
Juno memasuki kamar Dewa dan membaca mantra. Dewa langsung melempar Dita kearah Juno. Untung saja Juno dengan sigap menangkap Dita. Cekikan Dewa membekas dileher Dita. Dia hampir kehabisan nafas.
Bu Mira segera mngendong Dita. Juno meminta mereka semua pergi dari kamar Dewa . Dessy membawa keluarganya bersembunyi di ruangan yang lain dan semuanya berdoa pada Tuhan. Agar Dewa bisa kembali normal.
" PERGI KAU SEKARANG MAKHLUK JAHAT !!! ENYAH DARI SINI!!!" ujar Juno sambil menyiramkan air suci yg sudah dibacakan mantra. Badan Dewa terkena air tersebut. langsung berasap. Ia menjerit kesakitan. Ia lalu mendorong Juno terjatuh dilantai. airnya tertumpah dilantai.
Makhluk jahat itu hendak melompat dan menjauhi lantai. Juno mengikat kedua kakiny dgn tali mantranya yang bisa mengikat dengan sihir. Ia jatuh tersungkur dilantai mengenai tumpahan air itu.
Ia berguling - guling kesakitan. Juno segera menyelimutinya dengan kain mantra dan mulai membaca doa.
Mahluk itu belum menyerah . Dia berusaha mencekik dirinya sendiri. Ia ingin mengambil nyawa Dewa.
Juno segera melemparkan sisa air suci ke bagian kepala Dewa. Dia meringkik kesakitan dan melepaskan cekikannya.
__ADS_1
" Apa maumu!!! kenapa kamu merasuki anak malang ini !!!" ujar Juno dengan mata penuh amarah untuk membuat mahluk itu takut.
" Ampuni saya.. Saya hanya menuruti perintah Tuan saya. Jiwa saya terperangkap dalam sihir Tuan saya . tugas saya hari ini menghabisi nyawa kluarga ini dengan merasuk satu diantara mereka. " akunya.
" Baiklah sekarang aku bebaskan kamu dari sihir jahat itu tapi kamu harus membantu saya menemui tuan mu. Aku harus segera menyelesaikan masalah ini !" ujar Juno tegas. Mahluk itu pun mengiyakan.
Juno membaca mantra dan mahkluk itu pun meninggalkan badan Dewa dalam bentuk asap. Juno memasukannya ke dalam guci arwah sementara. Ia akan membebaskannya ketika masalah usai . " Aku pastikan akan mendoakan jiwa yang tersesat ini kembali kealamnya. kalau tidak mereka senantiasa menjadi alat oleh penguna sihir hitam." tandasnya.
Dessy dan yang lain pun keluar. Mereka segera menemui Dewa yang masih pingsan ke rumah sakit. Badannya penuh memar. tangisan mereka pecah dan berharap Dewa baik saja.
******
" Sebenarnya semua berawal dari mini market tempat aku pernah bekerja . Aku bertemu arwah penasaran disana. Dia sepertinya tahu sesuatu dari apa yang telah menimpa keluargaku. " ujar Dessy pada Juno ketika mereka sedang duduk di beristirahat di cafe dekat RS.
__ADS_1
" Kalau begitu besok malam kita main kesana. kita akan berkomunikasi dengan arwah itu." katanya dengan tenang. " Kok kamu tenang banget ya hadapi makhluk tak kasat mata itu y. Dari kecil pun begitu. " Dessy penasaran.
"ala bisa karena biasa . semuanya saya pelajari bertahap . semuanya perlu proses. Anugerah yang diberikan Tuhan ini akan kupergunakan di jalan benar dan membantu lebih byk org. " jelas Juno.
" Aku salut sama kamu Juno. walau dulu kau dibully karena kemanpuanmu. Sekarang para pembully itu bukan apa2. Mereka benar2vtidak berguna. " tandas Dessy.
Juno tertawa manis dan berkata " Bisa aja kamu Des hhha"
,******
Besok malam Juno dan Dessy pun tiba. Dessy berhasil menyakinkan pegawai2 disana untuk masuk dan mulai melakukan ritual. Dessy dan Juno duduk bersila. Dessy memejamkan mata ada perasaan takut yang kembali muncul. Tapi suasana masih mendinh karena ada org2 berbicara jadi tidak begitu menakutkan.
"**Aku akan membuat ruangan khusus dengan sihir yang kupelajari. Jadi hanya aku dan Dessy yang akan berada di ruang dimensi lain itu. Jadi kamu tidak perlu takut y. Arwah itu tidak akan bisa sakiti ksmu " ujar Juno dengan yakin. Dessy pun percaya.
__ADS_1
Mantra pun dibacakan Juno . Dessy terus berdoa dan berharap arwah itu tidak seseram wkt itu. Dalam sekejap , keadaan menjadi sepi. Tidak ada suara sama sekali selain suaravJuno**