
"Hay... Aku kafa" mengulurkan tangan.
"Aku nadin" membalas uluran tangan kafa dan memalingkan wajahnya menatap arah lain.lalu mereka mengakhiri uluran tngan itu.
"Dafid aku ingin es cream yang ada di mall itu.. "Pinta nadin.
"Oohhh oke akan kubelikan,, kafa aku titip pacarku ya,,, "
"Hheemmm "ucapnya sambil mengangguk tk senang. Dengan tangan bersendakap.
"Aku akan segera kembali daahh(melambai) "
Lambaian tangan dafid dibalas oleh nadin. Terlihat dafid sudah jauh. Nadin mengubah jarak duduknya dia duduk agak minggir di kursi panjang itu.
"Duduklah " menepuk pelan kursi itu.
"Heh konyol sekali dafid bisa punya pacar wanita murahan sepertimu pasti ibumu juga seperti itu dulu,,, suka menggoda pria kaya... "Sambil nyengir sinis.
Pyar~~
__ADS_1
Satu tamparan tiba di pipi kafa, nadin mendengus kesal mendengar ucapan kafa yg sangat menusuk hatinya. Kafa hanya memegangi pipinya yg sakit.
"Meski kau menghina aku atau kau menyebutku apapun aku tdak masalah dngan itu tapi jangan kau mengolok olok ibuku seperti itu,,,, kau tdak pantas sprti itu "
"Hahaha,,,,, tdak pantas mengolokmu??? Siapa dirimu sehingga aku tdak pantas??? Kau hanya orang miskin yang suka menumpang dirumah orang kaya... Berapa kau menjual dirimu pda dafid??? Aku akan membayarnya untuk membebaskanmu dari itu... 10 juta-20 jt atau 100 jta??? Akan aku bayar skrg juga... "
Pyar~~~
Satu tamparan lg mendarat kembali di pipi kafa, nadin sangat emosi kali ini dia kecewa knpa bisa menyukai orang yg sperti dia.nadin menangis sesegukan, kali ini nadin marah benar-benar marah sehingga dia mencabut jatum infus dan lari meninggalkan kafa, nadin lari ingin melintasi jalan raya yg masih belum bisa dilewati oleh pejalan kaki nadin tiba² berhenti di tengah jalan raya terlihat dari jauh ada sebuah truk pengangkut barang yg melaju sangat cepat mendengar suara mobil yg mengklakson ingat kejadian ayah dan ibunya waktu kecelakaan dulu, dia trawma dengan insiden ini nadin menutup telinganya sambil duduk menjongkok, nadin sangat trawma dngan ini. Dari kejauhan kafa merasa sangat hawatir melihat nadin berada di tengah jalan raya dngan posisi berjongkok dan menutup telinganya itu sambil melihat ke arah dimana ada truk pengangkut barang itu melaju sangat cepat.
"Nadin,,, nadin cepat pergi dari situ.. "Teriak kafa hawatir.
"Hhuuufff hah hah hah untunglah... Jika dia hah tertabrak tadi hah semua masalah ini aku yg menyebabkannya hah hah hah..... Syukurlah kalau begitu..hah.... Nadin bagaimana keadaanmu hah??? "Nafasnya memburu.
Ucapan kafa tdak mendapat respon membuat kafa bingung 'apa mngkin dia syok' ucap kafa membatin lalu melepaskan pelukannya dan mengangkat kepala nadin agar terduduk di tiang lampu tapi betapa terkejutnya kafa melihat tangannya bersimbah darah. Dan ternyata kepala nadin bagian belakang terluka. Lalu menggendong tubuh nadin kembali kerumah sakit,
"Dokter... Dokter tolong dia mungkin akan kehilangan banyak darah.. "Kata kafa hawatir.
Dan perawat mengambil kasur pasien dan kafa meletakkan nadin dngan segera lalu semua perawat dan kafa mendorongnya menuju ruang oprasi.
__ADS_1
"Maaf tuan anda dilarang masuk... "Cegah perawat itu lalu menutup pintu ruang oprasi.
Setelah 1 jam berlalu akhirnya dokter keluar.
"Bagaimana keadaannya dok??? "
"Kau tdk perlu hawatir luka di kepalanya hanya luka ringan tpi untung kau membawanya segera jika tdak cepat dioprasi mungkin dia akan kehilangan banya darah karna bagian belakang kepala paling sensitif dngan luka kecil. "
"Huufff syukurlah kalau begitu,,, "katanya sambil mengeluarkan nafas lega.
NEXT EPISODE =>
*Mohon saran dan kritiknya agar dapat melengkapi bagian yg mungkin kurang baik di karyaku ini.Terima kasih
Love you all. 😘😘😘
By :
Jannatul intan wardani*
__ADS_1