Bertahan Demi Anak

Bertahan Demi Anak
Memandang ~~\~


__ADS_3

HAPPY READING 😊


---------------------------------------------------------------------------------


"Pfft. Bukan disitu Bill, sini aku bersihin " Dia menahan tawa saat muka Billi bertambah cemong, dengan telaten dia membersihkan wajah Billi dengan tisu basah nya. Sejenak mereka bertatapan langsung .


DEG


DEG


DEG


😯😯😯😯😯😯😯😯😯😯😯😯😯😯😯




"Tampan" Lirih wanita itu.



Billi diam mematung, melihat wajah dia sedekat ini. Masih sama seperti dulu, Billi menelusuri wajah wanita itu dari mata, hidung, dan bib\*\*\* \*\*\*\*! . Billi segera mengenyahkan pikiran konyol nya.



"Ekhem, kalo gitu saya duluan. Permisi " Pamit Billi, dia melangkahkan kaki nya, tapi baru saja akan membuka pintu mobil wanita itu mencekal tangan nya.



"Eum sorry sorry, boleh aku numpang mobil kamu Bill " Wanita itu langsung melepaskan cekalan nya dan meminta tolong pada Billi agar mau mengantar nya.



Billi berpikir sejenak. Kasian juga, dia kan cewe dan disini sepi juga. Batinnya.

__ADS_1



"Boleh" Billi mengangguk dan mempersilahkan masuk.



Wanita itu senang dan bergegas masuk. Dia ingin berbicara dengan Billi, karna sungguh saat ini di mobil sangat hening, hanya terdengar suara mobil saja. Dan dia benci itu.



"Bill, kamu apa kabar" Tanya wanita itu . Dia takut Billi tak merespon nya.



"Seperti yang kamu lihat" Billi menjawab dengan santai namun penuh dengan intimidasi.



"Bill boleh aku bertanya 1 hal" Dia tak menyangka Billi akan menjawab nya. Dengan memberanikan diri dia bertanya tentang hal lain. Yang dia yakini pasti jawaban itu akan membuat nya pedih.




"Bill apa kamu bahagia tanpa aku" Dengan mataa berkaca kaca, dia bertanya seperti itu .



Billi terdiam mendengar pertanyaan itu. Setelah nya dia menjawab dengan lugas. Tanpa dia sadari jawaban nya membuat wanita itu sakit, dan dia hanya bisa tersenyum miris.



"Jelas aku bahagia, laki laki mana yang gak bahagia mendapatkan istri baik, pintar dalam segala hal, pengertian, gak egois dan yang paling penting dia SETIA! . Dia mengerti semua nya , dan kamu tau aku merasa sempurna dengan di tambah kehadiran seorang anak " Menjawab dengan santai dan bangga dengan apa yang dia rasakan juga miliki.


__ADS_1


Wanita tersebut hanya diam mematung mendengar nya dan tanpa sadar setetes air mata keluar. Dia sadar lelaki yang sedang bersama nya ini sudah pasti bahagia dengan pernikahan nya. Sungguh sakit dan perih, namun ini resiko yang harus dia tanggung.



Setelah nya tak ada lagi obrolan, suasana me jadi hening kembali. 1 jam kemudian merema sampai di tujuan, yaitu apartment wanita ini.



Billi menoleh ingin memberi tahu bahwa mereka sudah sampai, namun saat menoleh dia melihat wanita ini tertidur pulas. Sejenak Billi memandang wajah itu dengan seksama. Perlahan tangan Billi membenarkan rambut yang menghalangi wajah wanita itu. Dia mengelus wajah itu hingga tanpa sadar perbuatan nya membuat dia tersentak.



Billi bingung bagaimana cara nya, ingin membangunkan tapi dia kasihan melihat wanita itu tertidur pulas, Billi menghela nafas sejenak dan akhir nya dia menggendong wanita itu.



"Ck menyusahkan" Namun dia tetap menggendong .



Setelah sampai depan pintu apartment, Billi ragu dengan pasword apartment wanita ini. Dia mencoba memencet angka nya dan yap berhasil.



BIP...



Billi segera masuk dan pergi ke kamar wanita ini. Dia meletakan wanita ini, saat akan melepaskan , tangan nya di cekal lalu di pelul erat .



"Maaf maaf hikss hikss"


__ADS_1


"Aku kangen kamu Bill, please don't leave me Bill" Ah ternyata dia mengigau, bahkan sambil menangis. Billi memaku sejenak mendengar itu.


__ADS_2