
Berada di dalam kepungan ratusan orang tingkat jiwa agung tidak membuat Cang Lin dan Xiao Ling menjadi takut.
"Ingin aku melepas nya dan kalian bisa datang membunuh kami semua ,itu tidak mungkin. "
Jawab Cang Lin sambil mencengkram dengan erat Jang Siang Li.
Aura energi sejati nya sekarang terlihat dengan jelas ,bukan berada di tingkat ke 5 jiwa Agung tetapi berada di tingkat ke 8 puncak Jiwa agung sehingga jika Cang Lin ingin membunuh Jang Siang Li akan menjadi sangat mudah .
Xiao Ling membawa Putri Ning Yu dan Fung Hai yang terluka parah ke arah Cang Lin untuk berjaga jaga .
Fung Hai yang sedang terluka parah melihat cang Lin dengan mata terbuka lebar ,dia sama sekali tidak menduga jika Cang Lin memiliki kekuatan tingkat ke 8 puncak Jiwa agung .
Ning Yu Melihat Cang Lin dengan tatapan mata nya yang tajam tetapi dia tetap diam tidak berkata apa pun juga .
Xiao Ling yang yang memeluk Ning Yu dengan tindakan memberikan perlindungan dari segala serangan musuh .
" Kalian berdua berada di sini terlalu berbahaya kami bertiga akan bertarung dengan mereka semua ,masuklah kedua biru untuk berlindung . "
Kata Xiao Ling memasukan fung Hai Dan putri Ning Yu ke dalam dunia Phoenix Biru yang langsung membuat semua orang di sana kaget karena Xiao Ling memiliki pusaka dunia yang sangat berharga .
" Bunuh tanpa ampun ! musnahkan seluruh keluarga nya dan juga sekte nya ..!"
Terdengar teriakan dalam waktu bersamaan bergemuruh dengan suara yang sangat keras seperti guntur sehingga memberikan aura intimidasi yang sangat kuat kepada Cang Lin ,Xiao Ling dan Ling Wu.
Dari jauh datang 2 orang berbaju hitam dan berbaju Biru tua yang penuh kharisma datang ke hadapan Cang Lin dan Xiao Ling dan Ling Wu.
" Lepaskan anak ku,ada masalah apa lebih baik kita bicarakan baik baik selama kalian bukan musuh kami yang datang untuk menghancurkan "
Kata pria berbaju hijau yang merupakan penguasa kota Jang Lo ,ayah Jang Siang Li sambil melihat Cang Lin dengan wajah membeku karena menahan kemarahan yang sangat luar biasa karena dia baru saja kehilangan anak kedua nya terbunuh dengan sangat cepat oleh Ling Wu .
Mereka berdua memiliki kekuatan tingkat kekuatan dewa abadi pertama tetapi mereka tidak berani bertindak menyerang cang Lin karena begitu mereka membuat serangan anak ke 4 mereka Jang Siang Li pasti akan di bunuh Cang Lin.
" Aku datang ke kota Jang Lo,bersama dengan beberapa teman ku untuk mencari beberapa barang penting tidak di sangka, putra mu ini telah menangkap teman kami dan ingin membunuh nya ,aku dan adik ku ini ingin membebaskan nya tetapi kami juga ingin di bunuh, karena tidak ingin mati begitu saja kami memberikan perlawanan dan hasil nya seperti yang kau lihat sekarang ini ."
Jawab Cang Lin dengan membuat cerita yang sengaja di belokan.
__ADS_1
" Kau Bohong..!"
Jang Siang Li membantah dengan napas memburu.
Brukkk...
Tubuh Jang Siang Li di banting Cang Lin ke permukaan tanah dengan sangat keras lalu menginjak wajah nya dengan sangat kuat membuat jang Siang Li tidak berdaya melawan seluruh energi dalam nya telah di hisap Cang Lin sampai kering.
