Ceo ganteng

Ceo ganteng
15. Entahlah... Tdak mengerti!!!


__ADS_3

"Tidak papa aku bisa jaga diri... Daaahhh(sembari melambaikan tangan) ".


Lalu sesampainya dirumah.....


"Knp kau pulang??? ”dngan suara datarnya.


Nadin mengabaikan ucapan kafa sambil melewati kafa yang berdiri di dekat sova sambil menggendong tangannya membentuk silang.


"Hey... Aku bicara dnganmu... Apa aku pajangan??? "


Nadin hanya menoleh malas meladeni kafa yang sangat cerewet seperti emak-emak rempong yg suka gosip.... Berisik bnget... Hihihi....


"Hey... Dasar wanita jalang hei jangan lupa kau menumpang dirumahku"...


Mendengar ucapan itu nadin bergegas pergi ke kamarnya, membereskan semua barang pemberian dafid.... Tapi meninggalkan semua fasilitas yg diberikan oleh kafa.


Nadin menyeret kopernya menuruni tangga... Inilah seharusnya yg dilakukan olehnya,,, meskipun perasaan pada kafa sering muncul kembali, melihat dia sangat membencinya nadin berfikir untuk melupakannya dan menyerah.


"Hey... Kau mau kmna??? " teriak kafa yg kelihatan sangat marah. Nadin masih tdak ingin merespon ucapan kafa dia sudah terlanjur benci dan kesal. Kafa meraih tangan nadin.


"Kau masih mengabaikanku,,,??? "


"Aku akan pergi dari sini.. "Ucapnya tanpa expresi.


"Bayar uang sewa rumah dan makanan yang kau makan disini semua totalnya hampir 1.jt dollar dengan biaya kuliahmu total bersihnya 5 jta dollar, gimana??? "

__ADS_1


Nadin menghempaskan tangan kafa dng kasar lalu karna mendengar itu nadin malah kembali ke kamarnya membawa koper itu tanpa bicara. Kafa semakin kesal dngan nadin yg dingin dan pendiam ini, bahkan selama dia hidup tdak ada yg sedingin ini padanya.


"Ya sudahlah untuk apa memikirkan dia, tidak ada urusannya dnganku juga!!! "


Kafa pergi ke kamarnya,,,, di perjalanan ke kamarnya kafa mendengar suara tangisan dari kamar nadin.


"Apa dia menangis??? Meski aku mempermainkan perasaan dia aku tdak pernah mendengar dia menangis,,, knpa dia skrg menangis??? (Berpikir keras) sudahlah aku tdak ingin ikut campur urusannya aku hanya ingin menampung dia disini karna dulu waktu kecil dia baik padaku bukan berarti aku menyukainya.... Heehh(nyengir) konyol sekali!!!! ”


Disisi lain=>


Nadin menangis sesegukan lalu dia mendapat pesan wechat sari dafid.


💬 dafid :


💬 nadin :


Dafid apa aku boleh meminjam uang padamu??? Aku sedang membutuhkannya sekarang,


💬 dafid :


Boleh kok, brp yg kau inginkan???


💬 nadin :


Aku butuh banyak, aku butuh 5 jta dollar untuk membayar uang ganti rugi pada boss, ku

__ADS_1


💬 dafid :


Hanya sedikit!!! Aku akan kirim ke rekeningmu skrg juga.


💬 nadin :


Aku akan segera mengembalikannya padamu.


Setelah mengirim pesan wechat pada dafid nadin mendapat massage menerima uang transferran dari dafid sebesar 10 jta dollar.


"Waahh(menyeka air mata) ini sangat banyak sekali,, jika aku meminjam semuanya aku bisa menyewa rumah dan bisa keluar dari sini besok.. Uuhhh senangnya... "Senyum kegirangan.


Nadin mengemasi kembali barang²nya ke dalam koper karna dia berencana angkat kaki dari rumah itu.


Esok paginya~~~


NEXT EPISODE =>


Baca terus ya kaka.... Semoga kalian suka sengan karyaku... Maaf jika ceritanya amburadul karna aku masih belajar mohon sarannya agar aku bisa memperbaiki sedikit demi sedikit.


Untuk kedepannya agar kaka ngga ngarepin update aku bakal kasih tau aku update kapan,,, aku bakal update tiap hari senin sampai jum'at untuh hari sabtu dan minggu aku libur kaka,,, 😊*


By :


Jannatul intan wardani.*

__ADS_1


__ADS_2