
Oh iya iya kamu suruh Pak Wawan ke ruang tunggu VVIP, Pak Richard sendiri yang akan menjemput Pak Wawam, Buk Lolita berkata.
Eh berarti itu tamu penting ya buk? Satpma itu berkata.
Bukan penting lagi tapi sangat sangat penting dan jangan sampai ada karyawan yang menyingggung Pak Wawan, Buk Lolita brrkata.
Siap-Siap buk saya akan kesana langsung untuk mencegah yang ibu tugaskan, Satpam itu berkata.
Yaudah kesanalah cepat, Langsung mentup teleponnya Buk Lolita.
“Lalu Satpam tersebut lari tergesa-gesa sebab ini masalah kerjaan kalau ada yang membuat masalah habislah pekerjaannya, Sesampai disana Satpam tersebut melihat tidak terjadi apa-apa dan satpam tersebut berkata.”
Pak maaf menunggu lama Pak richard akan turun menjemput bapak dan saya disuruh menunjukkan bapak ke ruang VVIP.
Oh Yaudah ayo kita kesana, Wawan berkata.
“Disaat dia menuju ke ruangan ada salah satu pejabat sedang berjalan tetapi dia tidak melihat dan menabrak Wawan dan langsung memarahi dan berkata.”
Kamu ada mata tidak, Menabrak saya , kamu tahu saya siapa? Pejabat tersebut berkata
“Wawan hanya menggelek sedangkan satpamnya panik sebab Dia bingung dua-duanya petingi tapi Wawan langsung melambaikan tangannya satpamnya agar diam.”
Kamu....."pejabat tersebut geram terhadap Wawan."
__ADS_1
“pejabat tersebut marah dan ingin menamparnya tetapi langsung Richard langsung menahan tangan pejabat itu.”
Lalu Richard langsung memukul pejabat tersebut dan berkata, Kamu tunggu saya di ruangan rapat saya dan kamu lihat siapa yang kamu tampar ini serta kumpulkan para petinggi, Richard berkata.
Bbbaikkk Pak.”Langsung pejabat itu lesu menuju ke ruangan Richard."
Pak Wawan maaf atas kelancangan karyawan saya ya, Richard berkata.
Yaudah ayo saya ingin langsung sama jajaran dan saya ingin menegaskan agar tidak terjadi seperti ini lagi, Wawan berkata.
Baik Pak, Langsung menuju keruangan rapat.
“Wawan dan Richard menuju ke ruangan rapat dan Mereka yang ada disini merasa ketakutan disebalah Wawan, Soalnya baru pertama datang sudah dibuat tidak enak hati.”
Selamat pagi semua saya akan membuka rapat langsung dan kita langsung aja disebelah saya adalah direktur baru kita, Richard berkata.
Pak ada yang mau disampaikan, Richard bertanya ke Wawan.
“Wawan hanya mengangguk.”
Oke perkenalkan nama saya Wawan dan Saya direktur baru disini dan saya ingin bertanya ke pejabat yang duduk di tengah yaitu pejabat yang tadi mau menampar Wawan.
Iyyya pak “Sambil menunduk pejabat tersebut.”
__ADS_1
Apa begitu caranya perusahaan ini membuat tamunya, Wawan berkata.
Tttidak pak, Saya salah pak mohon ampun pak, Pejabat tersebut berkata.
Oh saya bisa mengampuni kamu tapi 1 syaratnya, Wawan berkata.
Apapun saya akan lakukan pak asal bapak tidak marah sama saya, Petinggi tersebut berkata.
Nanti kamu masuk keruangan saya untuk berbicara berdua, Wawan berkata.
Bbbaik pak makasih pak, Pejabat tersebut berkata.
Oke selanjutnya saya adalah pemilik sekarang dan Saya mau tidak ada kejadian seperti ini lagi.
Baik pak, Mereka berkata serempak.
Untuk sekarang yang dibawah naungan saya adalah Restoran Sky Blue. Saya ingin membuka perusahaan induk dengan PT.One Corporation dan letaknya gedung PT.Timer Store yang barusan bangkrut serta yang memegang perusahaan tersebut ialah mantan CEO PT. Timer Store. Dan saya mau beberapa perwakilan dari perusahaan ini, Wawan berkata.
Wawan berkata kepada mereka semua, Coba kalian jelaskan produksi kalian apa aja dan line bisnis kalian apa?
Oh saya akan menjawab pak, Pak Edo berkata.
Line bisnis kita di bidang pembuatan mesin kendaraan dan tren dikita pembuatan mesin dengan torsi yang tinggi. Pendapatan perusahaan ini per tahunnya 10 Milyar, Ada yang bapak tanyak lagi? Pak Edo berkata.
__ADS_1