
Dan yang Banyu Biru lihat adalah mbok Jum sedang membersihkan kamar Agni,
"mbok Agni dimana ?" Tanya Banyu Biru
"Non Agni sepertinya sakit den, tadi ada dua orang temanya kesini dan katanya mau membawa non Agni ke rumah sakit, soalnya badanya panas bgt dan pucat banget den." ucap mbok Jum menjelaskan
"Dirumah sakit mana mbok, kenapa gak membangunkan ku mbok.? " Tanya Banyu Biru dengan kesal
"Lalu kenapa ini barang barangnya gak ada mbok.?" tanya nya lagi yang panik melihat isi lemari yang terbuka dan kosong
"Barang Barangnya juga dibawa den, hanya itu yang ditinggal den" ucap mbok Jum sambil menunjuk meja di samping tempat tidur
"Dan Ada rasa sesak di dada Banyu Biru saat melihat gelang pemberiannya dikembalikan
"Mbok, Agni dibawa ke rumah sakit mana?" ucapnya kepada mbok Jum dengan sedikit berteriak
"gak..gak tau den tadi gak sempat nanya karena non Agni tadi sudah sangat lemas den..jadi semuanya panik.." jawab mbok Jum lalu pergi meninggalkan kamar itu
"Bodoh Bodoh ,kenapa aku bisa begitu bodoh Banyu Biru" ucapnya keras menyalahkan dirinya sendiri sambil memukul meja di samping tempat tidur itu
"Agni sekarang benar benar meninggalkanmu ,Bodoh " ucapnya lagi
****
"Kak, Agni sakit apa? " ucap Tedjo cemas
ya Tedjo membawa Agni ke klinik kakaknya yang berada di dekat perkampungan padat penduduk tapi fasilitasnya tak kalah dengan rumah sakit
"Temanmu ini dari mana kenapa dia bisa dehidrasi parah dan perutnya kosong seharian serta mengalami kedinginan seperti ini yang membuat tubuhnya sangat lemas" Tanya dokter Reno yang tak lain adalah Kaka kandung Tedjo
"Dia harus dirawat dua sampai tiga hari disini " ucap dokter itu lagi dan dijawab anggukan oleh Tedjo dan Cika
"Cika, sebenarnya apa yang terjadi..?" tanya Tedjo kepada Cika
"Aku juga gak tau , Jo kemrin siang aku kesana antar kue karena Agni ulang tahun tapi sampai sana Agni gak ada dan kata mbok Jum Agni sedang jalan jalan dengan Kak Banyu , dan beberapa kali aku menelpon dan kirim chat juga gak dibales sama Agni." ucap Cika menjelaskan panjang lebar
"Aku kemarin juga menelponnya beberapa kali tapi sama tak ada respon juga "ucap Tedjo
" Cika, ucap Agni pelan
"Agni kamu sudah sadar, minumlah ini ucap Cika dan memberinya minum
__ADS_1
"Cik, tolong kamu cariin aku kost dekat kampus ya biar aku bisa jalan kaki ke kampusnya," ucap Agni dengan nada lirih serta senyum yang sedikit dipaksakan
Dan Cika hanya menganggukkan kepalanya tanpa bertanya lebih
Disisi lain Banyu Biru sibuk keluar masuk rumah sakit yang berada di kota itu untuk mencari keberadaan Agni.., tapi tetap tak menemukan gadisnya itu
Ia Ingin mencari Tedjo dan Cika tapi hari ini adalah hari minggu mereka tidak mungkin ke kampus .kemana lagi ia harus mencari
Hati Banyu Biru hancur dan ada penyesalan yang sangat dan ia memutuskan untuk kembali ke rumah
Sesampai dirumah ia memasuki kamar yang biasa Agni pakai.., ada pedih dihatinya dan tak kuasa menahan air matanya yang jatuh
..., Haloo Sayang Kamu dimana ,aku masih kesakitan di Rumah sakit sendiri " seru Olivia dibalik telepon
"Persetan dengan semua itu Olivia , kamu mati pun aku sudah tidak akan peduli lagi.., Jangan pernah ganggu aku lagi " ucap Banyu Biru dengan lantang dan langsung menutup teleponnya..
