BLUEBERRY

BLUEBERRY
Episode 4 : My Bluberry


__ADS_3

Ini tahun ke dua sejak aku menginjakan kaki ku Di Asrama, Selama itu jugak aku belum lagi bertemu dengan Haci dan Lucky.


Hari itu teman Sekamarku memberi tau jika ada lelaki yang ingin berkenalan dengan ku, Ntah apa yg dilakukan lelaki itu sehingga membuat gadis itu tak henti membujuk ku setiap hari, Sampai akhirnya akupun bersedia. Dan betapa kaget nya saat aku mengetahui orang yang ingin berkenalan denganku adalah anak Dari salah satu pengurus Di Asrama.


"Oh ini, anak dari salah satu pengurus di sini?, we gk pernah ngelihatnya selama ini" Ujar ku.


"Hehe...iya, Namanya Akdam Safiiq. dia baru 5 bulan pulang ke sini.. tapi ya karna mba gk pernah keluar area asrama jadi mba gk bakal ketemu dia" Tukas Nadia.


"Kalo gitu kenapa dia kenal we?"


"Dia suka liat mba kalo lagi jadwal beres2 di luar Asrama"


Gadis cantik berusia 17 th itu pun memberikan nomer WA nya padaku dan berkata kalo aku yang harus mulai duluan.


Karna merasa tidak enak pada gadis itu yang terus memaksaku, Akupun mengiyakan nya dan memulai percakapan di WA.


"Hai!"


Tak menyangka baru beberapa detik dia langsung membalas pesan ku


" Iya!" Balasnya.


Sejak saat itu kamipun sering catting keakraban terjalin begitu cepat. Sampai pada dimana dia memperlihatkan sikap perhatian dan ketertarikan nya padaku


Secuek apapun perempuan akan luluh kalo ada lelaki yang memperlihatkan kesungguhan nya, Intinya Aku jatuh cinta Pada sosok lelaki Berkulit Sawom matang namun bersinar, Halisnya yang tegas menaungi kedua matanya yang Indah, Bibir nya yang merah seperti Apel Wasington membuat kupu-kupu pun ingin singgap dan mencuri kesempatan untuk mengecupnya. Namun beberapa hari ini aku selalu memimpikan sosok lelaki bersama Seorang gadis asing, Dan lelaki itu tidak lain adalah Akdam.


Selang waktu Berganti sikap nya menjadi berubah Handpone yang selalu berdering dengan panggilan atau sekedar pesan singkat darinya tiba-tiba menjadi sepi.


Suatu Sore diapun menghubungiku dan seketika berkata "Saya tidak ingin menyakiti kamu dan dia" Kata itu terus ia ulang beberapa kali dengan nada lirih. Sontak menjadi sebuah tamparan dagiku, Mungkin kah ini jawaban dari mimpi ku beberapa malam ini. Kemudian diapun menjelaskan bawha jauh sebelum dekat dengan ku dia sudah memiliki gadis lain dan berniat untuk menikahinya. Namun terpaksa LDR karna gadis itu sedang menimba ilmu di luar kota yang membuat hubungan mereka tergantung.


Bebetulan saat ini gadis itu sedang pulang kerumah.


"Ternyata aku hanya selingan saja :)"

__ADS_1


Sejak saat itu diapun sering menceritakan gadis itu, Bahkan tak sungkan untuk meminta pendapatku


serasi atau tidak kah mereka?


Dan untuk menjawab itu tentu harus ku kumpulkan kepingan-kepingan kekuatan lalu ku benturkan dengan kenyataan untuk siap kehilangan sosok yang membuatku terasa hidup akupun menunjukan sikap biasa seraya menutupi perasaan ku yang sebenarnya terluka. Yang sebelumnyapun sudah cukup terluka dengan mengetahui bahwa dia belum bisa moveon dari mantan terindahnya, Masi Terngiang jelas di benak ku saat dia mengatakan Bahwa Sampai kapan pun aku tidak akan pernah bisa membuatnya jatuh cinta seperti mantan nya yang mampu mebuat Nya Jatuh cinta,


Setelah cukup lama tak sengaja aku mengetahui identitas Gadis tersebut. Ntah sejak kapan aku dengan nya berteman di facebook bernama akun "Neng H****" gadis cantik berusia 3 tahun lebih muda dariku dan dia masi sodara dekat Akdam


Dunia tak selebar daun kelor peribahasa yang tepat untuk di sematkan. Kita selalu di kaitkan dengan orang yang terkadang kita kenali. Gadis itu adalah teman dekat dari seseorang yang sangat ku kenal. Tepatnya sodara jauh ku yang kebetulan jugak di peristri oleh lelaki yang hampir menjadi calon dari teman dekat ku Santi(Upin). Tak ingin semakin melukai hati dengan kesalahan ku sendiri. Akupun mundur pelan-pelan. Sempat seharian penuh aku sama sekali tak menghubunginya sehingga untuk pertama kalinya dia menghubungiku setelah beberapa pekan ini karna mungkin sedang sibuk dengan gadis itu.


"p"


"Iya" Balas ku


"Kemana aja?"


