
Walau Sing Cou ingin menolak tetapi dia tidak memiliki pilihan Lain selain harus bertarung dengan seluruh kekuatan yang dia miliki karena itu adalah perintah Cang Lin .
" Baik ! kita bertarung bersama untuk kalahkan tingkat ke dua jiwa Agung ini !"
Kata Sing Cou Sambil mengeluarkan senjata pedang andalan nya dari telapak tangan kanan nya .
Pedang panjang itu sedikit aneh ,ada 3 lubang memanjang pada badan pedang sehingga setiap kali tebasan pedang akan menimbulkan suara desiran angin jika pedang itu bertabrakan dengan senjata yang lain akan mengeluarkan suara denging yang sangat kuat merusak pendengar lawan serta memecahkan fokus pikiran lawan .
" Pedang yang bagus,seberapa hebat kau menggunakan senjata desiran angin dan bunyi itu ."
Kata Cang Lin memuji senjata di tangan Sing Cou seperti tahu kekuatan pedang itu.
" Itu pedang pusaka Suara Dewa ,kau murid Maha guru Agung Suara Dewa ,kenapa kau ikut serta menyerang sekte Naga Biru kami,bukankah maha guru Agung suara Dewa adalah sahabat baik dengan guru Agung Liu Cung Naga perak dan kami adalah bawahan Maha guru Agung Liu Cung ,kita adalah teman !"
Kata Tetua Agung Naga Biru dengan suara yang keras kepada Sing Cou .
" Tutup mulut mu ! Selama hidup nya Guru selalu berkata ,aku harus waspada dan menghindari Maha guru Agung Liu Cung karena dia sangat licik dan kejam serta banyak tipuan di pikiran nya ,berani nya kau mengatakan guru ku dan dia adalah teman baik,sungguh sangat berani !"
Sing Cou yang takut menjadi berani kepada tetua Agung Naga Biru.
" Kau ..! Berani mengatakan guru ku adalah seorang yang licik,kau yang pertama kali akan aku bunuh !"
Tetua Agung Naga Biru sangat marah ,seluruh tubuh nya di selimuti kekuatan energi aura Biru yang sangat kuat .
Dari Cin cin penyimpanan nya keluar pedang tingkat jiwa Agung awal yang mengeluarkan energi biru .
" Matilah ...!!!
Dengan satu teriakan Tetua Agung Naga Biru melesat ke arah Sing Cou di sertai satu tebasan tebasan mendatar ke arah Sing Cou .
" Teknik Pedang seribu Angin Perak !"
Cong Xiau Ping bergerak maju menyerang dengan menusukan pedang angin tipis nya ke arah Tetua Naga Biru.
Satu tusukan menjadi ribuan angin tusukan menyerbu ke arah Tubuh Tetua Naga Biru.
" Perisai Energi."
Tangan kiri nya terangkat menahan serangan hujan panah angin dengan membentuk perisai energi Biru tipis.
Terang..
Tranggg
Trang...
Hujan tusukan pedang angin tertahan terpental semua hancur berantakan .
__ADS_1
Pedang tebasan masih berjalan ke arah Sing Cou .
" Tombak kilat petir langit !"
Dari jauh Guang Lu melemparkan tombak tingkat surgawi tingkat tinggi dengan kekuatan energi petir listrik biru putih melesat seperti tombak petir besar yang lebih cepat dari lesatan anak panah ke arah Tetua Naga Biru yang saat itu sedang menebas ke arah Sing Cou.
Boommm.....
Tebasan pedang berberbelok di gunakan menebas ke arah serangan tombak petir langit Guang Lu sehingga meledak keras .
Kesempatan itu tidak di sia sia kan Sing cou Yang berada di hadapan Tetua Naga Biru.
Pedang pusaka Suara Dewa bergerak menusuk ke arah dada Tetua Agung Naga Biru.
Tusukan pedang tajam yang sangat cepat mengeluarkan suara denging yang menusuk telinga .
Menghadapi tusukan pedang Suara Dewa Tetua Agung Naga Biru membuka mulut nya lebar lebar .
Roarrrrr.......
