Birunya Cinta

Birunya Cinta
"Bukan istri"


__ADS_3

"Mari pak ... silahkan masuk.. " ucap Banyu Biru kepada Alan yang tak lain adalah teman SMA nya


"Sialan lho panggil gue bapak." ucap Alan sambil melirik ke perempuan disamping temanya itu


"Istri lho bro, " koq gak undang undang sich ." ucap Alan Asal


"Kenalin Agni, sepupu Banyu Biru bukan istri." ucap Agni sewot sambil mengulurkan tangannya setelah berjabat dengan pria itu ia pergi tanpa amit


yang membuat kedua pria itu tertawa.


"pinter juga lho bro, cantik mana masih muda lagi." ucap Alan yang semakin membuat mereka tertawa


.....


"ibu Agni untuk ruangan ini nantinya kan jadi tempat ibu sama bapak kan ya ...ibu mau nya seperti apa .." ucap pak ridwan


"Maaf sebelumnya pak , cukup panggil nama saja ,gak perlu pake ibu ." ucap Agni tegas dengan senyum yang dipaksakan


"Hahaha ,Maaf ya mbak Agni , kalau manggilnya mba gak papa ya.., kalau panggil nama koq sepertinya kurang sopan" ucap Pak Ridwan sambil tersenyum


" ya terserah bapak aja..,iya pak ini yang nanti akan jadi ruangan pak Banyu Biru tapi tanpa saya ..saya nanti di lantai dua saja bersama staff staff yang lain saya akan jarang datang juga kesini" ucap Agni menjelaskan dan di sambut senyuman oleh pak Ridwan


"Baik, pak kita bicarakan detailnya di coffee shop sebelah saja .,gak enak disini pak panas dan gak ada tempat duduk." ucap Agni beranjak berjalan


"yang ternyata Alan dan Banyu Biru sdh di coffee shop tersebut."


"Bay..., gue balik dulu ada urusan tinggal nanti kita atur jadwal pelaksanaan aja gue ngikutin jadwal Lo ' ucap Alan yang melihat rombongan Agni memasuki coffee shop


"Siap bro' ucap Banyu biru yang bangkit dari duduk menyambut Agni dan pak Ridwan


"Bagaimana pak Ridwan , sudah melihat keseluruhan ya." ucap Banyu biru mempersilahkan duduk sambil melirik Agni


'Gimana Pak Ridwan apa Ibu Agni sudah menyampaikan konsep seperti apa yang dia mau.." ucap Banyu biru yang berada di samping Agni lalu Agni mencubit pahanya


"Kak, sejak kapan aku dipanggil ibu.." berbisik nya kepada Banyu Biru


"Belum Pak Banyu Mari kita bahas bersama antar .". ucap Pak Ridwan sambil tertawa


Tak terasa hari sudah mulai sore setelah mereka berdiskusi panjang lebar dan Agni yang nantinya akan mengurusi urusan dengan pak Ridwan sedangkan Banyu biru akan banyak mengurusi hal lainya.

__ADS_1


" Agni ikut aku pulang sebentar ya ada yang mau aku ambil." ucap Banyu biru ketika mereka beranjak keluar coffee shop itu


"Emmmm...gini aja kak, aku naik gojek aja dan Kaka pulang aja..",naik gojek aman koq kak," ucap Agni menyakinkan


Dan dengan tegas Banyu Biru menolak jika Agni harus pulang sendiri apalagi naik gojek dan mau gak mau Agni menuruti apa yang Banyu Biru ucapkan


****


"Aku tunggu di mobil saja" ucap Agni yang menyadari mereka sudah sampai..


Dan tanpa menjawab Banyu Biru pun turun dan naik ke kamarnya untuk mengambil sesuatu.. lalu kembali masuk ke mobil dan didapatinya Agni asyik dengan handphonenya


" koq cepet banget ' ucap Agni ketika ada seseorang membuka pintu mobil lalu di balas senyuman oleh Banyu biru tanpa menjawab apapun


"Selama perjalanan mereka berdua hanya diam"


dan Agni merasa sedikit aneh tentang hal itu tak ada yang ia ingin bahas atou bicarakan


Sedang Banyu Biru hanya diam saja ia memikirkan bagaimana cara untuk memberikan hadiah untuk Agni agar ia mau menerimanya


