Bertahan Demi Anak

Bertahan Demi Anak
Flashback


__ADS_3

"*Dulu saat billi sedang dalam keadaan terpuruk karna kekangan orang tua nya dia bingung harus bagaimana dan harus apa, dia pergi dari rumah bagai neraka itu untuk mencari sedikit ketenangan hati nya juga fikiran nya. Billi pergi kemana dia ingin dan tidak menyadari kalau rute nya sudah terlalu jauh, tapi saat akan putar balik billi tidak sengaja melihat seorang gadis yang nekat menenggelamkan diri di danah tersebut, tanpa babibu dia berlari menuju gadis tersebut, lalu menarik nya hingga dia dan gadis tersebut jatuh bersamaan.


"Lo gila hah mau bunuh diri segala, apa lo pikir dengan bunuh diri masalah lo bakalan selesai gitu aja heh" Bentak billi pada gadis yang ada di depan nya, dia hanya diam shock mungkin Batin Billi.


Karna gadis itu hanya diam saja, billi mengguncang tubuh nya agar segera sadar, dan yap berhasil si gadis tersebut akhir nya sadar, dan balik menatap billi yang berdiri di hadapan nya sambil menjawab dengan lirih penuh dengan rasa sesak yang dia tumpuk di hati nya.


"Dan kamu fikir dengan kamu selamatin saya, semua nya juga akan selesai gitu hmm, never! "


Yang billi lakukan hanya diam dan diam membiarkan gadis di hadapan nya mengeluarkan semua nya. Dengan isakan juga suara lirih nya gadis itu terus mengeluarkan isi hati nya pada Billi


"Kamu bukan aku jadi kamu gak tau rasa sakit nya seperti apa hingga kamu lebih baik memilih mati dari pada hidup tapi penuh luka"


DEG


Entah kenapa kata kata gadis ini membuat nya bungkam tak berkutik sedikitpun. Sebenar nya ada apa dengan gadis ini? kenapa gue peduli sama dia dan seberapa dalam luka nya hingga dia memutuskan untuk bunuh diri.


"Lo salah, meskipun kita gak kenal, dan gue juga gak tau masalah lo apa, tapi bukan berarti gue juga gak punya yang nama nya masalah berat. Tapi gue gak pernah nyerah sama masalah yang ada, dan bahkan gue juga sama kaya lo buat niat bunuh diri hahahah tapi bukan dengan nenggelemin atau sayat sayat tangan bukan, hahhh dengan cara mabuk mabukan dan ngerokok bahkan gue pernah jadi pecandu, kenapa? karna dengan cara itu gue bisa mati perlahan dan nikmatin setiap rasa sakit nya . Tapi itu dulu sebelum gue sadar karna masih ada orang orang yang berharap di kasih kesempatan hidup lebih lama di luar sana, gak peduli masalah sebesar apa yang akan datang nanti"


Ree hanya terdiam mendengar cerita pria itu, dan sekarang dia sadar bunuh diri bukan lah jalan yang benar dan juga harus nya dia bangkit dan buktikan jika dia mampu.


"Ahh terimakasih sudah menyadarkan saya, sekarang saya mengerti juga seperti nya sekarang saya akan menghargai nyawa saya sendiri heheh.


Ah iya sebener nya saya gak tau juga apa yang terjadi sama kamu, tapi saya punya cara tersendiri ketika saya sedang lelah dan butuh pelampiasan" Ujar Ree sambil tersenyum karna sudah ada sedikit kelegaan di hati nya setelah bercerita meski tidak semuanya.


"Oh ya ? memang nya ada " Dengan alis yang berkerut bingung


"Tentu saja ada, maka nya sekarang kamu bangun yaa dan liatin aku, Oke" Ajak Ree dengan antusias

__ADS_1


Billi bangun dan dia tersenyum melihat keantusiasan gadis di depan nya ini, syukurlah seengga nya dia gak sefrustasi tadi . Ehh kenapa gue jadi lega ya Batin Billi.


"Denger ya untuj kamu jangan memaksa diri menjadi kuat, luapkan amarah mu, berteriaklah jika perlu. Bahkan kalo kamu ingin nangis maka menangis lah keluarkan isi hati mu, karna lelaki juga boleh menangis gak harus kuat untuk menahan semua nya, kamu juga manusia punya hati, bukan mesin" Nasehat Ree pada pria itu, karna dia juga sering melakukan hal seremeh ini tapi sedikit melegakan hati nya*.


