Sean diam tidak menyahuti


" Loh ini kontak Shandra kemana semua?" Tanya Shandra yg melihat kontak di hp nya tinggal sedikit hanya tersisa kontak keluarga nya dan keluarga Sean serta ke 4 teman sekolah nya tapi tidak termasuk Martyn.


" Udh aku hapus" jawab Sean dengan entengnya


" Kok di hapuss si" kesal Shandra


" Ga boleh ada tambah kontak lagi apa lgi itu laki laki awas kamu kalau aku cek ada kontak lain lagi " balas Sean tegas.


" Ih tapi kan itu teman teman Shandra " balas Shandra kesal


" Aku bilang ga ya enggak " tegas Sean


Shandra tidak menyahut dia mendiamkan Sean karna kesal.


Hingga sampai di sekolah Shandra pun belum membuka mulutnya.


Setelah mobil berhenti di parkiran Shandra cepat cepat mau turun karena masih marah dengan Sean tapi pintu mobil masih di kunci Sean.


" Ngomong kalau mau turun" ucap Sean karna dari tadi mereka hanya diam saja di dalam mobil tidak ada yg mengalah.


Tapi Sean tidak tahan juga kalau di diamin Shandra makanya dia bicara duluan.


Shandra diam tidak menyahut omongan Sean,


" Oh ngambek, ya udh kita di sini aja ga usah masuk " ucap Sean


Shandra menghela nafas nya tapi tidak juga membuka mulutnya.


Sean yg sudah mulai bosan pun akhirnya menarik Shandra yg sedari tadi membuang mukanya.


" Hey seharusnya itu aku yg marah bukan kamu" ucap Sean


Shandra mengerutkan keningnya. Kenapa pula dia yg marah pikir Shandra.


" Kamu tau alasan aku hapus semua kontak kamu itu karna banyak bgt org org yg ga penting chat chat kamu " ucap Sean


Shandra diam dan hanya cuek saja.


Sean pun kesal dan langsung menarik Shandra duduk kepangkuan nya.


"Auwh shtt" pekik Shandra karna punggung nya terkena stir mobil Sean.


" Sakit tau " ucap Shandra kesal dan memukul dada Sean.


Sean mengelus punggung Shandra


" Makanya dengerin kalau aku ngomong. Bukannya malah di kacangi kayak tadi" ucap Sean dan tetap mengelus badan Shandra


Padahal bell sekolah akan berbunyi sebentar lagi tapi mereka berdua seperti nya tidak perduli akan hal itu.


" Smlm si Martyn ² itu chat kamu, waktu aku lagi check hp kamu" ucap Sean


" Ya terus kenapa kalau dia chat Shandra?" Tanya Shandra masih kesal


Sean menggigit bibir Shandra


" Kamu itu pacar aku. Jadi wajar aja aku ga suka kalau ada cowok lain yg chat kamu apa lagi mau deketin kamu " ucap Sean


" Emang dia chat apa kok Sampai abg marah marah" tanya Shandra yg mengerti kalau Sean sedang cemburu.


" Ya kamu cek aja sendiri " jawab Sean


" Masalah nya semua chat dan kontak nya udh abg hapus" geram Shandra


" Ya udh ga penting juga " enteng Sean

__ADS_1


" Udh ah malas ngomong sama kamu ga jelas bgt." Ucap Shandra dan ingin turun dari pangkuan Sean tapi di tahan Sean.


" Awas aku mau masuk udh mau bell" ucap Shandra


" Kiss dulu " pinta Sean


" Ga mau " tolak Shandra


" Ya udh ga usah turun. Ga usah masuk sekolah " enteng Sean


" Ih smlm Shandra udh ga masuk. Masa sekarang ga masuk juga" ucap Shandra


" Ya makanya kiss dulu" ucap Sean dan meremas bokong Shandra


" Ahk abg" kaget Shandra dan menepuk dada Sean lagi.


Sean cuma tersenyum dan tangan nya tetap berada di bokong Shandra.


" Ih lepas udh mau bell" ucap Shandra lagi


" Kiss dulu" geram Sean dan meremas kembali bokong Shandra.


" Ah abgg " rengek Shandra


" Tinggal kiss doang susah bgt. Ya udh kita di sini aja terus. Lagian abg masih marah ya sama kamu semalam kamu kacangin aku" ucap Sean


" Smlm kan Shandra udh minta maaf juga" ucap Shandra


" Ga, maaf doang mana boleh" ucap Sean


" Ih cepetan udh sepi nih. Bentar lagi bell nya bunyi " desak Shandra


" Kisss" ucap Sean


Cupp


Shandra pun akhirnya mengecup bibir Sean


Tapi Sean tidak puas karna cuma sebentar saja.


