Bertahan Demi Anak

Bertahan Demi Anak
Kissing ~~


__ADS_3

*HAPPY READING 🌱


---------------------------------------------------------------------------------


Ceklek ~~~


Pintu kamar terbuka, wanita itu Sheila keluar dari kamar, dan perlahan melangkah ke arah sofa, tempat Billi tertidur.


Sheila memandangi wajah Billi, dia semakin terpesona dan semakin susah melupakan pria ini. Sheila perlahan menyentuh wajah Billi dengn perlahan Dan mendekatkan wajah mereka. Lalu* ~ ??


---------------------------------------------------------------------------------


Sheila semakin mendekat, dan kini hidung merela pun bersentuhan. Saat Sheila akan mengecup bibir tebal nan menggoda itu, tiba tiba Billi membuka mata nya dan Sheila pun kaget namun saat melihat Billi hanya diam saja ia pun mulai kembali mendekatkan wajah mereka. Billi hanya diam saja saat melihat yang Sheila lakukan. Entah kenapa Billi pun bingung. Tanpa sadar bibir mereka kini saling bersentuhan .


Sheila yang melihat respon Billi yang tak menegur atau mendorong nya pun melanjutkan akai nya. Dia ******* bibir Billi dengan perlahan nan lembut , dan tanpa sadar Billi mulai merespon ciuman Sheila. Hingga beberapa menit kemudian ke dua nya menyudahi nya karna mulai kehabisan oksigen. Kini mereka saling pandang dengan hidung yang masih bersentuhan.

__ADS_1


"Hosh hosh hosh , masih sama seperti dulu. Manis Bill" Puji Sheila dalam deru nafas nya.


Saat Sheila akan kembali mencium Billi, tiba tiba saja Hp nya berbunyi dan seketika itu Billi sadar akan apa yang telah dia lakukan.


"Damn sialan pengganggu" Umpat Sheila dalam hati. Karna Hp itu gagal sudah aksi nya.


"Sial sial sial apa yang barusan gue lakuin sama Sheila" Billi terus mengumpat begitu mengingat kebodohan nya yang barusan.


Setelah menerima telpon, tak lama Sheila datang dan duduk di pangkuan Billi dengan tak tau malu nya.


Billi mendorong Sheila hingga tersungkur ke bawah .


"Aww Bill apaan sih, sakit tau" Jerit Sheila kesakitan.


"Lo yang apa apan hah, harus nya gue gak nurutin lo yang minta temenin sialan" Marah Billi, dan keluarlah kata kata kasar nya ada Sheila.

__ADS_1


Sheila tersentak saat Billi berkata kasar pada nya. Dia menatap Billi dengan pandangan yang sulit di artikan.


"Bill kamu bentak dan kasar sama aku" Ucap lirih Sheila.


"Menurut lo" Dengan senyum tipis menyeringai dia menatap Sheila dengan remeh.


"Kenapa Bill, padahal tadi kamu diem aja dan bahkan kamu juga membalas nya" Tanya Sheila dengan mata yang berkaca kaca.


Billi yang melihat itu sontak mengalihkan perhatian nya. Sungguh aneh dengan hati dan pikiran nya yang tak singkron. Dia merasa sakit saat melihat mata itu berkaca kaca . Namun dia masih sangat benci dengan wanita di depan nya ini saat ingat perlakuan nya dulu.


"Sheila " Panggil Billi dengan lembut. Dia ingin segera pergi dari sini.


"Kenapa kamu kembali Shei, kamu tau sekarang kita udah beda ,udah gak bisa bersama lagi. Aku udah punya kehidupan, punya keluarga kecil . Dan kamu dengan kehidupan kamu sendiri, entah itu karir atau apapun " Ungkap Billi dengan pelan dan lembut agar Sheila mengerti dengan arti dari perkataan nya.


"Aku aku kesini untuk kamu, aku ingin bersama kmu lagi seperti dulu. Aku tinggalin semua nya cuma untuk kamu Bill" Jawaban Sheila, membuat Billi tersenyum remeh.

__ADS_1


"Hahahah gila gila" Tawa hambar Billi menguar begitu saja mendengar jawaban yang dia inginkan dulu .


"AKU SERIUS BILLI. PLEASE KEMBALI SAMA AKU BILL, DEMI KAMU AKU RELA TINGGALIN SEMUA NYA" Jerit Sheila, dia tak mau di remehkan oleh Billi bahkan siapa pun itu.


__ADS_2