Bukan "Deja Vu"

Bukan "Deja Vu"
episode 2


__ADS_3

"HEYY KAU CEWE BERAMBUT PANJANG!!! DENGAR TIDAK SIH!! KAMU TULI YA!!!" teriak laki laki yang di tabrak Maha sambil menghampiri nya.


"haa...?? ah iya, sorry ya" sahut Maha dengan nada lesu.


"ya, lagi pula kenapa kamu jalan sempoyongan begitu sih?" tanya laki laki itu kepada Maha


"ah itu-" sahut Maha sebelum di potong oleh laki laki itu.


"tidak tidak, aku tidak jadi bertanya, lanjutkan saja kegiatan mu, aku duluan, oh ya hati hati menabrak lagi" potong laki laki itu sambil berjalan meninggalkan Maha dan melambai kan tangannya keatas.


Maha masuk kedalam perpustakaan dan meminjam beberapa buku, lalu ia duduk di salah satu kursi dan menaruh bukunya di atas meja, lantas ia menidurkan kepalanya diatas buku yang di tumpuk itu.


"h-halo... di perpustakaan tidak boleh tidur yaa" ujar seorang kakak kelas yang menjaga perpustakaan. Dan betapa terkejut nya Maha melihat kakak kelas itu, dia adalah gadis yang bersama Raka di ruang OSIS.


"maaf kak.." sahut Maha lalu mengambil bukunya dan menaruh kembali di rak buku perpustakaan.


"oh iya aku boleh minta tolong ga? tolong antarkan buku ini ke ruang OSIS ya, untuk Raka, bilang saja dari Lia" ucap kakak kelas itu sambil memberikan beberapa buku tipis kepada Maha.


Maha tertegun saat mendengar kata 'Raka', tapi ia berusaha tenang dan membantu kakak kelas bernama Lia itu, dan membawa buku itu ke ruangan OSIS.


Saat di ruang OSIS


Maha mengetuk pintu dan masuk kedalam ruangan dan mendapati Raka sedang sibuk dengan beberapa hal di sana.


"Kak Raka.. aku- saya disuruh membawa buku ini oleh Kak Lia" ucap Maha ragu ragu.


"e-ehh Maha, iya makasih ya, taruh aja di sana, soalnya aku sedang sibuk" sahut Raka yang masih fokus dengan kesibukannya.


Maha menaruh buku di atas meja dan menghampiri Raka.


"kak Raka sama kak Lia itu ada hubungan apa?" tanya Maha kepada Raka. Raka yang mendengar pertanyaan Maha pun berhenti dengan kesibukannya dan menatap Maha.

__ADS_1


"kami tidak memiliki hubungan yang spesial, kami hanya rekan" jelas Raka kepada Maha.


"ouhh... hm.. gitu yaa" sahut Maha sedikit lega karena mengetahui mereka berdua tidak memiliki hubungan, namun Maha tetap tidak percaya dengan hal itu.


"tapi kenapa kemarin kalian keliatan akrab"


"Maha! kita itu udah putus... jadi tolong ya lupain aku" potong Raka sambil tersenyum pada Maha


"oke kak! fine!,gak papa! saya permisi!" ketus Maha lalu pergi begitu saja.


Ketika bel masuk berbunyi Maha kembali kedalam kelas dan mengikuti pelajaran, walau ia tidak sepenuhnya fokus.


Saat pelajaran berakhir dan sudah waktunya pulang Maha melihat kak Lia lagi bersama dengan laki laki yang ia temui di dekat perpustakaan, sepertinya mereka berdua sedang bertengkar.


"KAK LIA!! AKU BELA BELAIN PINDAH SEKOLAH CUMA BUAT KAK LIA LOH!! KENAPA KAKAK TETAP SAJA MENOLAK KU SIH!!??? " teriak anak laki laki itu.


"tapi van, kakak cuma nganggep kamu temen masa kecil kakak saja.. ga lebih jadi jangan pernah berharap hubungan kita lebih dari kata teman ya" sahut kak Lia lalu pergi meninggalkan anak laki laki itu sendiri


KEESOKAN HARINYA


Saat pelajaran pertama di mulai, pak Guru mengenalkan murid pindahan baru.


"baik anak anak, mulai hari ini kalian akan mempunyai teman baru lhoo!! silahkan kamu perkenalan diri dulu" ucap bapak guru.


"hallo, nama saya devan, pindahan dari SMP xxx, salam kenal semua nya" ucap devan memperkenalkan dirinya


"baik devan, kamu bisa duduk di kursi kosong di belakang Maha" kata pak guru sambil menyuruh devan untuk duduk karena akan memulai pelajaran pertama


Devan yang kaget melihat Maha langsung bertanya


"Hey kau cewek yang kemarin menabrak ku ya"

__ADS_1


"ya begitulah" sahut Maha


"kenapa lesu banget sih? emang guru yang ini se membosankan itu ya?" tanya Devan


"tidak juga" sahut Maha sambil mengamati pelajaran.


"ngomong ngomong kenapa kau menyukai pindah kemari? karena gadis yang kau suka?" tanya Maha


"H-hey kalo ngomong jangan asal dong" sahut Devan dan tanpa sadar wajahnya memerah.


Duk Duk Duk!


"baik dari yang bapak jelas kan tadi apa ada yang di tanyakan?" tanya bapak guru sambil mengetuk mejanya


"TIDAK!! " sahut sekelas serentak.


"Baik.. untuk tugas kalian berkelompok 2 orang, seperti biasanya, putar badan kalian dan kalian akan menemukan teman sekelompok kalian batas pengerjaan sampai jam saya berakhir" suruh pak guru


...-bersambung-...


haii-!


i hope u like my new story


jangan lupa like dan tambah ke favorit ya!!


kalau ada kekurangan mohon maaf, beberapa typo mungkin terjadi....mohon di maklumi ya!!


author akan up setiap hari kecuali saat sibuk dan tidak enak badan


jadi selalu ikuti cerita ini ya!! author akan selalu berusaha memberi yg paling menarik untuk kalian!

__ADS_1


__ADS_2