Billi tersenyum, sepertinya tidak ada salah nya mencoba saran gadis di depan nya. Karna dia pun penasaran akhir nya dia menyetujui saran gadis ini.


"Coba ikutin aku deh, AAAAAAAAAARRRHHHGGGG GUE CAPE hosh hosh hosh. Hahahaha coba deh sedikit lega"


Billi mencoba nya, awal nya dia sedikit ragu namun saat melihat wajah lega gadis ini dia menjadi penasaran. Billi pun bangkit dari duduk nya dan mengambil nafas juga sedikit memikirkan beban nya .


"AAAARRRRGGHHHH SIALAN GUE PENGEN BEBAS, GUE CAPE KAYA GINI TERUS" Billi terus berteriak mengeluarkan beban nya, dan benar kata gadis ini beban nya sedikit berkurang, Bili melirik gadis itu yabg tersenyum ke arah nya.


SEDETIK KEMUDIAN


"Hahahhahaha" Tawa mereka menguar bersamaan, entah apa yang lucu, tapi bagi mereka berdua ini menyenangkan .Batin keduanya


"Gimana hmmm"


"Ahh iya sampe lupa, nama aku Ree. Kamu kesini sengaja atau gimana" Tanya Ree penasaran karna setau dia hanya sedikit orang yang tau tempat ini, jarang orang orang mendatangi tempat ini yang kata nya seram dan ada penghuni nya.


"Ahh ya tadi nya gue abis cekcok sama bonyok trus gue cabut karna stress dan pengen ngilangin stress gue sekedar keliling, ehh gak sadar tau tau udah sampe sini aja, terus gue liat lo yang mau bunuh diri" Billi menjawab dengan santai pertanyaan Ree, bahkan dia tanpa sadar cerita tentang masalah nya pada orang yang baru dia kenal belum sehari.


Ree yang mendengar itu hanya meringis kala mengingat kejadian tadi, ahh ia jadi malu sendiri atas aksi so soan bunuh diri nya itu, untung aja cuman billi yang liat kalo banyak orang yang liat dan videoin kan malu nanti jadi viral.


"Eumm Bill thanks ya kamu udah selamatin dan sadarin aku soal kejadian tadi, aku harus segera pamit pulang dulu takut orang rumah nyari, dan lain kali kalo kita ketemu aku traktir deh" Pamit Ree, karna ini sudah hampir malam.


"Ehh tunggu, gue boleh minta nomer lo gak" Cegah Billi, entah kenapa dia tiba tiba mimta nomer gadis ini, dia sendiri pun jadi malu dan canggung.

__ADS_1


"Eumm boleh, sini hp kamu"


Billi memberikan hp nya.


"Nih, sekali lagi thanks ya billi, Bye" pamit Ree terburu buru, karna malu dengan wajah nya yang sudah pasti merona.


"Yaaa hati hati Ree" lirih billi, dia memegang dada nya yang berdegup kencang saat lihat rona merah di pipi gadis nya. Ehh gadis nya .


Flashback Off


Billi termenung di kamar hotel nya, entah kenapa dia jadi teringat pertemuan pertama dengan istri nya itu. Dia kembali meraba dada nya, rasa nya masih sama saat seperti pertama bertemu. Dari situ Ree dan Billi sering bertukar kabar dan tak jarang mereka bertemu hingga tak lama setelah 1 tahun dekat Billi mengajak nya menjalin hubungan dan berlanjut ke jenjang pernikahan hingga sekarang, namun entah kenapa saat ini hati dan fikiran nya kadang tidak sejalan saat sedang dengan istri nya. Entahlah dia sendiri pun bingung, dari pada pusing dengan fikiran nya lebih baik dis istirahat sejenak sebelum besok kembali beraktivitas.


HAI GUYS JANGAN LUPA


VOTE


KOMEN


LIKE 💄💄💄


OKE GUYS JANGAN LUPA


KLIK TOMBOL


VOTE


KOMEN

__ADS_1


LIKE


THIS CERITA YAA GUYS


__ADS_2