Bukan "Deja Vu"

Bukan "Deja Vu"
prolog


__ADS_3

Hai, aku Maha umur ku 14 tahun, dan sudah banyak teman sebaya ku yang memiliki pacar, dan tentu aku juga memiliki 1.


Dia adalah lelaki yang sangat ku idam idam kan, sangat baik, perhatian dan selalu ada untuk ku, namanya adalah Raka. Bisa dibilang aku sudah sangat bergantung pada nya karena dia lebih tua 1 tahun dari ku, mulai dari pergi ke sekolah, saat pulang sekolag, bahkan saat istirahat dia ada untuk ku. Saat itu aku merasa dunia sangat indah,namun datang hari dimana ia meninggalkan ku.


"Maha nanti istirahat ke 2 aku mau bicara, di tempat biasanya ya" ujar Raka saat jam istirahat pertama selesai


"okee kaa" sahut ku dengan tersenyum manis pada nya.


(skip)


saat jam istirahat ke 2


Aku menuju belakang perpustakaan menunggu Raka, dan tak lama ia pun datang, raut wajah nya tidak cukup baik.


"Raka? kamu gapapa? sakit kah?" kata ku sambil menempelkan telapak tangan ku di keningnya.


"aku ga sakit kok" sahut nya sambil menurunkan tangan ku dari keningnya.


"Maha.. kayanya hubungan kita sampai di sini aja ya..." ucap nya sambil menggenggam tangan ku


"HAH? GIMANA? TAPI KENAPA? AKU ADA SALAH?" sahut ku kaget dengan ucapan raka, aku tidak merasa ada salah dengan nya.

__ADS_1


"kamu ga salah kok... tapi aku sudah lelah saja, jadi maafkan aku, kamu boleh membenci ku kok.. maaf ya" ucap nya lagi


"haahhh..... t-tapi ka.. kenapa? hubungan kita kan baik baik aja.., kalau kamu butuh waktu untuk sendirian boleh kok.. tapi jangan putus huhuhu" sahut ku dan tak sadar menetes kan air mata.


"maaf ya, maaf... aku minta maaf... maafin aku, aku gabisa lanjutin lagi...jangan nangis yaaa tolong..." ucap nya dan mengusap air mataku.


TRIIINGGG TRIIINGGG!!!!


suara bel tanda masuk kelas


"sebaiknya kamu masuk ke kelas, jangan menangis lagi, agar teman mu tidak khawatir" ucap Raka


"AKU BENCI RAKA!!!" sahut ku lalu meninggalkan nya dan menuju kelas, Raka hanya terdiam dan menunduk.


"ehhhh kamu kenapa? kok hidung mu merah, matamu juga berair gitu? abis nangis?" tanya teman ku Alisa


"ahh.. aku gapapa kok tadi banyak debu jadi aku bersin bersin deh hehe" sahut ku berniat agar alisa tidak khawatir


"oalahh gitu toh, yaudah.. keluarin buku mu pak guru udah dateng tuh" sahut nya lagi


"iyaa" sahut ku sambil mengeluarkan buku dari dalam tas dan meletakan nya di meja karena pelajaran terakhir akan di mulai.

__ADS_1


TET TET TET TET!!!!


Suara arti pelajaran sudah selesai dan waktunya pulang.


Aku menunggu di depan kelas lalu tersadar kalau aku dan raka sudah putus, jadi tidak ada yang mengantarkan aku pulang.


Aku pun mengeluarkan handphone dari dalam tas dan memesan ojek online.


Ketika aku menuju tangga tak sengaja melirik ruangan OSIS dan melihat raka sedang bersama seorang gadis, dada ku sangat sakit ketika melihat mereka begitu akrab dan tertawa berdua, aku ingin menghampiri nya tapi aku sudah tidak berhak.


Aku pun berjalan menjauh dari ruangan itu dan menunggu ojek online ku sampai dan pulang ke rumah.


haii-!


i hope u like my new story


jangan lupa like dan tambah ke favorit ya!!


kalau ada kekurangan mohon maaf, beberapa typo mungkin terjadi.. jadi mohon di maklumi ya!!


author akan up setiap hari kecuali saat sibuk dan tidak enak badan

__ADS_1


jadi selalu ikuti cerita ini ya!! author akan selalu berusaha memberi yg paling menarik untuk kalian!


__ADS_2