BLUEBERRY

BLUEBERRY
Episode 2 : Dara


__ADS_3

Malam pun menghamparkan jubah lembayung nya ke permukaan bumi. dan bulan dengan meminjam cahaya matahari menjelma menjadi Bola besar bewarna keperak-perakan di langit.


seketika lamunan ku terpecah kala mendapat pesan dari kontak yang ku beri nama "Kenzaki" yang berisikan pesan jika dia mengakhiri hubungan kami yg menurut ku baik-baik aja. tidak ada satu katapun yang bisa terucap dari mulut ku. Setalah dua jam aku duduk di teras rumah aku pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar dan menenggelamkan wajahku ke dalam bantal bewarna biru muda.


Sejak saat itu jugak aku merasakan angin dari luar masuk ke setiap jengkal aliran darahku. perlahan aku merasakan ada yang aneh dengan kondisi tubuhku aku mulai merasakn panas dingin di badan ku, seperti orang kesurupan dingin di luar panas di dalam. hidungku mulai terasa sumpek cumleng semperepet dan yang paling menyebalkan aku tidak bisa tidur nyenyak seperti bayi tak berdosa.


dan pada saat aku mulai memejamkan kedua mataku.. dua manusia aneh dengan suksenya berhasil membuat ku kaget setengah mati, siapa lagi kalo bukan Lucky dan Haci, mereka masuk ke kamar ku sambil menghentakan kaki dan berteriak "Ipinnn" layak manusia Frimitip yg gak punya peradaban, hidup di hutan, jadi seenak nya aja mereka teriak tanpa memperdulikan orang di sekitarnya termasuk aku yg lagi Desperate abis. "sialan lo.."hanya marah-marah yg bisa ku lakukan. "Heheee...ma'af, Pin lu ko susah di hubungin, lu sakit ya?" tanya Haci


semakin sumpek aja kamar ku Ya Rob.. tapi kalo gk ada mereka di pastikan aku mati kesepian di rumah nenek, karna kebetulan hari ini aku sdang menginap. dan dengan setia dan iklasnya mereka melayani diriku bak seorang putri yang sedang mempekerjakan pelayan istana nya yg suruh inilah... itulah.. beli ini lah.. beli itulah..


Jam pun menunjukan Pukul 20:00 WIB (Wilayah Indonesia bagian Brokenhert)


"Eh.. lu kenapa Cupin...?" tanya Lucy.


"We baru aja putus, lebih tepatnya di Putusin"


mendengar kabar itu mereka malah bengong ke monyet nonton bioskop.


"Hoei.. napa lu pada bengong ke monyet beloon?"


"ko bisa si pin?" tanya Haci.


"Ya meneketehe.. lutanya aja sama betmen" aku menjawab sekenan nya. bukan karna aku bener-bener gak tau


males aja gitu ngejelasin panjang lebar, ke Haci pula. "Sabar deh Pin!" Lucky mengeluarkan petuah yang standar banget. Sekarang gini, bermain dengan logika. Kalo yang namanya seseorang di tinggal seseorang, dan seseorang itu menyayangi seseorang, mana seseorang yang di sayangin Seseorang itu adalah seseorang yang kamu kenal.. gimana bisa sabar coba, mustahil menurut ku.

__ADS_1


"Apa? lo nyuruh gue sabar? sama aja ke lo nereakin orang budeg tau gak"


"cuma itu kali pin yang bisa gue ungkapin kusus buat lo dari lubuk hati we yang paling dalam"


"Kalo gitu kita makan es krim aja yu!" inilagih haci, malah ngajuin tawaran yang sangat menyebalkan sekali, malah si Lucky mengiyakan tawaran nya si haci.


"please... deh es krim lu kate we balita apa, yg dengan mudahnya luluh hanya dengan kata EsKrim?"


" ya bukan nya gitu pin, gak papa kali sekali-kali Kepompong di ganti sama Eskrim *Persahabatan.. bagaikan Eskrim* Nah kan kedenaran nya lebih lumer tuh" Ya ampun..si haci dengan jumawan nya melantunkan lagu Sindentosca dengan lyrik yang sangat menggelikan sekali.


"yu pin... lu jugak sama pacar gk pernah di bliin eskrim kan" timpal Lucky


"Apa? Pacar?, MANTANNN..."ralat ku.


