
Baru saja Cang Lin berkata memanggil zhu Yu,cai Leng Si,hai feng,dan fui Hung .
Tiba tiba dari ruangan vip no 18 melompat keluar seseorang pria ke arah ruangan vip Cang Lin sambil melepaskan pukulan energi tapak ungu dari jarak jauh.
" Awas serangan !"
Teriak Cang Lin bergerak sangat cepat melompat ke atas bersama Lao Xing menembus atap ruangan .
Boommmm.....
Ruangan vip no 78 hancur berantakan tanpa sisa .
Cang Lin dan Lao Xing naik ke udara lalu mendarat di salah satu reruntuhan puing bangunan .
Di hadapan Lao Xing terlihat berdiri seorang pria berusia 30 tahunan dengan tingkat ke kekuatan ke 3 dewa abadi melihat dengan sangat tajam ke arah Cang Lin Di saat itu Ling Wu berdiri di pundak Cang Lin .
"Aku berpikir kamu adalah kultivator yang sangat kuat karena membawa harta yang sebegitu banyak ,ternyata hanya seorang tingkat ke 9 puncak jiwa agung,bukankah kamu adalah orang yang telah membuat malu sekte naga langit dengan hanya bertarung mengandalkan jimat dan artifak senjata Pisau emas ,sangat di sayang kan kamu telah menjual senjata yang seharus nya bisa melindungi hidup mu,sekarang serahkan pedang cahaya Biru ,aku akan menjamin kalian berdua akan lolos dari pembantaian di sini !"
Kata Pria itu dengan sangat serius .
Cang Lin terlihat sangat tenang walau lawan nya berada di tingkat dewa agung ke tiga .
" Siapa kamu ini berani meminta seperti itu ! pedang cahaya biru aku beli dengan harga tinggi tidak mungkin aku memberikan nya kepada mu ,satu hal lagi yang perlu kamu ketahui barang yang telah menjadi milik aku tidak ada yang bisa memgambil nya dari aku ."
Jawab cang Lin dengan sinis.
" Aku Wui Ceng dari Perkumpulan kebangkitan dewa ,jika seperti itu aku kan mengambil nya dari mayat mu ."
Kata Wui Ceng bergerak maju menyerang ke arah Cang Lin.
Dari cin cin penyimpanan nya muncul pedang sinar energi ungu dan pedang sinar energi kuning .
"Tebasan pedang Ganda !"
Pedang energi kuning dan pedang energi ungu menyeberang Cang Ling membentuk tanda silang yang membesar ke arah Cang Lin .
Cang Lin masih berdiri dengan sangat tenang melihat serangan cahaya silang datang dari depan sambil arahkan tapak tangan nya ke depan.
" Lao Xing aku serahkan bagian atas untuk mu !"
Kata Cang Lin tanpa melihat ke atas udara.
Dari dalam dada Cang Lin muncul seberkas sinar emas lalu membesar membentuk tubuh seseorang pria berjubah berwarna hijau dengan kekuatan tingkat ke 3 dewa abadi , yang langsung membuat pukulan ke arah sinar silang cahaya energi ungu dan cahaya sinar energi kuning yang datang dari depan
__ADS_1
Boommmmm......
Ledakan yang sangat besar terjadi dengan kehancuran terjadi di mana mana .
Pria berjubah hijau terdorong mundur lalu mendarat dengan sangat tenang di depan cang Lin .
Di saat itu Wei Ceng Dari sekte kebangkitan dewa melihat siapa yang memiliki kekuatan yang begitu kuat menahan serangan jurus pamungkas nya sangat terkejut sekali.
" Kekuatan energi hijau ! kau adalah tetua Pelindung kota kematian Jang Sung Wen !"
Seru Wei Ceng sangat terkejut.
Tetapi dengan cepat Wei Ceng bisa melihat jika Jang Sung Wen berdiri seperti mayat hidup tanpa reaksi wajah sedikit pun hanya melihat ke depan seperti patung.
"Tetua Jang Sung Wen menjadi mayat hidup dan dia di kendalikan Ling Fei ,siapa Ling Fei ini sebenarnya bisa membuat mayat hidup di tingkat dewa abadi ?"