Karena Cang Lin sangat membenci seorang pengkhianat, membuat dia bisa melakukan sesuatu yang sangat kejam kepada Jang Siang Li yang memiliki karakter yang sangat buruk .
"Apakah aku bohong ! kau menginjak teman ku seperti binatang dan kau juga ingin mengirimkan mayat kami ke putra mahkota kekaisaran Naga Emas untuk mendapatkan beberapa hadiah kecil ,menurut kalian apa yang harus aku lakukan terhadap orang seperti ini ."
Kata Cang Lin tidak ada rasa tajut sedikit pun walau di hadapan nya ada seorang tingkat Dewa abadi .
Melihat anak kesayangan nya diperlakukan dengan sangat buruk membuat niat membunuh penguasa kota Jang Lo menjadi semakin kuat.
" Itu adalah kesalah pahaman ,anak ku memang salah tetapi kalian telah membunuh Anak kedua ku,anggap saja itu adalah bayaran yang layak untuk mereka ,lepaskan anak ke 4 ku aku akan membiarkan kalian pergi dari sini ."
Kata Penguasa kota Jang Lo dengan sangat serius serta berusaha menahan kemarahan nya.
Kata Cang Lin sambil tersenyum kecil tidak ada kepercayaan sedikit pun terhadap Kata kata Penguasa kota Jang Lo.
" Orang ini aku tidak bisa menipunya ,terpaksa menggunakan kekerasan. "
Berkata Penguasa kota Jang Lo di dalam hati angkat tapak tangan nya ke depan .
" Musnahkan !"
Wussss.
Setelah Penguasa kota berkata Dari atas meluncur turun seseorang pria dengan tingkat kekuatan 9 jiwa Agung menyerang dengan menusukan pedang panjang nya ke bawah membentuk gambar pedang energi yang sangat besar ke arah Cang Lin ,xiao Ling dan Ling Wu.
" Akan aku hancur kan !"
Seru Ling Wu melompat ke udara dengan tinju energi yang memancarkan energi emas membesar membentuk kepala Naga emas raksasa memukul ke arah pedang energi besar yang datang dari atas .
__ADS_1
Ini adalah salah satu teknik pukulan energi naga yang di tiru Ling Wu dari Cang Lin .
Di saat bersamaan Penguasa kota Jang Lo memanfaatkan kesempatan menyerang Untuk membebaskan anak nya dari Cang Lin .
Penguasa kota Jang lo Bergerak sangat cepat ke depan menyerang Cang Lin dengan serangan tapak energi yang sangat besar menutup semua jalan menghindar cang Lin dan Xiao Ling .
Melihat serangan yang datang dari depan tersenyum sinis Cang Lin .
" Kalian semua akan mati !"
Kata Cang Lin tetap berdiri dengan sangat tenang tidak bergerak sedikit pun .
Booommmmm
Ledakan yang sangat besar terjadi di udara saat energi tinju kepala Naga Ling Wu bertabrakan dengan energi pedang raksasa.
Tubuh Ling Wu terdorong mundur ke bawah langsung berubah menjadi bentuk tubuh sejati nya berubah kelabang bersayap Emas terbang ke arah orang yang bertarung dengan yang juga terdorong mundur ke belakang .
Pedang energi besar yang di gunakan menyerang hancur berantakan.
Saat berada di udara pandangan mata nya yang sangat tajam tiba tiba melihat seberkas sinar kilat emas terbang ke arah nya membuat dia bergerak dengan sangat cepat bertahan sambil menyilangkan pedang nya ke depan dengan di tahan dengan tapak tangan kiri .
" Perisai Energi !"
Teriak orang itu membentuk dinding pertahanan energi untuk menahan serangan sinar kilat emas .
Crakkkkk.....
Dinding perisai energi di tembus sinar kilat emas .
Setelah menembus perisai energi lalu menabrak badan pedang yang berada di depan orang itu hingga patah menjadi dua bagian .
Dan
Bersambung
__ADS_1