
Ini hari pertama Dessy masuk kuliah..Ia memilih fakultas bahasa Asing yaitu bahasa mandarin. Ia ingin setelah lulus nanti bisa merantau ke negri China. Dimana beruang PANDA berasal dan juga hewan favoritny juga.. untuk mengembangkan bisnis kuliner orang tuanya juga.
Dessy datang lebih awal karena terlalu antusias di hari pertama kuliah. Keadaan tempat kuliah masih sepi.. karena Dessy mengambil kelas pagi.. siangny dia mau kerja part time di mini market dekat rumahny.
Dessy rupany bukan yang pertama. Dia mengintip dari jendela kampus .
Ada seorang wanita sudah duduk duluan dikelas itu sendirian. Dessy agak ragu untuk masuk. Dia melihat wanita itu tengah asik membaca buku. Tapi dia pun sudah kecapaian karena tadi buru buru datang dan sarapanny pun belum dimakan. Dia berencana untuk makan dikelas dan bisa duduk santai membaca novel kesayanganny juga.
Aku akan** mengetuk pintu perlahan.. aku takut atau mengejutkanny**.. ujar Dessy dalam hati..
"**Tok.... TOK...MAAF ganggu yaa. saya Dessy. Saya mau masuk kelas ini juga.. " ujarny agak berbisik..
"Aduh**!!( sedikit terkejut) iya gapppa. masuk saja hhhhhha" balas wanita itu sedikit malu2.
Dessy pun masuk dengan canggung.. yaa namany hari pertama.. masih bergetar rasany dari mata sampai ujung kaki..
Paras wanita itu rupanya cantik sekali membuat Dessy sedikit tenang. Tinggi badanny seperti model saja. " Perkenalkan namaku Lissa Sanjaya.. boleh kenalan ga?? "
__ADS_1
Ujar Lissa ramah..
"Iiya bolehh.. nama saya Dessy Liliana Sari. se .. senang bertemu kamu Lissa. " Ujar Dessy gugup..
" Santai saja Des... ini hari pertamamu ya.. saya dengar2 ada 3 orang mahasiswa baru di fakultas ini. Padahal kelas sudah berjalan mulai minggu kemarin.. Kamu ya salah satuny??" Tebak Lissa.
" be... benar .. hahaha..." ujar Dessy sambil cengegesan dan mengaruk2 kepalany yang tidak gatal sama sekali.
"Duduk saja sebelahku. Aku juga belum punya teman duduk. Aku bisa membantumu , sudah banyak juga bahan belajarny. Lagian kita sepertinyaa punya hobi yang sama ya?? " ujar Lissa sambil menunjuk buku novel kesayangan Dessy.
"Iya aku hobby banget membaca.. sudah mendarah daging kmana2 hrs bawa buku2 ini." ujar Dessy sudah mulai nyaman dan duduk disebelah Lissa.
"Aku rasa kita punya banyak kesamaan yaa.kita pasti bisa menjadi kawan karib nih!!" ujar Dessy semangat. "SETUJU!!" Lissa juga tidak kalah semangat.
Hari itu hari pertama kuliah Dessy yang menyenangkan. Ia bercerita banyak pada Lissa juga demikian. Mereka sangat cepat akrab.
Lissa rupanya putri tunggal dari keluarga Sanjaya yang kaya raya. Ia tinggal di apartemen sendiri dan juga punya mobil sendiri. Orang tuany tinggal di luar negri untuk mengembangkan bisnis. Lissa tidak mau ikut karena dia lebih suka di Indonesia saja karena dia tidak nyaman di tempat asing. Ia lebih suka bercengkerama dengan bukubuku favoritny.
__ADS_1
Siang itu Lissa mengantar Dessy sampai ketmpt kerja di sebuah mini market.
" ooo... Disini rupanya kamu kerja part time ya.. kapan2 aku singgah y Dess. Aku harus bergegas ke kantor dulu karena ada urusan mendesak. " ujar Lissa buru2.
" iyaa Lissa hati2 yaa... besok jmpa lagi y.. hhhaa... " ujar Dessy sambil menutup pintu mobil. Lissa menbalasny dengan klakson mobil dan pergi.
Ini hari ketiga Dessy bekerja part time. Dia bekerja dengan semangat. Tapi ketika menjelang malam. Jantung Dessy selalu berdetak kencang.
Salah satu seniorny Bang Ferri pernah berpesan. Kalau pas sore sore. jangan pernah masuk ke gudang atau ke kamar mandi. Kalau pun harus masuk, harus minta ditemanin seseorang. Karena 2 bulan yang lalu ada pelanggan yang tiba2 sakit jantung dan meninggal di depan kamar mandi pas sebelaj gudang... kalau kami sudah biasa dengan penampakanny... kalau kamu bagusan hati2 saja. jantung bisa copot kalau awal2 gt..
" tapi Bang Feri. Kenapa tidak cari orang pintar saja untuk urusin hal ini.???. pantesan banyak karyawan ga betah pdhl gajiny lumayan" Dessy penasaran. " Bossnya ga percaya soalny sebelum melihatny sendiri. Dia belum melihatny walaupun sering ke sini.. jadi kita bisa pasrah saja ya dek Dess" ujarnya sambil menepuk bahu Dessy.
Itulah selalu menganggunya. tapi ia butuh pekerjaan ini. Untuk tambahan kuliahny juga karena orangtuany masih harus membiayai pendidikan adik2ny yang ada 5 orang lagi. Keluarga besar butuh banyak biaya.
Sore itu pas pula Dessy sendirian. Rekannya Asri sedang ijin sebentar. Toko lagi sepi.. Dessy pas sudah kebelet buang air besar...
Karena sudah tidak tahan dia pun mengunci toko sebentar langsung segera menyelesaikan urusannya.
__ADS_1
Ia berjalan perlahan lahan. dan lirik kanan kiri.. jantungnnya berdetak kencang... DUK DAK.. DUK.. DAK... membuka pintu kamar mandi .... " KRIETTT.. KRIET...." dan alangkah terkejutnya.... sekilas dia melihat......