"Mas Bay, kenapa kamu tega ,' ucap Olivia sambil menangis dan besuk setelah diijinkan pulang ia akan langsung kembali ke Surabaya
""
Agni merasakan tubuh dan hatinya yang begitu sakit dan ada kekosongan dihatinya tapi ia tak mau berlarut ia berusaha menghibur diri sendiri
Pagi pagi sekali Banyu Biru sudah berada di kampus Agni Untuk menunggu Cika ataupun Tedjo
dan ia pun melihat Tedjo dan langsung turun dari mobil yang ia langsung mengenali Tedjo karena beberapa kali ia melihat Tedjo bersama Agni
"Dimana Agni..,??" ucap Banyu biru kepada Tedjo dengan keras
"Kamu siapa, apa hubunganmu dengan Agni ?" balas Tedjo
"Aku kekasihnya, dimana Agni ?" ucap Banyu Biru dengan emosi
"Buk.."satu tonjokan melayang ke pelipis Banyu Biru.
"Oh..jadi kamu yang namanya Banyu Biru yang sudah membuat Agni hampir mati... karena ulahmu. Ha..? , Kau apakan dia sampai dehidrasi gak makan seharian , kedinginan badanya sampai lemas seperti itu.. Ha..? apakah benar dia itu kekasihnya ..kamu menyiksanya..,iya.?" ucap Tedjo penuh emosi
"Kau bukan menyakiti fisiknya tapi juga hatinya" ucap Tedjo penuh penekanan lalu meninggalkan Banyu Biru
Dan banyu biru hanya terdiam menyadari kesalahannya.. Tak lama kemudian Cika menghampiri nya
"Kak, kak banyu gak papa.?"tanya Cika yang tadi melihat Tedjo memukulnya
__ADS_1
"Cika ,katakan padaku dimana Agni ,Aku Ingin bertemu dan meminta maaf untuk semua ini" ucap Banyu biru memohon.
"Dia pergi membawa luka,cik" tolong katakan dimana dia
"Maaf kak tapi Agni sedang tidak ingin bertemu dengan siapapun " Ucap Cika berlalu
Dia tahu pasti kondisi Agni saat ini sedang lemah, benar apa yang dikatakan Tedjo selain ia menyakiti hatinya ia juga menyakiti fisiknya
"Bodoh kau Banyu Biru " ucapnya dalam hati yang kemudian meninggalkan kampus itu
"Agni aku tak akan meninggalkan kota ini sebelum aku bertemu kamu dan meminta maaf " ucapnya dalam kemudinya
****
Hari ini Agni sudah boleh pulang di temani Tedjo dan Cika ia menuju tempat kost barunya yang berada di dekat kampus dan hanya dihuni oleh perempuan dan ada ibu kost yang galak
"Ya tapi itu tempat terbaik Agni saat ini untuk menghindari Banyu Biru..
'Makasih ya, kalian sudah mau direpotkan olehku " ucap Agni sambil sedikit tersenyum
"Santai kali kayak sama siapa aja ya gak cik.? ucap Tedjo
"Iya..Kita malah seneng direpotkan kamu, ya udah aku antar masuk yuk.? "ucap Cika sambil membawa koper Agni
"lho gak boleh masuk..lho tunggu sini ,,disini hanya khusus perempuan" ucap Cika kepada Tedjo saat ingi ikut masuk ke kamar Agni
"Agni tadi kak Banyu Ke Kampus dan nyariin kamu, dan aku bilang kamu lagi butuh waktu sendiri "ucap Cika
"Ya cik, aku memang butuh waktu sendiri aku gak mau ketemu kak banyu saat ini dan entah sampai kapan .Rasa ini terlalu sakit cik" ucap Agni
****
Agni kamu dimana aku rindu ,maafkan aku Agni " ucap Banyu Biru menyusuri jalanan Jogja
"Seperti sebelumnya kemarin aku belajar soal hati dan kini aku akan menata hatiku, cepat atau lambat semua akan merasakan patah hati dan sekarang akhirnya aku merasakan " ucap Agni dengan air mata yang kembali menetes
...
Bantu like comment dan vote nya juga ya teman tema
terimakasih
__ADS_1