Bertanya di dalam hati Wei Ceng dengan sangat kaget .
Cang Lin yang berada di belakang badan Jang Sung Wen membuka kedua tangan nya melebar .
Aura energi 9 pedang hijau terbentuk di sekeliling badan Cang Lin bergerak berputar .
9 energi pedang lalu terbang ke udara tanpa terpengaruh sedikit pun dengan kekuatan energi hisapan batu kristal hitam.
" Bagaimana mungkin! kekuatan energi nya sama sekali tidak terhisap oleh batu kristal hitam penghisap energi,dan dia bukan seorang kultivator iblis atau pun memiliki penangkal jimat energi hitam !"
Semakin melihat Cang Lin semakin heran Wei Ceng .
Cang Lin melihat ke arah Wei Ceng sambil tersenyum kecil sinis .
" Ingin mengambil pedang cahaya biru dari ku , kalahkan dulu penjaga pintu rumah ku ini,pergi hancur kan orang tidak tahu diri itu ."
Kata Cang Lin .
Whossss......
Mayat Hidup Jang Sung Wen Langsung bergerak sangat cepat seperti kilat hijau muncul di hadapan Wei Ceng dengan tinju bola energi hijau membara kearah dada wei Ceng .
Pedang kuning di tangan wei Ceng bergerak cepat menebas mendatar ke arah tinju energi hijau .
Banggggg.......
Ledakan besar terjadi dengan tubuh wei Ceng dan mayat hidup Jang Sung Wen terdorong mundur kebelakang terlihat hampir sama kuat walau wei ceng terpental lebih jauh .
__ADS_1
Wei Ceng baru saja mendarat di permukaan tanah .
Dari atas udara melesat turun 3 pedang energi Hijau ke arah Wei Ceng.
Wei Ceng menggunakan pedang ungu menebas ke atas 3 energi pedang hijau .
Dari tebas pedang ungu muncul sinar pedang ungu besar menabrak 3 energi pedang hijau .
Boommm.....
Ledakan besar terjadi di udara saat kedua kekuatan bertemu .
Whosss......
Sesaat Ledakan besar terjadi, mayat hidup Jang Sung Wen ,bergerak sangat cepat muncul di hadapan wei Ceng dengan pukulan tinju energi membulat besar berwarna hijau .
" Terlalu cepat !"
Membuat wei Ceng tidak cukup cepat menghindar terpaksa menahan kekuatan tinju bola energi hijau dengan badan pedang kuning .
Banggggg......
Ledakan besar di sertai tubuh Wei Ceng teepental jauh ke belakang Lalu mendarat bergeser jauh puluhan langkah ke belakang.
Tangan yang memegang pedang kuning gemetar akibat hentakan kekuatan energi hijau Mayat Hidup Jang Sung Wen.
Tidak memberikan kesempatan lawan untuk untuk menarik napas memulihkan diri Mayat Hidup Jang Sung Wen kembali bergerak menyerang dengan sangat cepat.
Cang Lin melihat pertarungan Mayat Hidup Jang Sung Wen dan wei Ceng dengan sangat serius .
"Hancurlah ! Tinju Naga penghancur ..!
Tiba tiba dari jauh bergerak seseorang datang ke arah Cang Lin dari atas udara menyerang dengan mendorongkan tapak energi berwarna putih tingkat energi dewa abadi ke dua yang sangat kuat dan orang itu adalah Shen long yang dulu pernah memukul Lao Xing.
Tapak energi putih itu membesar beberapa meter menutup semua jalan menghindar Cang Lin di atas seperti gunung besar jatuh dari langit.
Cang Lin melihat ke atas dengan sangat waspada , pedang awan petir putih muncul dari telapak tangan kanannya untuk bersiap bertarung menghadapi keadaan terburuk tanpa melakukan pembangkit energi yang biasa dia lakukan.
Karena Cang Lin memiliki senjata rahasia yang sangat menakutkan dan bisa menghadapi serangan tapak energi besar yang turun dari atas .
" Ling Wu !"
Panggil Cang Lin dengan suara keras .
__ADS_1
Dan Bersambung