Tembakan energi suara yang sangat kuat keluar dari mulut Tetua Agung Naga Biru menabrak tusukan pedang suara Dewa .
Membuat tusukan pedang terpental mundur dan suara energi naga menabrak tubuh Sing Cou Hingga terpental jauh jatuh terhempas di tanah dan bergeser jauh lagi .
" Hoekkk....!!!!
Di saat itu pertarungan masih terjadi.
" Energi Petir Langit !"
Teriak Guang Lu Sambil katupkan kedua tapak nya di atas kepala nya .
Dari atas langit bergemuruh suara petir di sertai dengan energi petir besar melesat turun ke arah Tetua Naga Biru.
Pedang di tangan tetua Naga Biru di tebaskan ke atas Menyambut serangan energi petir dari langit .
Boommmmm.....
Ledakan yang sangat besar terjadi saat energi pedang bertabrakan dengan sambaran energi petir yang turun dari langit.
" Teknik 7 Pedang mata angin !"
Gerakan serangan yang sangat cepat Cong Xiau Ping, tubuh nya pecah menjadi 7 bayangan menusuk ke 7 titik posisi mematikan tetua Naga Biru.
Tetapi 7 tusukan pedang Cong Xiau Ping yang berhasil mengenai tubuh tetua Agung Naga Biru tertahan oleh kekuatan energi pelindung badan tetua Agung Naga Biru .
" Tusukan energi yang sangat lemah !"
__ADS_1
Kata Tetua Agung Naga Biru memandang rendah serangan energi pedang Cong Xiau Ping.
" Teknik Energi Pedang Hong Meng !"
Perkataan Tetua Agung Naga Biru di tanggapi Cong Xiau Ping dengan serangan energi tebasan dengan tapak kiri nya .
7 Bayangan Cong Xiau Ping serentak menebas ke arah tubuh tetua Agung Naga Biru .
Boommmm.....
Ledakan besar terjadi saat 7 energi pedang mengenai tubuh Tetua Naga Biru .
Tetapi semua serangan tidak mampu menghancurkan dinding pelindung energi tetua Naga Biru yang berada di tingkat ke dua jiwa Agung.
" Teknik Kibasan Ekor Naga !"
Serangan balik di lakukan tetua Agung Naga Biru biru dengan memutar tubuh nya sambil menebas mendatar ke sekeliling.
6 Bayangan tubuh Cong Xiau ping terpotong lenyap seketika dan hanya satu yang merupakan tubuh asli menahan tebasan Pedang Tetua Agung Naga Biru terpental jauh ke belakang .
Tangan kanan yang memegang pedang menjadi gemetar akibat menahan kekuatan energi bentrokan yang sangat kuat .
Di saat itu Guang Lu telah melompat ke atas langit yang tinggi yang terdapat petir listrik yang sangat kuat.
Tubuh Guang Lu di sambar energi petir yang turun dari Langit lalu kekuatan petir itu di serap oleh tubuh Guang Lu.
Meningkat kan kekuatan Guang Lu secara singkat menembus ke tingkat jiwa Agung Awal.
Kemudian Guang Lu melesat turun sambil mendorongkan kedua tapak tangan kilat petir menyilauka ke arah tetua Agung Naga Biru yang berada di bawah .
" Kau ingin mati rupanya !"
Teriak tetua Agung Naga Biru sambil menusukan pedang energi biru ke arah Kedua tapak Guang Lu yang mengeluarkan sinar bola energi kilat petir listrik yang sangat kuat .
Boommmm......
Ledakan kehancuran yang sangat besar kembali terjadi di udara .
Mereka berdua sama sama terdorong mundur ke belakang.
Kedua kaki tetua Agung Naga Biru mendarat di permukaan tanah menimbulkan ledakan besar tanah sampai membentuk jaring Laba laba melebar jauh berbentuk lingkaran .
Wajah tetua Agung Naga Biru memucat darah mengalir keluar dari mulut nya .
Guang Lu yang terdorong ke atas udara yang tinggi lalu mendarat di permukaan tangan yang cukup jauh .
######
__ADS_1