Badboy Dan Badgirl

Badboy Dan Badgirl
Anak baru


__ADS_3

Setelah dari kantor Danu tadi Farah dan Putri segera pulang ke mansion karena nanti malam mereka mau kebandara menjemput sahabat Farah.


Putri sejak tadi hanya diam dia gugup dan takut untuk tinggal dimansion Farah. Bukan takut dengan Farah tapi takut jika omongan orang tentang dirinya yang pembawa sial itu nyata.


"Lo mikirin apa"? Tanya Farah


"E-enggak kok aku cuman gugup kak" jawab putri


"Santai aja Mommy baik kok sama kayak Daddy" ucap Farah


"Iya kak sekali lagi makasih ya" ucap Putri sambil tersenyum tulus ke Farah


"Iya sama-sama" ucap Farah


Tak butuh waktu lama sekarang mobil mereka sudah tiba di parkiran luas mansion Bagaskara.


Putri menganga dengan mata membulat saat melihat bangunan mewah didepan mata nya saat ini. Dia merasa tidak percaya jika dia akan tinggal dimansion mewah tersebut.


Farah yang melihat putri seperti itu hanya terkekeh.


"Ayo masuk" ajak Farah


"Kak ini beneran mansion kakak" tanya putri


"Iya benar dan Sekarang ini juga akan jadi mansion Lo" ucap Farah


"Tapi aku ngerasa gak pantas kak" cicit putri


"Udah gue malas dengar omongan lo yang kek gitu Mulu" ucap Farah sambil menarik tangan putri


"Mommy Farah pulangg" teriak Farah seperti biasanya


"Assalamualaikum sayang" ucap Fani lembut


"Hehe waalaikumsalam mom maaf" cicit Farah


"Eh ini siapa cantik sekali" tanya Fani ketika melihat putri


"Oh iya mom kenalin ini putri yang Farah ceritakan kemarin" ucap Farah


"Hallo sayang kenalin ya Tante Fani panggil saja Mommy" ucap Fani lembut


"I-iya mom terimakasih" cicit putri


"Yasudah kalian ganti baju lalu istirahat kalo mau makan makan aja ya udah mommy siapin" ucap Fani


"Iya mom" ucap Farah


"Bibik" panggil Farah kepada asisten rumah tangga nya


"Iya non" ucap bibi Tini


"Tolong bersihin kamar yang disebelah kamar Farah itu ya mulai hari ini kamar itu akan ditempatkan untuk putri" ucap Farah


"Oh iya satu lagi bik tolong bersihin 3 kamar tamu ya soal nya nanti malam teman teman Farah dari London datang" ucap Farah lagi


"Ada lagi non" tanya bi Tini


"Em itu aja seperti nya" ucap Farah


"Baik non bibi permisi dulu" ucap bi Tini


"Teman teman kamu kapan datang sayang" tanya fani


"Nanti malam mom nanti Farah jemput mereka di bandara" jawab Farah


"Yasudah sekarang kamu istirahat biar nanti gak ngantuk" ucap Fani sambil mengelus kepala putri nya


"Iya mom, yok put lo istirahat dikamar gue aja dulu" ucap Farah

__ADS_1


Farah dan Putri segera melangkah menuju kamarnya. Putri berdecak kagum dengan isi mansion ini.


Ceklek


"Ayo masuk ini kamar gue" ucap Farah


"Wah kamar kakak bagus banget wangi lagi" ucap Putri


"Hehe iya gue ga suka kalo aroma kamar yang biasa aja gitu" ucap Farah menuju walk in closet nya


"Ini ganti baju lo" ucap Farah sambil memberi baju kepada putri


"Eh ga usah kak aku kan bawa baju sendiri" ucap Putri menolak baju tersebut


"Udah lo harus biasa in pakai pakaian gini karna saat ini lo udah jadi bagian Bagaskara" ucap Farah


Tidak ingin mendebat lagi putri segera mengganti bajunya. Ia memandangi dirinya dicermin melihat bentuk tubuh nya saat menggunakan dres dari Farah.


Terlihat sangat cantik.


Setelah membersihkan diri mereka pun tertidur lelap dikasur empuk itu.


Jam sudah menunjukkan pukul 6 Yang artinya sudah magrib. Putri yang terbangun lebih dulu sedang mengumpulkan nyawa nya. Merasa ada pergerakan Farah pun terbangun.


"Hoam jam berapa ini" ucap Farah


"Jam 6 kak udah magrib" jawab putri


"APAAA! pekik Farah" pasalnya dia sudah janji mau menjemput sahabat nya jarak mansion mereka ke Bandara memakan waktu yang cukup lama


"Ayo cepat put siap siap kita harus pergi kebandara" ucap Farah langsung meloncat dari kasur nya


Putri terkekeh geli melihat tingkah laku Farah sangat berbeda ketika berada disekolah.


Farah dan Putri segera turun kebawah dengan pakaian rapinya.


"Kamu ga makan dulu sayang"? Tanya Danu


"Nanti saja Dad makan diluar" ucap Farah


"D-daddy M-mommy putri izin ikut kak putri ya" cicit putri


Mereka bertiga pun terkekeh melihat wajah putri yang masih kaku.


