
Saat ini kelima sisw cantik tersebut sedang berjalan menuju ruang kepala sekolah. Putri yang belum terbiasa dengan perhatian orang-orang sekitar pun hanya bisa menunduk.
Farah yang melihat itu berdecak kesal,sudah Farah bilang untuk belajar percaya diri mulai sekarang.
"Angkat kepala lo apa lupa dengan yang gue omongin tadi pagi" ucap Farah
Putri segera mengangkat kepala nya saat mendengar ucapan Farah.
"M-maaf kak" cicit putri
"Mulai sekarang lo harus biasa dengan keadaan sekitar dan bersikaplah dengan bodoh amat, udah cukup selama ini lo dipandang rendah orang-orang udah saat nya sekarang lo tunjukkan ke orang-orang kalo apa yang mereka omongin itu gak nyata" ucap Farah dengan suara tegas nya
Jika sudah mode tegas seperti ini putri pun tidak berani lagi membantah ucapan Farah.
Tok tok tok
"Masuk" ucap pria paruh baya dari dalam
"Permisi" ucap ketiga teman Farah
"Anak baru ya" ucap pak Yanto
"Iya pak" jawab mereka serempak
"Oke karna surat perpindahan kalian sudah diurus kalian sudah diterima disini dan kalian akan masuk kelas XI A" ucap pak Yanto
"Ayo saya antarkan" ucap pak Yanto melangkah keluar
Dia terkejut saat melihat Farah dan juga putri. Wajah nya mendadak kaku saat melihat wajah datar Farah.
"A-ayo ke kelas" ucap pak Yanto langsung melangkah menuju kelas XI A
Selama diperjalanan banyak pasang mata yang memperhatikan mereka. Bahkan ada bisik bisik yang secara sengaja menjelekkan putri.
SRETTT
Tiba-tiba Farah berhenti saat mendengar ucapan salah satu siswi yang menurut nya itu sudah kurang ajar. Mereka semua menghentikan langkah mereka termasuk sang kepala sekolah.
"Ngomong apa lo barusan" tanya Farah dengan dingin dan sorot mata tajam nya
Mereka semua yang ada disana terdiam tiba tiba lidah mereka kelu untuk menjawab pertanyaan Farah, bahkan saat ini mereka jadi objek perhatian siswa dan siswi serta guru yang hendak masuk ke kelas karena jam pelajaran yang sudah dimulai
JAWABB!!
Farah berteriak marah hingga membuat semua orang disana terjengkit kaget. Tidak jauh beda dengan para most wanted yang juga kebetulan hendak menuju kelasnya.
"Kenapa lo diam? Gak bisa jawab? Mendadak bisu? Jawab atau mulut lo gue robek" ucap Farah dingin
Kalimat itu diucapkan dengan santai oleh Farah tapi tidak bagi yang mendengar nya. Ketiga teman Farah hanya bisa tersenyum melihat Queen nya sudah lama mereka tidak melihat Queen mereka seperti ini.
Deg!
"M-maafkan g-gue, gue gak maksud buat ngomong kek gitu" ucap siswi tersebut dengan tubuh bergetar
"Gak maksud lo bilang? Gue dengar jelas lo ngomongin putri seorang ****** dan Lo bilang dia masuk kesini karna hasil dari ngejalaninya iyakan?" Tanya Farah dengan nada tinggi
Semua yang ada disana terdiam mendengar ucapan Farah. Tidak ada yang berani menjawab bahkan tubuh mereka pun mendadak kaku dan sulit untuk digerakkan.
"Lain kali ngaca jangan suka ngomongin orang yang engga-engga kalo gak tau fakta nya, buat apa Lo ngomong kek gitu kalo nyatanya lo sendiri yang jadi ******" ucap Farah sinis
Deg!
Tubuh siswi tadi bergetar hebat wajahnya pucat pasi nafas nya tercekat. Dia takut sekaligus bingung kenapa Farah bisa tau hal itu yang selama ini sudah ia tutupi.
"Dan buat kalian semua disini yang berani ganggu putri atau gue dengar omongan seperti tadi lagi kalian akan berhadapan dengan Angel Wing" ucap Farah dingin
__ADS_1
Mendengar nama asing tersebut mereka mengerutkan kening tanda tak paham. Melihat itu Devita membuka suara nya.
"Angel Wing adalah nama geng kita jadi kalo masih sayang nyawa jangan cari masalah sama kita terutama putri karna mulai hari ini dia jadi bagian Angel Wing" ucap Devita dingin
"Ayo pak lanjut kan perjalanan" ucap Farah setelah membuat semua orang terdiam dia lalu melangkah meninggalkan orang orang tersebut.
"Gue gak nyangka ternyata anak baru itu juga punya sikap Badas dan dingin seperti Farah" ucap Alex
"Angel Wing? Itu terlihat keren" ucap Bimo
"Wah sepertinya mereka akan jadi most wanted girl SMA ADIWIYATA B secara kecantikan mereka gak main-main" ucap Steven
"Kamu semakin terlihat menarik bee" ucap Attar dalam hati
Saat ini mereka semua telah masuk kekelas masing-masing termasuk para pria tampan dan gadis cantik tersebut.