"gk ah... ke nya we lagi gk enak badan deh"sambungku lagi.


"Penyakit apaan tuh Ci?"Lucky penasaran.


"Penyakit Gembrekitis dengan nama lain 'Umbelan Influenza', pada mulanya penderita akan mengalami sedikit pencairan di hidungnya berupa Zat cair bening yang lama-Kelaman akan berubah menjadi Helayan-helayan kental bewarna kuning ke hijau-hijauan, lo pada pernah liat Cendol? ya kira-kira seperti itulah wujudnya" jelas Haci konyol.


"Hahahaha...sialan lo ci.. ada-ada aja" Lucky terpingkal Geli.


"Ha...Cuuiiiw.. ke nya we bakal ngalamin tragedi sisi liar ni, memalukan" seru ku.


#sisi liar merupakan suatu sisi dimana orang melakukan sisi secara Liar, tau istilah sisi dalam bahasa jawa? sisi adalah kegiatan dan rangka mengeluarkan ingus dari hidung, sedang sisi liar adalah aktivitas mengeluarkan ingus secara berutal dan Membabi Buta#

__ADS_1


Mereka pun pamit pulang sehingga hanya aku seorang diri di dalam rumah, kebetulan nenek sedang menginap di cucunya yng sudah menikah. tak lama setelah mereka pergi, ayah membuka pintu kamar dengan keadaan seperti orang mabuk.. bisa di tebak jika dia sdang bertengkar dengan istri baru nya. kemudian dia menindihku lalu menggerayami ku sehingga aku terbangun, sontak aku melakukan perlawanan dan mengambil lampu tidur yang berada di atas meja samping tempat tidur lalu memukulkan nya ke kepala ayah membuat dia kesakitan sehingga melepaskan cengkraman nya dan membuat ku berhasil lolos, lalu kabur ke rumah Lucky yang kebetulan tidak jauh dari rumah nenek.


setiba di rumah Lucky, bibi dan Paman belum pada tidur sehingga membukakan pintu untuk ku dan membiarkan ku masuk tanpa bertanya. karna mungkin mereka masi sodara ku dan sudah terbiasa dengan keakraban ku dan Lucky. Aku pun langsung masuk ke kamar lucky tanpa permisi.. ku dapati dia baru selesai mandi dan hanya makain handuk di pinggang nya, tanpa berpikir seketika aku memeluknya sehingga membuat nya kaget dengan kedatangan ku yang tiba-tiba.


"Lo kenapa cupin?" tanya nya kebingungan.


bagai mana tidak, secara tiba-tiba aku datang dan langsung memeluknya dengan nafas terengah-engah dan hanya memakai baju tidur tampa lengan dengan panjang setengah paha membuat orang yang melihatku akan menggangap aku seperti seorang wanita penggoda.


"Gue takut ky... gue mau tidur bareng lu ya!!"


"oke..sekarang kamu tenang, ada aku disini, tarik nafas.. lalu cerita ada apa?"


dengan keadaan masi shok dan terengah-engah aku menjelaskan semua yg telah terjadi.. seketika ia membalas pelukan ku dengan erat.


"Kamu gk usah takut ya!" seru nya lembuat. sehingga membuat ku jauh lebih tenang.


Tiba-tiba dia menggendongku ke tempat tidur layaknya sepasang pengantin baru yang hendak melaksanakan Malam pertama.


"sekarang kamu tidur ya!" seru Lucky sembari merebahkan ku dengan sangat lembut keatas kasur.


"Pokonya lo jangan pergi, gue takut.." Rengek ku sembari melingkarkan tangan ku ke lehernya sehingga membuat wajah lucky tepat berada di atas wajah ku, membuat ku merasakan Hembusan Nafas nya yang wangi mind dan merasakn degupan kencang didada nya. Apa dia sedang Malu?


Tak sadar aku pun sudah terjaga sambil tetap memeluk nya hingga pagi hari.


"aku janji sama kamu Sya, aku bakal jagain kamu dan nikahin kamu setelah aku lulus Kuliah" gumam nya remang-remang kala ku tertidur.

__ADS_1


Sejak saat itu, aku tak lagi percaya dengan yang namanya laki-laki dan berperinsif kuat untuk hanya memberikan tubuh ku pada lelaki yang mampu membuat ku Jatuh Cinta.


__ADS_2