
MANSION BAGASKARA
"Queen pulangg" teriak Farah
"Sayang kamu kebiasaan banget ya masuk rumah teriak teriak gitu" omel Fani
"Hehehe maaf ya mom Farah suka lupa" cengir Farah
"Yasudah cepat ganti baju lalu makan siang udah Mommy siapin" ucap Fani
"Apa Daddy juga akan makan siang di rumah mom"? Tanya Farah
Belum sempat Fani menjawab suara berat seseorang mengambil alih perhatian 2 wanita cantik tersebut.
"Iya Daddy makan dirumah bersama putri dan istri tercinta Daddy" jawab Danu
"Ya udah tunggu aku ya aku mau ganti baju dulu" ucap Farah sambil berlari ke kamar nya
Fani dan Danu langsung menuju ke meja makan sambil menunggu sang putri.
Tak lama Farah muncul dan bergabung dengan orang tua nya,tak ada pembicaraan dimeja makan semua diam dan hanya terdengar dentingan sendok.
KEDIAMAN MOLVIN
Saat ini Fanya baru sampai di mansion nya,saat akan melangkah masuk Fanya terhenti ketika mendengar suara dingin sang Daddy.
"Sudah aku bilang dari awal Erina jangan banyak menuntut apapun kepadaku,masih untung aku mau menampung anak-anak mu itu" ucap Robbert dingin
Deg!
Jantung Fanya berdetak kencang, napas nya tercekat,tubuh nya kaku dan tak terasa buliran bening mulai menetes dipipi nya.
"Jaga ucapan mu mas bukannya kamu sendiri hah yang bilang kepadaku untuk tidak mempermasalahkan tentang anak itu,lalu kenapa sekarang kamu malah mengungkit nya hah" teriak Erina marah
"Asal kamu tau Erina anakmu itu sudah mencari masalah dengan keluarga Bagaskara,Dan apa kamu tau aku ini selama ini bekerja di perusahaan mereka jika bukan karna mereka kita tidak akan bisa tinggal dimansion mewah ini" ucap Robbert dengan marah
"A-apa maksud kamu mas" ucap Erina terbata
"Kamu pikir kekayaan yang kita punya ini dari mana jika bukan aku yang bekerja keras untuk bisa masuk dan memegang salah satu perusahaan milik Bagaskara" jawab Robbert
"Kalo mereka sampai tau jika selama ini aku melakukan korupsi dan mengganti bahan bangunan dengan yang biasa aku tidak tau apa kita masih bisa menikmati semua ini" lanjut Robbert
Deg!
Tubuh Erina menegang mendengar ucapan yang terlontar dari mulut suaminya,dia tak menyangka jika suami nya melakukan korupsi diperusahaan tersebut,dan dia juga baru tau jika perusahaan tersebut bukan miliknya.
"Aku ingatkan sekali lagi beri tau anakmu itu untuk tidak mencari masalah dengan anak Bagaskara,jika itu terjadi bersiap-siap lah kalian aku depak dari mansion ini" ucap Robbert penuh penekanan
Fanya sudah tak sanggup lagi mendengar itu semua dia berbalik dan menuju mobilnya, ntah kemana yang jelas dia pergi dari mansion sambil menangis.
Sungguh dia tak mengerti dengan semua ini dan kenapa ucapan Farah kembali menghantui pikiran nya.
Apa benar jika dia bukan anak kandung Robbert?
Jika bukan anak Robbert lalu siapa ayahnya?
__ADS_1
Semua pertanyaan itu tersimpan rapi diotak nya,ntah dengan siapa dia akan bertanya intinya sekarang tekad Fanya adalah mencari tau kebenaran nya.
