Birunya Cinta

Birunya Cinta
Agni Maya


__ADS_3

Namaku adalah Agni Maya,ya kalian tau artinya apa artinya adalah Api Biru tapi sifatku tak seperti api yang selalu membara aku cenderung lembut dan sensitif


Aku tinggal di kota Solo yang begitu nyaman,saat ini aku sedang menikmati libur panjangku setelah lulus SMA untuk persiapan masuk ke universitas pilihanku,ya aku sudah diterima tinggal tunggu masuknya aja


Hari ini aku dan mama berencana untuk pergi ke Jogja ya kita mo liat pantai..,karena aku sangat membutuhkan "VITAMIN SEA"


Ketika perjalanan kami berhenti didaerah Klaten untuk sarapan sup ayam yang terkenal,disana aku tak sengaja bertemu dengan seorang pria dewasa yang menarik perhatianku ya kira-kira 10th diatasku mungkin tapi cukup menarik perhatianku


Ganteng juga dia,udah punya istri belum ya batinku dalam hati


Lamunanku buyar dengan suara mamaku


Agni,ambilkan kerupuk dimeja itu dong!Deg,jantung tiba-tiba


bagaimana tidak kaleng kerupuk itu ada dimeja pria ganteng itu


Agni,ayo ambilkan!kata mamaku lagi


lalu aku berjalan ke meja itu dan berkata"permisi saya mo ambil kerupuk"


Pria itu menoleh dan berkata "silahkan, dan seorang ibu yang disampingnya yang mungkin adalah mamanya berkata"Kerupuk yang ini aja nak enak,klo yang itu keras"


iya Tante, terimakasih"ucapku sambil tersenyum


Berawal dari kerupuk mie,batinku dalam hati


Seneng sih,tapi deg degan juga


Setelah satu jam perjalanan kami berhenti sebentar di sebuah minimarket untuk membeli minuman dan beberapa cemilan serta menumpang toilet


OMG aku ketemu pria itu lagi yang juga berhenti disana entah untuk apa,tapi aku bahagia bisa bertemu dengannya lagi


Sekilas dia melihatku dia tersenyum,belum sempat aku membalas senyumnya,tiba-tiba mamaku yang dari belakang kemudian berkata "Lha ketemu lagi,cari minum juga?


kemudian dia menjawab "iya mba,nyari kopi"


"Dia itu Mamaku kali Om,bukan Mbakku" ucapku dengan sedikit sewot

__ADS_1


Kemudian pria itu tersenyum dan sedikit meliriku" aku sama mamanya kan gak beda jauh,kenapa dia sewot,tapi dia cantik jg"ucapnya dalam hati


"Aku malu dech ma padahal pria tadi kan juga gak beda jauh umurnya sama mama koq aku bisa sewot gitu sih,ma? "Ucapku


dan hanya dijawab dengan senyuman oleh mamaku


"Sampai Pantai"


Sesampai di pantai aku berlari kesana kemari seperti anak kecil dan mama berjalan sambil beberapa kali mengambil gambarku


Happy ya ma,tanyaku sambil memeluk mama


Sejak aku kecil aku dibesarkan tanpa seorang ayah..,ya mamaku seorang diri yang membesarkan


"Happy banget sayang",jawab mamaku sambil mempererat pelukannya


"Anak mama ini ternyata sudah besar sebentar lagi akan kuliah jauh dari mama,mama akan kesepian ini sepertinya"


"Ma, Solo -Jogja itu Deket tinggal weekend aku pulang atou mama yang kesini",ucapku dengan nada menggoda


Kemudian kita melanjutkan perjalanan ke pusat kota Jogja untuk sekalian melihat kost yang akan aku tempati selama belajar di Jogja


Selama perjalanan kami bersenandung dengan bahagia,ya bahagia sekaligus sedih karena aku harus meninggalkan mama diSolo sendirian


Aku sebenarnya gak tega,tapi mama terus mendukungku atas pilihanku dan selalu berkata jangan jadikan mama sebagai beban dalam setiap keputusan yang aku ambil