"Kak, Aku lapar ucap Agni memecah keheningan


"Agni maafkan Aku kamu mau makan apa.?" ucap Banyu biru


Sesampai dirumah Agni menyiapkan makanan yang mereka beli di meja makan dan Agni baru menyadari bahwa Banyu biru membelinya sangat banyak


"Huuu....bagaimana kita mengabiskan semua


ini.." ucapnya melirik kepada Banyu Biru


Dan mereka makan bersama dengan lahap sampai tak ada sisa makanan di meja itu dan akhirnya mereka tertawa bersama sama


"Ini tadi yang abisin semua kamu kan kak, aku kan hanya sedikit koq bisa abis sich..' ucap Agni lalu mereka tertawa bersama lagi


Setelah selesai makan Agni membereskan meja makan dan mencuci peralatan makan sedangkan Banyu biru membuat teh Hangat


"Rasanya seperti suami istri.." ucap Banyu biru dalam hati sambil melirik gadisnya itu


"Kak, aku sudah selesai aku mau mandi dulu.." ucap Agni ketika selesai merapikan piring piring di dapur

__ADS_1


" tapi Aku sudah membuatkan teh untukmu.." ucap Banyu biru sedikit berteriak karena Agni sudah naik ke tangga menuju kamarnya


"Ya, aku mandi dulu." ucap Agni tak kalah teriak


Akhirnya Banyu Biru pun masuk ke kamar dan mandi selesai mandi ia menunggu Agni sambil melihat televisi lama gak kunjung datang,akhirnya Banyu biru mengetuk pintu Kamar Agni..


"Tok...Tok..tok..


"kenapa kak, ucap Agni sambil setelah membuka sedikit pintu kamarnya.ya karena dia hanya memakai atasan tanpa lengan dan hotpant tentunya


"Aku menunggumu dibawah.. ini aku sudah buatkan teh hangat" ucap Banyu biru yang melihat ke Agni heran karena kepala keluar sedikit dari kamarnya


"Aku banyak tugas kak, "ucap Agni yang kemudian mengulurkan tangannya untuk mengambil teh dari tangan Pria itu


"Baiklah jangan terlalu larut belajarnya, segera istirahat " ucap Banyu biru sambil tersenyum lalu kembali turun kebawah


Agni menyelesaikan tugasnya tak terasa hampir jam sebelas malam .. lalu ia turun untuk mengambil minum karena kebiasaan sebelum tidur harus minum segelas air putih ketika ia sampai di tangga ia masih melihat tv menyala..ia hampir ragu melangkah takut takut kak Banyu belum tidur beberapa kali ia memangil tapi tak menyahut


Akhirnya Agni mengambil minum lalu ketempat pria itu tertidur dipandanginya pria itu yang masih tetap ganteng dan berwibawa


Hingga Akhirnya Banyu biru menggerakkan tangannya dan menyentuh gelas yang Agni pegang seketika air itu tumpah dan membuat Banyu biru sangat kaget tubuhnya terkena tumpahan air dan kejatuhan agni


"Kak..kak, maaf aku gak sengaja tadi mau matiin tv nya ..,."ucap Agni terbata bata sambil menahan malu karena tubuhnya sudah berada di pelukan Banyu biru


""Sudahlah biarkan seperti ini jangan bergerak..,Aku merindukanmu Agni.." Ucap Banyu biru yang tak mau melepas pelukan ke Agni


" kak tapi bajumu basah, lepas dulu.." ucap Agni


"bantu aku melepaskannya karena aku tak mau melepas pelukan ini.." ucap Banyu biru sambil meresapi pelukannya


Dan dengan ragu ragu Agni akhirnya melepaskan kaos yang menempel dari tubuh Banyu Biru tanpa banyu Biru melepas pelukan ketika satu tangan di diangkat satu tangan lagi akan memerlukan ya


Sekarang semakin erat dekapan itu Agni pun hanya diam tanpa melawan dan dengan perlahan ia menyandarkan kepalanya di dada Banyu Biru


****


Terimakasih untuk dukungan kalian semua


like comment serta vote kalian

__ADS_1


apapun itu Author sangat berterimakasih sekali


Author juga menerima kritik dan saran kalian


__ADS_2