
“Mereka terkejut mendengar apa kata Mawar, Karen itu terlalu ambisius bagi mereka , Tapi mereka menjawab.”
Iya Mawar kita akan mencapai tujuan mawar, Kenny berkata.
Yaudah kalian keliling dulu sebentar, aku mau keluar sebentar.
Yaudah Mawar, Mereka menjawab serentak.
“Lalu Wawan keluar membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat ramuan penambah daya ingatan dan fisik.”
“Setelah mencari-cari bahannya akhirnya sudah siap semua tapi dia bingung kalau membuat itu dalam jumlah banyak karena bahannya yang terlalu langka teruatama Ayam serba hitam, Mungkin aku harus membudiyakannya.”
“Lalu Wawan menuju ke markasnya, Sesampai di Markas dia menelpon Steven menanyakan kabar baru tentang Geng Darah malam.”
Halo Steven gimana kemajuan yang saya
suruh?
Iya mawar saya sudah merekrut 200 orang
150 orang Mawar, rentan umurnya 17 Tahun sampai 25 tahun Mawar. Dan untuk markas baru sudah ada tuan harganya sekitar 4 Milyar memiliki 25 Kamar tidur tuan dan lapangan untuk latihan juga lebar tuan, Steven berkata. Oh gitu yaudah besok saya liat, Wawan berkata sambil menutup telpon.
“BUKA”
Siap Tuan, Hydro berkata.
__ADS_1
Nama : Wawan
Umur : 15 Tahun
Profesi : Siswa
Keahlian : Kimia Level 1, Beladiri Level 1 , Masak Level 1 ,Bangunan Level 1, Desain Level 1
Money Point : 0
Uang : 1,4 Milyar
“Wawan berpikir cukuplah untuk membeli markasnya besok.”
“Wawan menuju keruang eksperimen untuk membuat cairan tersebut, Lalu sesampai diruangan dia langsung membuat cairan tersebut dan tidak sampai 2 jam dia sudah menyelesaikan 1000 botol cairan penguat ingatan dan fisik.”
“Lalu dia keluar kamar dan berbicara kepada redi, redi nanti kamu cari budidaya Ayam Hitam dan kalau sudah sampai mintakan nomor handphonenya saya mau bicara sama mereka.”
Oke Mawar setelah makan malam saya langsung mencari info yang Mawar cari, Redi berkata.
Yaudah sambil memberikan 10 juta untuk redi untuk uang mencarinya.” Wawan melemparkan uangnya ke redi.”
Makasih Mawar, Redi berkata.
Untuk jenglot sudah datang? Wawan bertanya.
__ADS_1
Sudah tuan, Jenglot lagi dikamar tuan, Redi berkata.
Oh yaudah panggilkan Jengelot ya redi, Wawan menyuruh Redi.
“Lalu redi kekamar jenglot dan tidak berapa lama leo dan david datang.”
Bos kami datang , Leo berkata.
Yaudah kalian antarkan keruang yang semalam dan rakit disana lagi, Wawan berkata kepada mereka merdua.
“Sambil merakit mereka bingung apa dibuat oleh bos tersebut pada komputernya mirip-mirip seperti saham tapi mereka sudah tidak mau tau lebih bagus cepat siap lalu dapat uang banyak lagi.”
“Lalu Wawan ke kamarnya untuk istirahat, tidak terasa 2 jam dia sudah tidur dia langsung keruangan tambang dan melihat hampir selesai.”
Wawan berkata, Kalau sudah selesai kalian datang ketempat biasa ya, Wawan berkata ke mereka berdua.
“Lalu David dan Leo ke ruang tamu, Ternyata tidak ada orang tapi ada seseorang yang baru datang ternyata Wawan.”
Kalian sudah makan? Kalau belum kita makan dulu Wawan berkata kepada Leo dan David.
Oh iya iya pak Jawab
mereka berdua “Lalu mereka keruang makan melihat banyak orang dan mereka tanda tanya kenapa bisa banyak sekali orang disini padahal bos wawan tinggal sendiri.”
“ Dan mereka berdua juga terkejut karena yang di makan adalah Resto lumayan terkenal untuk tamu seperti kami.”
__ADS_1