Aku sebenarnya ingin mama punya pendamping hidup,tapi mama selalu berkata bahwa dia tidak ada pernah mengorbankan kebahagian anaknya hanya untuk kebahagiannya sendiri


Dan Aku salut dengan prinsip mama itu


Ya aku tau karena banyak teman-temanku yang menjadi korban keegoisan orang tuanya,mereka berpisah dan mencari kebahagian sendiri-sendiri tanpa mau peduli dengan kebahagiaan anak mereka,yang mereka tau kebahagiaan anak mereka adalah ketika mereka memberi uang padahal buka sekedar materi yang mereka butuhkan mereka juga butuh kasih sayang


Ya mungkin aku sedikit lebih beruntung dari mereka


Aku tau,mama juga dekat dengan teman lelakinya dan aku juga sangat mengenalnya karena kami sering menghabiskan waktu bertiga,bahkan banyak yang mengira kalau kami ini memang keluarga


Tapi buat mama begitu saja cukup,tanpa perlu ada yang dikorbankan atou mengorbankan

__ADS_1


Dan mereka sudah menjalani bertahun tahun dan tak pernah ada masalah yang berarti


Om Alex ya itulah nama dekat mamaku yang juga sangat mendukungku dalam hal apapun termasuk keputusanku untuk kuliah di Jogja


'Sampai Kost'


Sebelum kita ke hotel untuk istirahat aku dan mama memutuskan untuk mampir ke kost yang nanti q tinggali,ya karena kita sudah janjian sama yang punya kost


Sampai dikost,aku liat dari luar cukup oke juga tempatnya


Kemudian ada penjaga kost yang mempersilahkan kami masuk dan kemudian mengantar kami kerumah sebelah ya mungkin itu rumah yang punya kost yang hanya dibatasi dengan pagar coklat dari tempat kost


Dibuka dari pintu samping Wouw cukup takjub juga aku dengan rumah gede yang bergaya klasik


Kemudian kami dipersilahkan duduk diruang tamu luar rumah itu,lalu kemudian penjaga itu memanggilkan yang punya rumah


Betapa kagetnya aku ketika melihat siapa yang datang"lho ibu yang punya kost ya'tanyaku penasaran sambil mengulurkan tangan untuk berjabat tangan begitupun dengan mamaku


Iya nak,jawabnya singkat lalu tersenyum


Oh,jadi kamu ya nak,yang mau ngekost ditempat ibu,ibu koq seneng ya kamu bisa ngekost disini,"ucapnya sambil tersenyum melirik mamaku


Cukup lama kami berbincang bincang dari masalah penting sampai gak penting,kedua orang tua ini nyambung juga ngobrolnya ucapku dalam hati


Kamu nanti tinggal dirumah ini aja,itu diatas ada satu kamar kosong jadi kamu gak campur sama anak anak kost yang lain,nanti harganya Tante kasih sama "ucap Tante Rahayu tiba-tiba


lho koq gitu jeng,gak usah"Ucap mamaku


Gpp jeng,karena disini juga kan gak ada yang nunggu Tante aja jarang sekali ke Jogja,ini tadi aja karena ada urusan bentar jadi kesini


Aku dan mama diajak untuk melihat kamar atas yang rencana suruh aku tinggali,ya kamar itu dulu biasa dipake anak perempuan Tante Rahayu kalau liburan di Jogja yang sekarang sudah menetap di Belanda bersama suaminya


Jeng,ini terlalu bagus untuk Agni,biar dia kost disamping aja "ucap mamaku setelah melihat kamarnya


"Gpp jeng,aku malah seneng kalau nak Agni mau tinggal disini ,paling tidak ada yang jagain rumah ini ,klo ada perempuan dirumah itukan rasanya rumah juga jadi adem kan jeng",ucap Tante Rahayu sambil melirikku


Tapi jujur aku aku merasa nyaman berada dikamar itu entah karena apa padahal aku baru melihatnya sebentar

__ADS_1


__ADS_2