"Iya sayang hati hati ya" ucap Fani lembut


"Yaudah mom dad kita pergi yaa" ucap Farah


Farah dan Putri sudah berada didalam mobil menuju Bandara. Tidak ada percakapan apapun, Farah yang fokus nyetir dan Putri yang fokus memandangi jalanan.


"Aku baru tau bahwa kota ini indah"  ucap Putri dalam hati


Setelah menempuh perjalanan cukup jauh mereka pun tiba dilobby bandara. Farah segera menghubungi sahabat nya karna tadi mereka sudah mengabari jika mereka telah tiba di bandara.


"Queen" teriak seseorang dengan suara cempreng nya


"Apa sih jangan teriak teriak malu maluin Lo" ucap Farah yang malas dengan sahabat satunya itu


"Hehe gue kan kangen Queen" kekeh perempuan tersebut


Ya mereka yang baru tiba di bandara tersebut adalah sahabat serta orang kepercayaan Farah didunia bawah. Mereka bertiga sama sama dari London.


Chelsea Olivia Jensen putri tunggal dari Darius Jensen,usia nya sama seperti Farah. Devita Kristian anak ketiga dari george usia nya 19 tahun. Winda Abraham putri bungsu dari Joni Abraham usianya 18 tahun.


"Eh eh bentar ini siapa" tanya Chelsea


"Oh iya lupa gue ngenalin ke kalian ini putri sahabat gue sekaligus akan jadi sahabat kalian juga" jawab Farah


"Hallo putri kenalin gue Chelsea" ucap Chelsea sambil berjabat tangan

__ADS_1


"Hallo putri kenalin gue yang paling cantik disini Devita" ucap Devita sedikit narsis


"Hallo putri kenalin gue yang paling imut disini Winda" ucap Winda yang juga narsis wkwk


"Hallo semuanya kenalin aku putri" ucap Putri sembari tersenyum


"Semoga kita bisa jadi sahabat yang baik ya" ucap Devita


"Iya aamiin" jawab semuanya


Mereka pun segera pulang tidak lupa mereka singgah di restoran untuk makan. Selama perjalanan pulang semua terdiam mungkin karna kelelahan.


Saat tiba dirumah pun jam sudah menunjukkan pukul 10. Mereka segera ke kamar masing-masing dan membersihkan diri lalu segera tidur menuju pulau kapuk.


Kring kring


Alaram pun berbunyi menandakan bahwa waktu sudah pagi. Dibawah selimut yang hangat gadis gadis cantik itu masih tampak nyenyak dengan tidur nya. Hingga matahari pun datang mengusik ketenangan nya.


"Hoam udah pagi aja" ucap Farah dengan suara khas orang bangun tidur


Begitupun juga dengan gadis lainnya mereka segera menuju kamar mandi dan bersiap kesekolah.


Semua sudah selesai dan menuju meja makan. Disana sudah ada Danu dan Fani yang menunggu mereka semua.


"Pagi mom,dad" sapa Farah lalu mengecup pipi orang tua nya


"Pagi Queen" ucap mereka barengan


"Pagi mommy cantikkkk Daddy ganteng" ucap gadis cantik yang baru tiba semalam


"Pagi juga cantik nya Mommy" ucap Fani


"Pagi mom Dad" ucap Putri


"Pagi sayang" ucap Fani


"Ayo duduk sarapan nanti kalian telat" ucap Fani


Mereka pun mulai sarapan dengan tenang tanpa ada suara. Setelah selesai sarapan mereka semua menuju sekolah menggunakan mobil sport Farah.


Selama perjalanan mereka semua sibuk bernyanyi bahkan putri pun juga ikutan bernyanyi sesekali. Farah yang melihat putri tertawa lepas pun ikut bahagia.


"Gue harap lo selalu bahagia ya put" ucap Farah dalam hati


Kini mobil itu telah tiba diparkiran sekolah. Seperti biasa sekolah itu sudah ramai.


"Gila sih baru masuk aja udah jadi pusat perhatian ni mobil" ucap Winda


"Jadi gini ya rasanya sekolah di Indonesia selalu diperhatiin Mulu" ucap Devita


"Udah biasa bagi gue" ucap Farah


"Ayok keluar kalian harus laporan dulu sama kepala sekolah" ajak Farah


Farah keluar dari mobil banyak pasang mata yang menatap kagum kearah Farah. Disusul putri yang jelas penampilan sudah dirubah oleh farah,membuat mereka yang disana menatap tak percaya dengan yang mereka lihat. Belum usai rasa terkejut mereka kini mereka kembali di buat melotot dengan 3 perempuan cantik yang baru keluar dari mobil.


"Gila itu siapa yang bareng Farah" ucap Steven


"Kayaknya anak baru deh" ucap Alex


"Demi apa cantik banget" ucap Steven sumringah


"Tetap lebih cantik cewe gue" ucap Attar datar


" Ck iya serah Lo" ucap Steven malas


Memang mereka semua cantik tapi kecantikan Farah lebih terpancar dengan perpaduan wajah London dan sedikit bentuk kearaban karna kakek nya Farah berasal dari Arab.


"Semua akan dimulai hari ini huh rasanya gue udah ga sabar" ucap Farah dalam hati sambil tersenyum sinis

__ADS_1


__ADS_2