
Rafka yang melihat putri pun merasa tidak tega jika dia harus meninggalkan putri dengan keadaan seperti itu.
tanpa dia sadar ,putri sedari tadi bingung keheranan dengan tatapan rafka.
"heh cowo singa,thanks ya. BTW gue makan nih makanannya. laper juga hehe,soalnya naga yang ada diperut gue udah pada ngamen hehe." ucap putri sambil menyadarkan rafka dari lamunannya.
"oh yaudah dimakan aja. lu bisa makan sendiri kan?atau mau gue suapin pake cukil?" ucap rafka
"emang ku kira bibir gue gue Segede apa rafka! gue emang lagi sakit,tapi tangan gue masih berfungsi kok.bahkan buat nonjok 10 orang juga masih kuat,jadi santay aja,gak usah repot repot mau siapin gue.tar lu baper lagi ! yaudah lu cepet berangkat Sono tar telat !" ucap putri dengan memaksakan senyuman
"yaudah deh,karna Lo ngusir gue,gue cabut dulu ya. kalo ada apa apa kontak gue aja ! soalnya kemarin pas di rumah sakit,gue udah simpen kontak gue di hp Lo" ucap rafka tersenyum tipis
"hah gila,kapan dia megang hp gue?lancang banget tu orang!"gumam putri
"hm,ah iya gapapa.sekali lagi thanks" ucap putri tidak mau berdebat
rafka pun tersenyum dan mengangguk.
setelah itu ,rafka bergegas untuk pergi ke kampus.tanpa dia sadari,sebenarnya sedari tadi putri menahan rasa sakitnya yang memang dia sembunyikan,agar rafka tidak menghawatirkan putri dan merasa kasihan dengan keadaan putri.
dengan tangan bergetar putri mengambil makanan suap demi suap,dan memaksakan nasi masuk kedalam mulutnya karna dia bisa minum obat.
karna tangannya merasa lemas,sendok yang dia pegang pun terjatuh. ingin rasanya berteriak meminta tolong,tapi dia tidak tau siapa yang dapat ia mintai tolong.
sesekali dia meneteskan air matanya,karna tidak ada yg bisa membantu.
-ditempat lain-
"Sarah,Puput ngontek lu gak?"ucap Lucy
__ADS_1
"kagak,tu anak juga kenapa ya gak masuk ngampus? tumben tumbenan deh.kayanya ada yang gak beres nih! "ucap Sarah
" eh sar,kan sekarang kita free class nih,gimana kalo kita ke kosan Puput aja? kita mastiin juga apa dia baik baik aja?" rengek Lucy
"yaudah ,ayok capcuss!" ucap sarah
sesampainya di depan kosan putri,Sarah dan Lucy merasa tidak ada tanda tanda kehidupan di dalam kosan putri. mereka merasa ini bukan kosan akan tetapi seperti gubuk derita .
tok tok tok (Lucy mengetuk pintu kosan)
"Assalammualaikum,Puput oh Puput" ucap Lucy dengan semangat
"dateng nih ukin Ikin" gumam putri
"put,ini kita gadis gadis jombloooo,sahabat cantik, bohay,seantero kampus nan sekseehh datang" ucap Lucy
Sarah dan Lucy panik melihat keadaan putri.
"astagfirullah,put lu kenapa?lu sakit? kenapa gak kontek kita put?orang tua lu tau kagak?" ucap Sarah panik melihat kondisi putri yang mengkhawatirkan.
"astaga sar, sejak kapan lu jadi netizen,banyak banget pertanyaan deh! wartawan aja kalah" ucap putri pelan
"gue serius" kesal Sarah
"gue gapapa kok,lagian kemarin gue udah berobat. cuman katanya butuh istirahat aja kok! "bohong putri
"serius lu gapapa put,muka lu pucet banget ,udah kaya zombie pengen makan tiren kaya di film film gitu ! khawatir Lucy
"ih drama banget sih cy,bener gue gapapa,lagian kalian kenapa sih? ngapain kesini?emang gak ada perkuliahan? gue lagi butuh istirahat ni! pergi Sono ah" gerutu putri
__ADS_1
"ya ampun put,sahabat Lo care malah kaya gitu,Lo ngusir nih?" ucap Sarah dengan nada kesal
"hehe,bukan gitu maksud gue sar.gue lagi pengen sendiri aja,dan ingin beristirahat sahabatku tercintaa"ucap putri dengan nada pelan karna tidak ingin menyinggung sahabatnya
" iya deh iya.tapi benerkan lu gapapa? awas aja Lo bohong.emmm yaudah,karna Lo ngusir kita, sebagai peri bohay kami pamit undur diri ya?" ucap Lucy memeluk putri
putripun tersenyum dan menerima pelukannya.
haripun berganti sore,ntah kenapa putri merasa bahwa dirinya sedang merasakan sakit yang tidak seperti biasanya.
dia bukanlah seseorang yang pertama kali merasakan sakit tifus, bahkan sudah ketiga kalinya. akan tetapi dia merasa ada yang tidak beres dengan kesehatannya.
gejala gejala yang dia rasakan sangatlah banyak.dan biasanya ketika dia terkena tifus,dia tidak semerana ini.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
3 hari kemudian
putri pun masih merasakan sakit ,dan terpaksa dia memaksakan diri untuk pulang kerumah orang tua nya,agar ada yang merawat dia.
dan beberapa hari ini juga,putri tidak sempat memainkan ponsel terutama memberi kabar untuk teman temannya.
dan masalah pengobatan,dia masih belum berani untuk pergi ke rumah sakit,karna dia punya firasat yang tidak baik ketika dia berobat dan takut dengan hasilnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
***BAGI TEMEN TEMEN YANG SETIA MEMBACA NOVEL INI,DAN MEMBERIKAN KOMENTAR DAN SARAN YANG POSITIF, KETIKA NOVEL INI SELESAI,AKAN AUTHOR KASIH HADIAH YA !!!!
YUK TEKAN FAVORIT,SUPAYA KALIAN TIDAK TERTINGGAL EPISODE !!! ❤️***
__ADS_1