Catatan Horor

Catatan Horor
bertemu utusan kerajaan jin(3)


__ADS_3

Saat Rian meninggalkan gua dengan Keris Naga Hitam di tangannya, dia melanjutkan perjalanannya pulang melalui hutan yang sama yang membawa dia ke gua tersebut. Namun, dia tidak menyadari bahwa hutan itu adalah wilayah yang dihuni oleh Kerajaan Jin yang kuat dan penuh misteri.


Saat Rian berjalan melalui pepohonan yang lebat, dia merasakan kehadiran yang ganjil dan aura magis yang mengisi udara. Langkahnya terhenti ketika tanah di depannya bergetar dan sekelompok Jin muncul di hadapannya.


Jin 1: "Halt! Siapa yang berani memasuki wilayah Kerajaan Jin?"


Rian: "Maaf, saya tidak bermaksud mengganggu. Saya hanya melintasi hutan ini dalam perjalanan pulang."


Jin 2: "Kami adalah penghuni Kerajaan Jin, dan tidak sembarang orang bisa masuk begitu saja. Apa yang kamu cari di sini?"


Rian: "Saya adalah penjaga Keris Naga Hitam, dan saya berusaha menggunakan kekuatan yang dimilikinya untuk kebaikan. Saya hanya ingin kembali ke rumah dengan selamat."


Jin 1: "Keris Naga Hitam, kata-kata yang kuat. Tapi buktikan padaku bahwa kamu memiliki hak untuk menguasainya."


Rian merasa tegang, menyadari bahwa dia harus membuktikan dirinya di hadapan Kerajaan Jin untuk mendapatkan izin untuk melanjutkan perjalanan pulangnya.


Rian: "Apa yang harus saya lakukan untuk membuktikan kualifikasi saya?"

__ADS_1


Jin 2: "Kami memiliki ujian yang berbahaya namun adil untukmu. Kamu harus menghadapi tiga rintangan dan menguasainya dengan baik sebelum kami mempercayaimu sebagai pemegang Keris Naga Hitam."


Rian dengan tekad yang kuat setuju untuk menghadapi ujian tersebut. Jin-jin itu membimbingnya menuju tempat-tempat yang penuh dengan rintangan dan ujian.


Pertama, Rian harus melintasi sungai yang bergelombang dengan arus yang kuat. Dengan keberanian dan kekuatannya, dia menggapai tali yang direntangkan di atas sungai dan melompat dengan tepat untuk mencapai sisi lain.


Kemudian, dia dihadapkan pada gua yang penuh dengan teka-teki yang rumit. Rian menggunakan kecerdasan dan pengetahuannya untuk memecahkan teka-teki tersebut satu per satu, membuktikan ketajamannya dan kemampuan analitisnya.


Setelah melewati ke-2 ujian tibalah rian di ujian ke-3 atau ujian terkahir. di ujian ke -3 Rian disambut dengan sebuah arena atau wilayah yang sunyi dan gelap di dalam hutan, di mana makhluk penjaga yang menjadi final boss dari ujian tersebut berada.


Rian:"genderuwo"(batin rian)


genderuwo: "akhirnya setelah ratusan tahun apakah pewaris keris naga hitam sudah tiba."


Rian memegang erat Keris Naga Hitam di tangannya, merasakan kekuatan yang mengalir melalui dirinya. Dalam hatinya, dia merasa siap menghadapi genderuwo itu dan menggunakan kekuatan pusaka itu untuk melawan kejahatan.


Pertempuran dimulai saat genderuwo itu menyerang dengan cepat. Rian menghindar dengan lincah, menggunakan kecepatan dan ketangkasannya untuk menghindari serangan-serangan yang menghancurkan. Dia memanfaatkan kekuatan Keris Naga Hitam untuk melancarkan serangan balasan yang mematikan.

__ADS_1


Rian mengayunkan Keris Naga Hitam dengan kekuatan penuh, memotong udara dengan kecepatan yang menakjubkan. Setiap serangannya mengeluarkan sinar hitam yang tajam, memotong angin dan menghantam genderuwo itu dengan kekuatan yang menggetarkan.


genderuwo itu tidak gentar dan melawan dengan ganas. Serangannya keras dan mematikan, tetapi Rian dengan keberanian dan ketekunan terus bergerak, mencari celah untuk menyerang.


Dia menggunakan kecepatan dan kelincahan untuk mengelak, menghindari pukulan dan cakaran yang kuat. Setiap serangan dari genderuwo itu membawa kekuatan luar biasa, mengguncang tanah di sekitarnya dan menciptakan gelombang kejut yang menerjang Rian.


Namun, Rian tidak menyerah. Dia terus bertarung dengan semangat dan keberanian, mengejar peluang untuk melawan balik. Ketika genderuwo itu menyerang dengan serangan pamungkas, Rian menghindar dan dengan tepat mengarahkan serangan yang kuat ke titik lemah makhluk itu.


Keris Naga Hitam menusuk dengan ganas ke tubuh genderuwo itu, memancarkan sinar hitam yang melilit dan melukai makhluk itu. Makhluk itu meringkuk dalam rasa sakit, berusaha melawan, tetapi serangan Rian terus menerjang tanpa ampun.


Akhirnya, dengan serangan terakhir yang kuat, Rian berhasil mengalahkan genderuwo itu. dan setelah itu genderuwo tersebut menghilang dan penglihatan rian menjadi buram lalu kembali ke hutan tempat dia bertemu jin dari kerajaan jin tadi. Rian lalu merenung sebentar setelah melewati ujian tadi merasa campuran antara kelelahan dan kemenangan. Dia merasa lega, namun juga merasakan bobot tanggung jawab yang lebih besar di pundaknya. Dia menyadari bahwa dengan menguasai Keris Naga Hitam, dia telah menjadi pahlawan yang harus melindungi dan menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia makhluk-makhluk gaib.


Jin 1: "Kamu telah membuktikan dirimu dengan baik, Rian. Kamu adalah orang yang tepat untuk menguasai Keris Naga Hitam. Gunakanlah kekuatannya dengan bijaksana dan perjuangkan kebaikan."


Rian menerima restu dari Kerajaan Jin, dan dengan hati yang penuh syukur, dia melanjutkan perjalanannya pulang dengan Keris Naga Hitam di tangannya. Dia tahu bahwa dengan izin dan dukungan mereka, dia akan menjalankan tugasnya sebagai pelindung dan pahlawan dengan lebih besar lagi.


Dengan langkah berat namun penuh keberanian, Rian meninggalkan medan pertempuran dan melanjutkan perjalanannya pulang dengan Keris Naga Hitam yang masih bersinar di tangannya. Dia mengetahui bahwa perjalanan dan tantangan yang menantinya masih panjang, tetapi dia siap menghadapinya dengan tekad dan semangat yang tak tergoyahkan.

__ADS_1


__ADS_2