
Aliyah segera menelpon Reyan setelah menerima kabar baik dari Kardiman tentang perjodohannya.
"Halo Reyan ini ibu,ibu mau berbicara denganmu nak.?"Kiara menelpon Aryan hendak menceritakan perjodohanya.
"Iya ibu ada apa.?ibu mau berbicara apa kepadaku.?"Reyan bertanya apa yang ingin ibunya bicarakan.
"Nak karena kamu sibuk belum punya pasangan jadi ibu mencarikan kamu pasangan dan ibu sangat menyukai putri teman ibu ,jadi ibu menjodohkan dirimu dengan dia maka dari ibu minta persetujuanmu ibukan sudah tua ingin melihatmu ada yang mengurus mendampingimu setiap saat.!"Aliyah menjelaskan magsud dari obrolannyah.
"Ibu tapi aku belum terlalu siap dan aku juga tidak tau orangnya."Reyan masih belum terlalu siap dengan suatu hubungan karena dia takut kehilangan orang terdekatnya.
"Nak ibu mohon kini ibu sudah tua ibu takut belum bisa melihatmu bahagia nak."Aliyah memohon kepada Reyan untuk menerimanya.
"Ibu kenapa bilang begitu apa ibu ingin meninggalkan aku."Reyan sedih dan khawatir kepada ibunya.
"Kalo begitu terimalah ibu mohon dia sangat baik dan cantik nak.!"Aliyah memohon dan kembali meyakinkan Reyan.
"Bila ibu ingin aku segera menikah maka aku akan segera menikah asalakan ibu jangan bicara tentang meninggalkanku."Reyan menerimanya meski belum terlalu siapa.
"Kalo begitu ibu ingin kamu pulang dalam 1 minggu lagi dan kamu temui calon istrimu.!"Aliyah meminta Reyan segera pulang ke negara A dan menemua calon istrinya.
__ADS_1
"baiklah ibu aku akan membereskan segera pekerjaanku."Reyan segera melakukan pekerjaannya dan membereskan secara singkat.
Reyanpun pulang dari luar negri dalam waktu seminggu yang telah ibunya tentukan.
"Nak kamu sudah pulang.?"Aliyah bahagia anaknya pulang."Kalo begitu kamu gak boleh kerja dulu dan besok kamu harus ambil cuti dulu,ibu ingin mengajakmu kerumah calon istrimu besok."Aliyah melarang. Reyan untuk bekerja besok karena iya ingin menentukan tanggal baik pernikahan besok.
"Baik bu, kalo begitu aku naik keatas ingin beristirahat terlebih dahulu dikamar."Reyan pergi ke Kamar untuk beristirahat karena dia sangat capet baru saja pulang dari luar negri.
Sesampainya dikamar Reyan berbaring diranjangnya yang indah dan mengingat perkataan ibu tadi.
Ibu ingin aku menemuinya besok tapi aku ingin apabila menikah tidak dulu di publikasikan.Biarnanti aku bicara dulu dengan ibu lebih baik sekarang beristirahat terlebih dahulu.Gumam didalam hati Reyan
Aryanpun tertidur karena lelah kecapena habis pulang dari luar negri dan waktupun bergerak begitu cepat hingga saatnya makan malam tiba.Aliyahpun naik Keatas untuk membangunkan Reyan.
Reyan terbangun mendengar suara ibunya memangilnya untuk mengajak makan malam.
"Ibu turunlah duluan nanti Reyan turun kebawah Aryaan mau ke toilet dulu."Reyan berkata dari dalam kamarnya kepada ibunya karena dia belum sempat membersihkan diri.
Reyanpun telah selesai membersihkan diri dan langdung bergegas turun kebawah untuk ikut makan malam bersama.
__ADS_1
"Kakak baru turun ayo cepat makan kami sebentarlagi beres."Natusya mengajak kakaknya makan bersama.
Reyan duduk berhadapan dengan adiknya.
"Kakak aku sudah lihat loh calon istirimu dan sudah mencaritau tentang dia sangat cantik,pintar,dan terampil loh kak."Natusya menceritakan bagaimana calon istri kakaknya nanti.
"Aku sudah tau."Reyan menjawab dengan cepat dan sikap dinginnya.
"Kakak tau darisiapa apa kakak ku ini pernah bertemu dengan calonmu.?"Kiara heran mengapa kakak nya bisa tahu.
"Aku tahu dari Ibu."Reyan lagi lagi menjawab dengan singkat dan ekpresi yang dingin.
Makan malampun selesai Reyan langsung memberhentikan ibunya yang akan segera pergi.
"Ibu Reyan mau bicara dengan ibu berdua."Reyan ingin berbicara bersama ibunya empata mata membicarakan rencana pernikahannya.
"Kamu ingin bicara apa.?"Aliyah bertanya kepada putranya ada hal apa yang ingin dia bicarakan.
"Ibu aku ingin apabila menikah hanya dihadiri keluarga sajah tanpa pesta dan tanpa teman sebelum diantara kami tumbuh cinta,juga satu hal lagi aku ingin setelah menikah memiliki ruamah sendiri supaya aku dan istriku mandiri."Reyan meminta pernikahannya hanya dihadiri keluarga Sajah serta ingin memiliki rumah sendiri.
__ADS_1
"Karna ibu sudah senang kamu setuju ibu akan kabulkan semua keinginan mu itu."Aliyah menyetujuinya dengan cepat karena dia takut Reyan berubah lagi pikiran.
Selah menyetujuinya Aliyah langsung menelpon ke kediaman malik untuk melakukan kunjungan dan menetapkan tanggal pernikahan.