
Rumah keluarga Kardiman dipenuhu tawa bahagia pernikahan Kiara,sedangkan dikamar Kiara dia baru terbangun dan mengingat hari apa ini.
"Ya ampun ini hari pernikahanku,aku belum Mardi"Kiara.
tok tok tok suara pintu di ketuk.
"Siapa...?."Kiara.
"Nona saya dari pihak salon datang untuk merias anda."Pihak salon.
"Kalian boleh masuk."Kiara
"Nona kami mulai merias anda ya."Pihak salaon.
"Hey tunggu lah 20 menit aku belum mandi setelah selesai mandi kalian baru rias diriku."Kiara.
"Baik nona kami tunggu nona disini."Pihak salon.
Kiara masuk kedalam kamar mandinya,setelah selesai mandi Kiara keluar dari kamar mandi dan melakukan periasan.Tiba tiba panggilan video call masuk.
"Halo Kiara kita mau liat persiapan pernikahan lo."Indi.
"Wah Kiara lo sangat bersinar hari ini,memang pengantin suka berbeda disaat akan melaksanakan pernikahan."Andini.
"Apa sih kalian muji muji terus."Kiara.
"Nona apa yang dikatakan teman teman anda memang benar bahkan jika nona tidak melakukan riasan pula sudah cantik."Pihak salon.
"Tuh pihak salon ajah tau,lo orangnya sendiri gak tau gimana sih lo,lama lama tuh muka dan kecantikan lo gue ambil juga."Indi.
"Emang bisa ya ambil kecantikan orang,gue mau dong."Andini.
__ADS_1
"Dasar bodoh gak ngerti mana bercanda mana serius."Indi.
Kiara dan pihak salon tertawa melihat kedua teman Kiara.
"Tuhkan jadi lo diketawain"Indi.
"Biarin deh gue diketawain kalo bikin Kiara senang."Andini.
"Nona teman teman anda dan anda sangatlah saling melengkapi jarang jarang ada persahabatan seperti kalian."Pihak salon.
"Terimakasih kami memang sudah bereteman sangat lama jadi,kami bukan seperti teman lagi melainkan saudara."Kiara.
"Kiara kami ter hura."Andini.
"Terharu somplak lo ini gimana sih,umur lo itu berapa tahun sih lo kaya anak kecil. Bicara ajah gak bias."Indi.
"Sudah sudah kalian ini berantem terus gak malu apah diliatin orang."Kiara.
"Eh iya juga yah."Indi.
"Hei besan silahlan masuk."Kardiman.
"mana menantuku Kardiman."Aliyah.
"Eh tunggu dulu sebentar setelah melakukan ijab qobul baru dia akan turun."Kardiman.
"Eh adik iparku Reyan tampan sekali hari ini."Berland.
"Terimakasih."Reyan.
"Paman boleh aku melihat kakak Kiara...?."Natusya.
__ADS_1
"Tentu saja boleh.Biar kamu diantar oleh Nadin ya ke atas."Kardiman.
"Mari saya antarkan kamu kepada iparmu."Nadin.
Setelah sesampainya diatas Natusya dan Nadin masuk ke kamar Kiara.
"Eh teman teman udah dulu ya keluarga laki laki udah datang"Kiara.
"Kakak kau sangat cantik sekali."Natusya .
"Kalian silahkan mengobrol aku kebawah dulu."Nadin.
Stelah Nadin keluara Natusya dan Kiara mengobrol panjang tebar dikamar kiara,dan tanpa terasa ijab qobul telah dilakukan dan Kiara telah sah menjadi Istri Reyan.
"Kiara adiku ayo turun sekarang kamu udah sah jadi nyonya Ardinijaya."Nadin.
" Ayo kakak."Kiara turun ke bawah bersama Nadin dan Natusya.
Ya ampun dia sangat terlihat cantik dengan balutan baju pernikahan Itu.Gumam dalam hati Reyan.
"Kiara kini kamu sudah sah jadi istri Reyan sekarang kamu menantu dari keluarga kami semoga kamu senang Dan bahagia nak."Aliyah .
Stelah pernikahan selesai Kiara melakukan foto bersama keluarga.Setelah berfoto Kiara pamit kepada papahnya untuk pergi tinggal bersama suaminya.
"Papah Kiara pamit pergi."Kiara.
"Nak jangan lupakan keluarga ini ya.Kamu Reyan jaga Kiara seperti menjaga ibumu nak kini dia adalah tanggung jawabmu."Kardiaman.
"Baik Pah Reyan jaga Kiara dengan baik."Reyan.
"Kakak Berland,Kakak Nadin Kiara pamit dulu."Kiara.
__ADS_1
"jaga dirimu baik baik adik kecilku."Berland.
Kiara pergi bersama keluarga Ardinijaya kerumah baru Reyan dan Kiara.