(Haruskah dia bertanya seperti itu?, sedangkan dia sendiri yang justru menghilang) Gumam ku dalam hati


"Ada!" Uku membalas nya sesingkat mungkin.


aku berusa tak menanggapi, Tapi tak ku pungkiri sebenarnya aku juga merindukan nya, Setelah beberapa detik akupun kembali mendapat pesan.


"Ternyata saya bisa rindu jugak ya sama kamu!"


Dan lagi-lagi tak kubalas. Kebetulan malam ini sedang ada acara Besar di Asrama. Dan saat aku melihat-lihat suasana Pameran yang selalu di selenggarakan setiap kali Acara besar ini, Tak sengaja aku melihatnya sedang bersama gadis itu di salah satu kedai makanan. Dia melihatku namun aku berpura-pura tak melihatnya. lalu aku mendapatkan pesan tiba-tiba dan saat ku buka ternyata dari Akdam


"10 menit lagi aku tunggu di rumah kakak ya!"


"Oke sekalian ada jugak yang mau aku omongin"


10 menit kemudian aku pun pergi ke rumah kakak nya yang kebetulan berdampingan dengan asrama dan kosong di tinggal pergi ke kota B untuk beberapa hari kedepan.


Setiba nya di sana Akdam membukakan pintu dan mempersilahkan ku untuk masuk.

__ADS_1


"Sini duduk, katanya ada yang mau di omongin, !" Seru laki-laki yang duduk di Sopa sembari mempersilahkan ku untuk duduk di sampingnya


"To the point aja.. Aku mau pamit ke kota B" Ucap ku.


"Loh, kenapa? kamu mau ngindar dari saya ya?"


"Nggak ko, mau tinggal aja sama bibi di sana"


"Bohong, jelas kamu mau ngindar dari saya,!"


"Hmmmm mungkin, Oh ya gimana kabar kamu sama H?" aku berusaha mengalihkan topik


"Baik, Tapi saya sadar... Saya lebih milih kamu daripada dia"


"Bohong!, Kamu cuma mau mainin perasaan saya, Jadi jangan kamu pikir saya jatuh hati sama kamu, Kamu bisa seenak nya mainin hati saya" Tanpa kendali kata-itu terucap begitu saja dari mulutku.


"Jadi kamu jatuh hati sama saya, Oke sekarang kamu lihat saya.. Kamu yakin gak sama saya? " Ucap nya sembari menggenggam tanganku.


"A..Aku.. Itu... Pokonya salah kalo kamu nanya itu ke aku, Justru seharusnya yang kamu tanyain itu diri kamu sendiri ... Yakin gak kamu sama aku" jelasku sembari menunjuk ke dadanya


Sesaat ia terdiam, Terlihat jika dia sedang berdiskusi dengan hatinya sendiri, Lalu berkata


"Saya yakin sama kamu, Jadi tolong kamu jangan tinggalin saya"


Kamipun saling meyakin kan satu sama lain. Dan aku pun melihat matanya yang mulai memerah.


"Kamu ngantuk ya?"


"Iya ni, Beberapa hari ini saya gk tidur" Jwb nya


"Yaudah sana tidur , Aku balik asrama aja!"


"Enggak ah.. Mau tidur di sini aja" Ucapnya sembari menjatuhkan kepalanya ke pangkuan ku.

__ADS_1


"Loh ko di sini!, Dikamar kan lebih nyaman!" Bujuk ku sembari membangunkan nya dan menuntunnya ke kamar depan, Sesaimpainya di sana dia langsung menjatuhkan tubuhnya ke tempat tidur dan menarik tubuh ku begitu saja sehingga aku tepat berada di atas tubuhnya. Ia memandangiku dengan Syahdu, Dan aku pun memandangnya dengan Tatapan serupa.


Tiba-tiba aku merasa gelisah, Aku tak ingin kehilangan lelaki yang berada di hadapan ku, "Tuhan aku sangat mencintai laki-laki yang saat ini berada di hadapan ku, Condongkan lah hatinya padamu dan sisakan sedikit hatinya hanya untuk ku" Tanpa sadar cairan hangat pecah di pelupuk mata ku dan terjatuh di pipinya, Menyadari hal itu dia pun menarik wajahku dan mengecup Bibir ku, Jantung ku berdegup kencang, Begitupun dengan dirinya, Perasaan hangat dengan cepat menyebar di tubuhku. Terlebih saat dia ******* bibirku dengan lembut. Aku pun langsung melepaskan bibir ku dari pautan bibir nya.. Yang membuat kami tertegun dengan kaget. Apa barusan itu?. Lalu kamipun bertatapan dan saling menbiaskan perasaan hati lewat mata yang saling menyapa, Napas nya mulai mendesah lembut, kami tak bisa lagi mengendalikan diri, Luput dalam angan ku. Dan tanpa sadar kepala kami mendekat, Lalu merapat, Dan untuk kedua kalinya bibir kami saling menyentuh lembut.. Cukup lama setelah saling berpaut, Aku merasakan ada yang mengganjal di Vaginaku. Memaksa untuk masuk. Perasaan baru apa ini? Aku merasa seperti ada yang Terbuka" Dan... Tubuh kamipun menyatu.


__ADS_2