
"Bye.. Bye kakakku sayang.. Semoga beruntung.. "Ucap nadin sambil melambai.
Nadin punya alasan dan recananya sendiri dalam masalah ini,, jujur nadin mulai mengingat sedikit kenangan lamanya dengan kafa.tapi lupa dngan ingatannya dan dafid. Dia benar² menganggap dafid adalah kakaknya sedari dulu.
Disisi lain dafid merasa tdak nyaman dngan hatinya sendiri,,, jujur saja dia masih belum menerima kalau nadin adalah adik kandungnya,,, perasaannya tetap sama sprti dulu tpi bedanya dia hanya tdak ingin perasaannya diketahui oleh ortunya dia bisa bersikap biasa pda nadin tpi tdak dngan hatinya,,, melupakan tdak semudah membalikkan saus kecap.
Pada tempat lain kafa mendapat kabar kalau nadin teman kilatnya waktu kecil itu akan masuk ke dalam perusahaannya untuk menjadi sekretarisnya. Meski kafa tau kalau jabatan nadin lebih unggul di dunia bisnis tp entah tanpa berpikir panjang kafa menerimanya dngan senang hati,,, dia sangat bersemangat jika mendengar kata "nadin".
Bahkan bila nadin punya rencana lain dia tdak peduli dngan itu asal dia bisa bertemu nadin agar dia bisa menjelaskan kesalahannya dulu.dia berharap agar nadin mengerti suatu hari nanti bila menjelaskannya.
"Hyun hyoek berikan kopi gratis pada semua karyawan.. "Kata kafa senang.
"Baik boss"
*********************************************
Esok harinya aktifitas nadin dimulai dngan bekerja di perusahaan keluarga lee yg akan dia rebut segera mungkin.
Terakhir kali perusahaan lee meminjam dana proyek perusahaannya pada keluarga jou sebesar 20 milyar dollar. Karna sudah jatuh tempo keluarga nadin berencana merebut perusahaannya dngan cara halus dan tentu dngan cara picik yg dimiliki nadin, strategi dan perkiraannya sllu tepat.
Di kantor~~~
Nadin sedang berpapasan dngan kafa. "Selamat pagi pak.."ucap nadin pda kafa. Sambil melambaikan tangan dan senyum manis terpaksa.
__ADS_1
"Pagi... "Ucapnya ketus.mengabaikan dngan sengaja agar nadin yg angkat bicara dulu padanya.
"Haiiihhh apa ini direktur perusahaan ini??? , sombong, sok judes dan tdak tau etika,,, pantes aja tunangannya sllu godain kak dafid km aja gitu, jdi tolong hormati aku, skrg km miskin bukan lg boss kaya yg suka... (Tiba² pusing) ssshhh aahh aw... (Memegang kepalanya dngan ke-2 tangannya.
Kafa tdak menggubris, dia hanya berdiri diam dngan membolak-balikkan berkas yg dibutuhkan. dngan posisi itu dia pikir nadin hanya bercanda padanya jd dia tdak perlu hawatir tpi kali ini nadin benar² pusing kepalanya timbul rasa nyeri sperti ingin membenturkan kepalanya ke tembok. Kepala pusing, hidungnya tiba² mengalir darah segar. Dan dia memuntahkan darah segar yg sangat banyak, entah mngkin suatu hari keluarganya akan tau rahasianya ini.
Nadin hanya memegangi dadanya yg sesak akibat muntah darah itu. Semua orang memperhatikan nadin sambil tdak percaya dngan apa yg mereka lihat.
"Nona nadin kau.... "Teriak salah satu karyawan terlihat hawatir.
"Aku tdak apa² tenang ini biasa terjadi.... "Ucapnya sambil mengusap sisa darah di bibir beserta hidungnya dan tersenyum pda karyawan lain.
Ya keadaan nadin agak lemah sejak saat itu, dan Nadin tdak percaya kesan pertama ia bekerja harus membongkar rahasia yg dijaga selama 3 blan terakhir. dokter berkata padanya saat terakhir dia konsultasi bahwa kepalanya sering sakit setelah kecelakaan waktu itu, itu disebabkan karna adanya gumpalan darah yg ada di saraf otak bagian belakang,,, jika dia sangat marah,, akibatnya akan sprti itu. Nadin terburu² pergi ke toilet untuk membersihkan sisa² darah yg menempel.
Selesai membersihkan sisa darah nadin meminum obat resep dari dokter pribadinya. Dan pergi menuju ruangan kafa.
"Apakah ada pekerjaan untukku?? "Tanya nadin berbicara layaknya menghadapi musuh.
"Hmm.. "Sambil nunjuk² sova tanpa melirik kearahnya sedikitpun.
"Hey apa kau bisu??? apa kau buta??? Suka bikin org marah aja.. "Ucap nadin sedikit mengontrol amarahnya.
Kafa menaruh pulpen yg sedari tdi dia pegang karna menulis dan dia bersender sambil menyilangkan kakinya dan satu tangan mengelus ² dagunya sambil tersenyum.
__ADS_1
"Nadin... "Ucapnya lalu berdiri menghampiri nadin. Dia mengitari tubuh nadin.
"Tdak banyak berubah dari tubuhmu,,,, "
"Aa... A.. Apa mksudmu??? "
"Apa kau masih lupa??? Pdahal kejadiannya sudah 4 bulan lalu, seharusnya kau ingat... "
"A.. Aku sdah lupa segalanya dan aku tdak ingin mengingat apapun "
"Dulu aku adalah pacarmu,,,, dan dafid dulu adalah temanmu lalu keluarganya mencoba mencocokkan DNA, mu dan keluarga dafid tentu kau adalah keluarganya dan mngkin dafid menyukaimu,,, yaahh apalah daya aku hanya pacarmu dan dafid adalah kakakmu,,, dia tdak merestui hubungan kita lalu menyuruhku untuk menjauhimu... Sejauh ini aku masih tetap mencintaimu.. "Ucapnya sok dramatis. dan sedikit berbohong, juga berusaha mempengaruhi nadin agar membenci dafid.
**NEXT EPISODE **\=>
Semoga kaka suka ya,,,,. 😊😊😊
*Maaf ya kalau akhir² ini aku jarang update, karna aku sedang menyiapkan acara nikahanku yang hampir dekat ini... Maaf membuat kaka sekalian menunggu ya.. 😁😁
Aku gak janji kapan bisa update tpi aku akan berusaha supaya update lancar.. 😁*
By :
Jannatul intan wardani
__ADS_1