
Oke siap pak ,Wawan berkata.
Udah sana kamu pergi kekelas nanti kamu telat,Iya pak saya ke kelas ya pak, Wawan berkata.
“Sesampai di kelas Wawan duduk dan belajar karena hari ini tidak ada kejadian yang mengejutkan.”
Tring Tring Tring “Bel berbunyi”
Huaaaakh Akhirnya selesai juga sekolahnya.
”Sepertinya aku makan diluar aja lalu ganti baju dan langsung pergi, Wawan bergumam.”
“Sesampai dirumah dia langsung berganti pakaian lalu dia langsung menaikin sepeda motornya dan berjalan di sekitar rumahnya
sebab rumah nya ini salah satu kalangan elit.”
“Ketika dia berjalan dan melihat-lihat dia nampak sebuah rumah yang dijual besar rumahnya dan halamannya juga besar itu cocok untuk dibuat markasnya, Disitu tertera nomor yang bisa dihubungin.”
Halo pak saya mau bertanya apa benar rumah ini dijual ya? Wawan bertanya di Handphone
Iya benar pak, Dengan siapa saya bicara ya pak?
Saya Wawan pak, Nama bapak siapa ya?
__ADS_1
Saya namanya budiman , Kebetulan emang benar rumah itu dijual.
Kapan kita bisa ketemu sambil saya melihat rumahnya pak? Wawan berkata.
Boleh saya akan kesana sekarang, Pak budimana berkata.
Yaudah pak, Saya tunggu ya pak.
“Telpon langsung dimatikan bapak tersebut, Tapi Wawan bingung ini rumah berapa harganya ya, Dia takut kekurangan uangnya.”
“ Tidak lama berselang ada suara klakson mobil, Dan membuka kaca mobil,”
Dengan Pak Wawan ya? Pak Budiman
berkata.
Oh Masih mudah kamu sudah bisa membeli rumah yang besar ya. Pak budiman berkata
Hehehe gak pak hanya biasa aja, Wawan berkata.
Yaudah ayok kita ke dalam, Masalah harga nanti saya akn jelasin.
“ Pak budiman membuka pintu pagarnya dan dari dalam kelihatan mewahnya sesampai di depan rumah, Pak budiman langsung membuka pintu rumahnya, lalu Wawan terlihat puas sebab disitu juga ada kolam renangnya, Lalu Wawan diajak pak Budiman keliling dan menuju ruang tamu untuk memberi tahukan soal harga dan kondisi rumah sebenarnya.”
__ADS_1
Gimana kamu suka Wan rumahnya? Pak Budimana bertanya.
Suka pak,Tapi apa kekurangan dari rumahnya ya pak?
Ini sebenarnya harga rumahnya 2 Milyar tapi karena kejadian 10 tahun yang lalu disini ada aksi pembunuhan berantai dia lorong bawa tanahnya makanya saya berikan harga 1 milyar sebab saya sudah bosan tidak terjual rumahnya, Pak budiman berkata.
Wawan berkata, Deal pak sekarang langsung urus-urus akte jual beli dan saya akan transfer uangnya pak, Wawan berkata.
Oke Wan, kamu gak masalahnya dengan kondisi rumahnya? Pak budiman berkata.
Tidak bermasalah pak, Wawan berkata.
Oke Wan, Saya urus dulu akte jual beli lalu kamu transfer uangnya ya, Iya pak saya tunggu disini ya pak sambil melihat-lihat rumahnya.
“Rumah Wawan memiliki taman dibelakang, lalu kolam renang, Memiliki Kamar Tidur Utama 5 lalu setiap kamar ada kamar mandinya ,juga memiliki kamar tamu dan kamar pembantu masing – masing 1 ruangan dan memiliki 2 lantai .”
“Wawan sedang memikirkan apa – apa aja yang akan diisi dirumah tersebut karena barangnya sudah terlihat usang, terus mengenai pengurusan rumah ini dia ingat jenglot mungkin dia akan tinggal disini.”
“Tiba-Tiba Pak Budiman memanggil Wawan karena sudah siap semua berkasnya.”
Wawan berkata, Udah selesai pak? Wawan berkata.
Sudah wan, Tinggal kamu transfer aja, Tetapi kamu lihat dulu ini berkasnya.
__ADS_1
Oke pak sudah mantap”Sambil membolak balikkan berkasnya.”
Wawan mentransfer kan uangnya.