"Bagaimana apa sudah sampai paket yang saya suruh kirimkan?" Tanya pria berbadan gendut tersebut
"Sudah tuan paket nya sudah diterima dan saya membawa informasi tuan" ucap sang bawahan
"Katakan" ucap pria tersebut
"Ketua mafia Red Devil telah menyiapkan semua anak buah nya tuan,bahkan mereka tidak akan menyerang kita jika bukan kita yang duluan menyerang" ucap bawahan tersebut
"Apa dia takut untuk menyerang kita?" Tanya Pria gendut tersebut
"Ku kira pemimpin Red Devil tersebut memang kuat seperti rumor nya ternyata hanya seorang gadis kecil yang lugu" kekeh pria gendut itu
"Terus awasi dan lapor apapun yang kamu dengar ingat jangan sampai kamu ketahuan" ucap pria gendut tersebut
"Baik tuan kalo begitu saya pamit dulu kembali ke markas Red Devil" ucap bawahan tersebut,dan hanya dijawab anggukan oleh pria gendut itu
Wah ternyata ada penghianat di RED DEVIL! BAGAIMANA JIKA FARAH MENGETAHUI NYA? DAN BAGAIMANA FARAH MENGHUKUM PENGHIANAT TERSEBUT? Ayo berpikir
MARKAS LION KING
"Makan,makan sendiri,nyuci baju sendiri tidur pun sendiri" nyanyi Steven sambil bergoyang tak jelas
Plakk
"Bisa diam tidak jangan merusak konsentrasi ku bangsul" gerutu Alex yang sedari tadi menahan kesal kepasa Steven
"Ck kau ini kenapa sih selalu saja menganggu ku,aku ini ingin berlatih bernyanyi siapa tau aku lolos DA 10" ucap Steven
"Ck kau itu tidak tau saja Lesti kejora sudah menunggu ku disana" ucap Steven bertambah gila
"Hah sudahlah yang waras mengalah" ucap Alex pasrah
"Apa maksudmu hah bilang seperti itu apa kau mengira aku gila"? Tanya Steven kesal
"Aku tidak pernah bilang kau gila, jika kau merasa yaa bagus" jawab Alex sembari tertawa
Pukkk
Bantal mendarat sangat tepat diwajah Alex,Alex yang mendapat serangan tiba-tiba dari Steven memasang wajah kesal nya,tanpa aba-aba Alex kembali menimpuk wajah Steven.
"Heh bangsul nanti wajah tampanku hilang" gerutu Steven marah
"Aku tidak ped- ucapan Alex terhenti ketika mendengar suara dingin Attar.
"Geng tengkorak" ucap Attar singkat
"Mereka mau mengadakan balapan lagi tar,balapan kali ini hadiah nya ga main main" ucap Alex
"Kapan?" Tanya Attar
"Malam besok apa kau akan ikut"? Tanya Alex
"Hm" jawab Attar dengan deheman nya
__ADS_1
"Tapi tar aku juga dapat kabar jika ada geng motor baru yang akan ikutan balap juga" ucap Alex
"Apa kau tau geng apa itu?" Tanya Steven
"Aku tidak tau nama geng nya,yang jelas banyak yang mengatakan jika geng itu baru berdiri beberapa bulan yang lalu dan ketua nya seorang perempuan" jawab Alex
"Wah serius kan Lo? Gilaa gue penasaran banget sama tu cwe,apa dia akan turun malam besok"? Tanya Steven
"Seperti nya iya aku juga tidak tau" jawab Alex
"Persiapkan semua nya ingat geng tengkorak itu licik" ucap Attar dingin
"Oke Lo tenang aja biar kita yang nyiapin semuanya" jawab Bimo yang sedari tadi diam menyimak
KEMBALI KE KEDIAMAN BAGASKARA
Saat ini keluarga tersebut sedang berada diruang keluarga untuk berbincang ringan.
"Dad ada yang mau ngajak Red Devil perang" ucap Farah tiba tiba
Sontak perhatian Fani dan Danu beralih ke putrinya.
"Siapa Queen"? Tanya Danu
"Apa Daddy tau klan mafia Harimau Hitam"? Tanya Farah
"Iya tau dia mafia lama yang dulu berita nya sempat bubar karna sang pemimpin gugur saat perang" jawab Danu
"Hm klan mafia itu lah yang mengibarkan bendera perang pada Red Devil" ucap Farah
"Apa kamu butuh bantuan Daddy nak"? Tanya Danu
"Tidak usah Dad biarlah ini jadi urusan Farah,ini adalah perang pertama Red Devil di Indonesia" ucap Farah riang
"Huh baiklah sayang tapi Daddy akan tetap mengirimkan beberapa pengawal bayangan untuk menjaga Princess Daddy ini" ucap Danu sambil mengelus kepala sang putri
"Ya ya ya terserah Daddy saja" ucap Farah pasrah
"Sayang,apa kamu juga akan ikut turun dalam perang tersebut?" Tanya fani khawatir
Melihat raut wajah sang Mommy yang khawatir membuat Farah memeluk nya.
"Mommy tenang aja Farah ga akan kenapa kenapa kok,Mommy cukup doain Farah aja semoga selamat dan pulang dalam keadaan sehat" ucap Farah menenangkan sang Mommy
"Hah baiklah sayang ingat jika kamu sampai terluka Mommy tidak akan izinkan lagi kamu jadi Ketua mafia Red Devil" ucap Fani tegas
"Huh aku harus bisa menang ini aku tidak mau melepaskan Red Devil" ucap Farah dalam hati.
"Siap mom Farah janji" ucap Farah sambil menyodorkan jari kelingking mungil nya
Fani dan Danu terkekeh Melihat tingkah putri nya.
"Semoga kamu ga kenapa kenapa besok sayang" ucap Fani dalam hati sambil tersenyum kearah putrinya
"Aku juga khawatir tapi aku tau siapa putriku,bahkan aku saja kadang meras ngeri melihat keganasan nya" ucap Danu sambil meringis
__ADS_1
happy reading ♥️