Benci Bilang Cinta

Benci Bilang Cinta
HACIIIIIIIIMMMMMMMMM


__ADS_3

"tok tok tok"putri mengetuk pintu kelas nya pelan


"Masuk ! kalian telat 15 menit,saya anggap kalian tidak hadir" ucap pak Samid datar


"hmm,iya tidak apa apa pak. tapi bolehkah saya mengikuti mata kuliah hari ini?" ucap putri dengan nada gemetar


"silahkan"jawabnya singkat


-perkuliahan selesai-


"put,cy, kalian pada kenapa sih pake acara telat berjamaah segala,mana penampilan kalian kaya gitu lagi" tanya Sarah penasaran . karna mereka bertiga bukanlah mahasiswa yang sering telat.


"kali kali sar,hidup tu jangan lempeng lempeng aja. masa rajin Mulu! kita tuh mau ngerasain gimana rasanya telat.maka dari itu tadi kita sengaja di telat telatin. ya gak cy?"


ucap putri menyeringai


"haha iya tuh ,lu kapan kapan jangan rajin Mulu lah sar,bosen ah prestasian Mulu "ucap Lucy menyombongkan dirinya.


"ah bodo amat lah,denger kalian berdrama mah buat gue pusing" ucap Sarah ti memperdulikan ucapan Lucy dan Sarah.


"Dih Sarah,gitu aja BT an,kaya Mak gambreng aja Lo sar ah. ke kantin yuk ah !" ajak putri


"capcusss cyiiiin" ucap Lucy dan Sarah dengan gaya khas persahabatan mereka


setiba di kantin,mereka bertiga duduk di pojok di tempat biasanya mereka nongkrong. mereka bercanda ,dan tertawa lepas menceritakan apa yang sebelumnya belum mereka cerita terhadap satu sama lain.


tiba tiba seisi kantin menatap 3 orang yang datang. terkecuali geng putri yang memang sedang asik berbicara.


BRAKKKKKK


rafka menggebrak meja yang dipakai oleh putri and the geng.


"minggir" ucap rafka dengan wajah datar


"eloooooo !,serius Lo,Lo,Lo,ada disini? lupada ngapain di kampus gue. hahaha pasti lu pada gada kerjaan ya Dateng ke kampus orang" ucap putri sambil menunjuk dan berbicara kesal terhadap geng rafka


mereka baru tahu bahwa mereka satu kampus. karna memang hari ini adalah perpindahan jurusan lain ke lokasi yang sama dengan jurusan putri.jadi lokasi mereka berdekatan.


rafka yang tidak terima dengan perlakuan putri, diapun mendekati putri,dan dengan spontan putri mundur beberapa langkah dari rafka.

__ADS_1


" lu ngapain sih ,Heh cunguk ! jangan macem macem lu sama gue" ucap putri dengan nada kesal


tanpa bicara rafka terus mendekati putri.sampai badan putri mentok ke tembok kantin tersebut.


Tiba tiba Rafka mendekatkan wajahnya lalu menatap putri lekat.


dan ....


Haaaciiiiiiiiiimmmmmmm ...


..putri pun dengan tidak sengaja bersin dihadapan rafka lalu dia langsung menutup mulutnya


"astaga,lu gila apa? kalo muka gue kena virus dari loooo gimana?. "bentak rafka


"ya maap,salah siapa lu deketin gue" ucap putri mengelak


"dasar cewe gila Lo,rese banget si! ucap rafka kesal


"cabut !"timpalnya karna kesal rafka pun pergi meninggalkan kantin.


"selalu saja emosi ketemu cewe bar-bar itu"batin rafka


putri pun ijin ke temannya untuk pulang terlebih dahulu,sedangkan Lucy pulang di antar oleh Sarah dan berniat untuk pergi ke salon terlebih dahulu.


setibanya di kosan,putri merebahkan badannya dan ia mengambil ponsel yang ada di dalam ranselnya,


lalu putri mengirim pesan untuk orangtuanya.


"*assalammualaikum mah"


"waalaikumsalam sayang,ada apa?"


"mah putri sedang tidak enak badan,takutnya putri kena tifus lagi deh ma" ucap putri merasakan tidak enak pada tubuhnya


putri memang sering sekali terkena penyakit tifus. oleh karna itu dia selalu berbicara kepada ibunya ketika dia merasakan tidak enak badan,agar dia langsung di antar berobat .


"sayang,mama sedang di luar rumah. kamu bisa gak kalo hubungi sahabat kamu biar antar kamu berobat "


"yaudah ma,tidak apa apa. kalo sahabat aku,kebetulan sahabat katanya mereka rencana nya mau ke salon.dan ada acara"

__ADS_1


1 jam kemudian


"sayang,papa punya rekan yang punya anak dan sekampus sama kamu. dan mama tadi minta untuk temenin kamu untuk berobat . gapapa kan? mama sudah kirim alamat kamu kedia. sebentar lagi dia sampai"


"ini mamah apa apa an sih,lagian kan gue belum kenal"batin putri


"mah,mama apa apaan sih?kan putri gak kenal!"


setelah beberapa menit kemudian,tiba tiba tiba ada suara klakson yang berbunyi di depan kosannya.


tinnnnn...tinnnn...


putri mencoba membuka pintunya,tapi entah kenapa putri merasa kelapa nya pusing sekali dan badannya terasa sangat dingin . padahal suhu tubuhnya sangat panas.


tiba tiba.


BRUKKKKKKKK


putri terjatuh dan merasa badannya sangat lemas dan tidak berdaya.


pria itupun bergegas keluar dari mobil dan memastikan apakah dia anak dari rekan papanya atau bukan.


lalu ketika dia menghampiri putri yang terjatuh di lantai,matanya membulat dan dia kaget ternyata wanita yang sangat menyebalkan baginya itu adalah anak rekan dari papanya.


ingin rasanya memaki putri,tapi rafka memahami keadaannya.diapun segera membawa putri ke rumah sakit.


-dirumah sakit-


"makasih!!! "ucap putri ketus


"bilang apa lo barusan? !"ucap rafka dengan wajah datar


"hih tuli banget" gerutu putri pelan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


***BAGI TEMEN TEMEN YANG SETIA MEMBACA NOVEL INI,DAN MEMBERIKAN KOMENTAR DAN SARAN YANG POSITIF, KETIKA NOVEL INI SELESAI,AKAN AUTHOR KASIH HADIAH YA !!!!


YUK TEKAN FAVORIT,SUPAYA KALIAN TIDAK TERTINGGAL EPISODE !!! ❤️***

__ADS_1


__ADS_2