"Baiklah anak anak kita kedatangan murid baru lagi, silahkan perkenalkan diri kalian" ucap buk Yeti
"Gue Chelsea Olivia Jensen pindahan dari London" ucap Chelsea datar
"Gue Devita Kristian pindahan dari London" ucap Devita dingin
"Gue Winda Abraham ikut pindah karna ngikut Queen" ucap Winda absurd
"Queen" beo semua orang
"Oh kalian gak tau ya maaf Queen itu Farah Anindita Bagaskara kita biasanya manggilnya Queen" ucap Winda lagi
Memang diantara mereka berempat Winda lah yang sifat nya sedikit somplak.
"Baiklah kalian bisa duduk di bangku kosong tepat di samping Farah" ucap buk Yeti
"Put lo sini deh temenin gue masa gue duduk sendirian" ucap Winda
"Iya, aku pindah ya kak"? Tanya putri terlebih dahulu kepada Farah
Setelah semua duduk pelajaran pun dimulai tidak ada yang bicara ketika guru sedang menjelaskan. Setelah berkutat dengan buku selama 3 jam akhirnya bel yang dinantikan pun berbunyi. Semua siswa siswi berbondong keluar kelas untuk makan.
"Ayo kantin" ajak Farah
"Let's go" ucap mereka serempak
"Bee" ucap seseorang yang membuat langkah ketiga teman Farah tadi berhenti
"Lo manggil gue"? Tanya Winda pede
Attar tidak menjawab ia melangkah dan mendekati Farah. Farah sendiri sudah memutar bola mata nya malas.
"Ayo ke kantin" ajak Attar dengan menarik tangan Farah
Farah yang sudah malas pun hanya mengikuti langkah kaki Attar dan berbicara kepada teman nya untuk segera menyusul kekantin.
Sedangkan teman nya hanya menatap cengo apa yang mereka lihat.
"Itu beneran Queen"? Tanya Chelsea
"Gak tau kek nya dia kemasukan jin Pete" ucap Winda
Plakk!
"Awshh sakit bego" ucap Winda marah
"Lo lagian kalo ngomong yang bener Napa" ucap Devita kesal
"Ck Lo nanya gue terus gue nanya siapa sedangkan kita aja baru sampe sini" ucap Winda yang diangguki oleh Chelsea
__ADS_1
"Mereka pacaran put"? Tanya Devita
"Gak tau tapi ya gitu lah" ucap Putri yang juga tidak tau
Mereka bertiga kompak memutar bola mata nya malas dengan jawaban putri.
"Ehm mau kekantin gak kalian" ucap Alex yang baru disadari kehadiran nya oleh keempat gadis tersebut
"Sejak kapan kalian disitu"? Tanya Winda
"Sejak tadi" jawab Alex
"Oh" jawaban oh dari mulut Winda membuat Alex menatap tak percaya, ala tadi dia bilang oh doang sungguh Alex tak menyukai kalimat itu.
"Ayok put kantin" ajak Chelsea
Mereka bertujuh pun segera berjalan menuju kantin. Farah dan Attar yang baru memasuki kantin sontak menjadi pusat perhatian apalagi dengan tangan Attar yang menggenggam tangan Farah posesif.
Mereka duduk menunggu temannya. Tak lama teman teman mereka masuk ke area kantin dan Kembali menjadi pusat perhatian.
"Wah mereka semua gak ada yang jelek ya" ucap salah satu siswi
"Beruntung banget bisa masuk circle mereka" ucap siswi lainnya
"Iya liat tu putri baru sehari gabung sama mereka aja udah berubah aja penampilan nya" ucap siswi satunya lagi.
Meninggalkan kebisingan para warga sekolah kita balik lagi ke sekumpulan para most wanted boy dan most wanted girl.
"Mau makan apa bee" ucap Attar lembut
Blush
Mendengar suara lembut Attar membuat pipi Farah panas. Entah kenapa berada didekat Attar membuat jantung berdisko.
"Hm bakso" ucap Farah menetralkan perasaan nya
Semuanya pun ikut memesan makanan dan minuman nya.
"Lo hutang penjelasan ke kita Queen" ucap Chelsea
"Penjelasan apa"? Tanya Farah
"Yang disebelah Lo" ucap Chelsea
Farah menghembuskan napas kasar dan dia menatap wajah Attar yang sedang tersenyum miring kearah nya.
"Nanti kumpul di markas ada hal yang harus kita bahas" ucap Farah menatap ketiga teman nya lalu tatapan nya beralih ke arah putri yang tidak mengerti arah pembicaraan mereka.
"Dan buat lo put mulai hari ini lo harus belajar bela diri" ucap Farah
"B-bela d-diri" beo putri
"Iya beladiri dekat dan jadi bagian kita ga segampang yang lo pikir banyak yang mengawasi kita jadi Lo harus bisa beladiri jga buat ngelindungin diri Lo" ucap Farah
"Siapa lo sebenarnya" suara berat seseorang mengalihkan perhatian seluruh manusia yang ada dimeja makan tersebut
"Mau tau? Ikut ke markas nanti" ucap Farah
"Gue gak akan nutupin siapa diri gue sendiri sekarang mengingat musuh sudah berkeliaran" ucap Farah dalam hati
"Lo harus tau tar kalo kita berdua menjadi target dari musuh yang sama,kita harus menyiapkan semua dengan matang" ucap Farah dalam hati
"Gue gak tau Lo siapa tapi gue tau saat ini pikiran Lo sedang kacau rah" ucap Attar dalam hati
Wah dibab selanjutnya kita akan muli membahas rencana untuk melawan musuh dan bab selanjutnya akan banyak kejadian action dan hal tak terduga lainnya.
__ADS_1
HAPPY READING ❤️