" Udh yuk turun" ucap Shandra


" Ga ah udh cukup" tolak Shandra


" Ulang" tegas Sean dengan tatapan tajam nya


Shandra pasrah dan kembali mencium Sean


Cuppp kecup Shandra sedikit lama dan saat ingin melepaskan bibirnya di tarik Sean dan di ***** nya dengan ganas.


Setelah merasa puas Sean pun melepaskan pangutan bibir mereka dengan senyum cerah.


" Dah kan" ucap Shandra


"Emm" jawab Sean dengan senang hati.


" Udh yuk turun " ajak Shandra dan akan turun dari pangkuan Sean tapi Sean menahan dan kembali meremas bokong Shandra dengan senyuman jahilnya.


" Ughh" shandra memejamkan mata nya saat Sean berulah.


" Abg jngn gila ya ini di sekolah bell bentar lagi bunyi " ancam Shandra


" Iya iya. Awas aja nanti kamu dekat sama cowok lain habis kamu" ancam Sean juga dan membiarkan Shandra turun.


Mereka pun masuk bersamaan tapi Shandra memilih jalan di depan Sean .


" Tunggu " ucap Sean


" Males" balas Shandra Tanpa menoleh kebelakang dan malah semakin berlari menuju kelasnya.


Saat berada di tangga Sean berhasil menangkap tas Shandra dan menariknya agar jalan beriringan.


" Makanya jngn bandel " ucap Sean dan meremas pinggang Shandra


" Ahh, udh telat tau. Kalau nungguin abg yg ada keburu bell" balas Shandra


" Alasan " decih Sean


Mereka pun sampai di kelas masing masing dan memulai pelajaran mereka.

__ADS_1


Dua jam kemudian bell pun berbunyi tanda waktu nya istirahat semua murid dan guru menyelesaikan kegiatan mengajar dan belajar mereka dan berlalu untuk istirahat dan ke kantin.


" Shan smlm kenapa ga masuk?" Tanya Angel saat mereka berada di kantin


" Telat bangun semalam" jawab Shandra


" Ouwh" balas mereka


Tiba tiba dari arah pintu masuk Martyn datang bersama teman sekelas mereka yg lain termasuk stev .


Stev dan Martyn berjalan menuju meja dimana Shandra dan yg lainnya berada.


" Halo gaess" sapa Steven


" Haloo" balas mereka


" Mbak pesan pasta satu Sama lemon tea" teriak Steven, yg memang sudah terbiasa seperti itu dengan penjaga kantin


" Gua juga " pinta Martyn


" Dua mbak" teriak Steven lagi


" Astaga jngn teriak Napa, lu pada kan bisa datangi mbak nya" kesal Angel yg terganggu dengan teriakan Steven


" Hehe maaf maaf soalnya lagi males jalan" ucap Steven meminta maaf karna memang itu perbuatan yg tidak baik.


" Hey Shan kok nomor gua di blokir?" Tanya Martyn


" Ha beneran?" Kaget Steven


" Iya emang lu ga?tanya Martyn


" Ga kok nih liat " balas Steven dan memperlihatkan hp nya


" Loh kok bisa Shan ada apa?" Tanya Angel penasaran juga


" Heheh sory gaes itu bukan gua yg buat. Sean ngulah semalem dia hapus semua kontak cowok yg ad di hp gua, padahal kan cuma teman teman sekelas kita doang " ucap Shandra menjelaskan


" Astaga trus gua kenapa ga?" Tanya Steven


" Ga udh pura pura bodoh deh lu" balas Shandra


" Heeheh" cengir Steven


" Trus kalau gua mau hubungi lu gmn?" Tanya Martyn


" Ya ga tau" balas Shandra yg bingung juga


" Astaga cowok lu aneh bgt" ucap Martyn


" Bukan aneh bro tapi posesif takut di ambil sama lu mungkin " ucap Steven


" Astaga ahahah" tawa Martyn


" Ga usah ketawa lu. Sebenarnya lu Emang ada niatan kan buat deketin shandra " ucap Steven


" Ya wajar soalnya kan dia cantik. Ga ush bohong deh ya kan pasti semua juga tertarik buat dekat sama Shandra " jujur Martyn


" Tuh kan" ucap Steven


" Gila Shan pakai pelet ape lu bagi dong" ceplos Angel


" Pelet pelet pala lu yg gua pelet" balas Shandra


" Ahaha" semua tertawa


Tak terasa waktu pulang pun tiba


Shandra dan yg lainnya sedang di parkiran menunggu jemputan masing masing


Seperti biasa Angel dengan Betty berbarengan dan Sinta akan di jemput oleh supir nya dan shandra hari ini akan pulang bersama Sean karna tadi pagi mereka berangkat bersama.


.


.


.


halo cinta ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2