
"pagi nona,," sapa bi asih tersenyum sopan
"pagi bi,," jawab yona dan memilih duduk berjauhan dengan albert.di tengah dentingan sendok yang beradu dengan piring,tiba tiba albert membuka suara
"siapa namamu" tanyanya,nada dan expresinya tetap datar,yona bahkan mengira otot wajah suaminya itu mungkin sudah kaku untuk berexpresi.
"yona " sahutnya singkat.
"kenapa menikah denganku?" lagi,albert memberi pertanyaan.
"di suruh ibu tiriku" jawab yona acuh.
"kenapa mau?" tanya albert lagi,,yona merasa seperti lagi di wawancara.lama lama muak juga dengan sikap arogan suaminya.
"aku juga tidak mau denganmu,asal kau tau saja,aku terpaksa menikah denganmu" ujar yona menatap albert dengan berani, albert menaikkan sebelah alisnya melihat respon dari yona.gengsinya terluka oleh kata kata yona
"karna kau tidak mau denganku,kau tidak boleh memakai pasilitias milikku" ujarnya tanpa melihat yona.
"aku juga tidak sudi memakai milikmu,sekarang juga aku bisa kembali pada ibuku" sentak yona yang mulai tersulut emosi.dia meninggalkan meja makan dan berbalik menuju kamarnya
"berhenti di situ yona aldaemir!" titah albert dingin,tanpa sadar yona berhenti bak kena hipnotis.
"aku belum memberimu izin untuk pergi??" tuturnya dengan nada yang sama,perlahan yona menarik nafas dalam dalam dan membuangnya dengan pelan,tidak!! Dia tidak boleh takut,yona benci dengan sifat sombong lelaki ini "aku yona aldaemir,bukan orang yang mudah ditindas" gumamnya dalam hati,setelah beberapa saat menenangkan diri dia pun berbalik.
"aku tidak membutuhkan izin darimu??" ucap yona dingin.dahi albert berkedut demi mendengar perlawanan wanita di depannya,seketika matanya berkilat,aura membunuh menguar dari tubuhnya,dia bukan orang yang suka di bantah,melihat pandangan mematikan yang di arahkan padanya tiba tiba nyali yona menciut hawa dingin mengelus tengkuknya membuat perasaannya bergidik ngeri.
"kurung dia di kamarnya" perintah albert,yona bingung sejenak namun dua orang berpakaian gelap dan tegap tiba tiba datang mencengkram tangannya.
"apa apa an ini???! Heiii albert,,dasar tua bangka bajingan" jerit yona yang di tarik paksa,albert semakin marah mendengar umpatan gadis itu.
*maaf tuan,tapi nona yona belum menyelesaikan sarapannya" ucap bi asih yang kasihan melihat yona.
__ADS_1
"siapapun tidak boleh memberinya makan tanpa seizinku" sahut albert berlalu pergi dengan kursi rodanya.
***
yona benar benar membenci suaminya,
"tau begini mendingan dia tidak usah bangun sekalian" umpat yona,rasa laparnya terlupakan oleh emosinya. "Entah apa yang di rencanakan si tua bangka itu" gumam yona kembali dengan kesal, umur mereka memang terpaut cukup jauh dimana yona masih umur 19th sedangkan albert sudah berumur 29th.
Di sisi lain albert langsung menuju ruang kerjanya,tak berapa lama dia membuka file pekerjaan di laptop miliknya seseorang mengetuk pintu belum sempat albert memberi reaksi terdengar pintu berderit terbuka,namun seperti tidak ada yang terjadi,albert masih fokus dengan layar laptop miliknya.
"senang sekali melihatmu kembali my brother" teriak orang itu dengan nada haru.albert mengalihkan pandangannya,menatap lelaki blasteran di depannya
"kau belum berubah juga jhon" ujarnya kesal.
"apa salahnya aku datang menjenguk temanku yang sakit" jawabnya tengil
"spertinya aku harus meminta paman ander lagi untuk mengajarkanmu sopan santun"
"ayolah bert!!!,," belum sempat jhon melanjutkan bicaranya dia seketika bungkam melihat tatapan mematikan dari albert,,yaa!! Albert sangat benci orang orang yang memanggilnya dengan nama bert.
"hei,,kau harus kenalkan aku dengan istrimu dulu" teriak jhon menyembulkan kepalanya di pintu
"kau mau mati??!!" umpat albert dengan marah.
"ah,kau benar benar bukan teman yang asyik" gerutu jhon sambil menutup pintu kembali. Albert hanya bisa menghela nafas kasar menghadapi tingkah temannya itu,, jhon merupakan sahabat albert dari kecil,namun keduanya punya sifat yang sangat berbeda dan berbanding terbalik satu sama lain,jhon merupakan orang yang suka pecicilan dan penuh kegembiraan,sedangkan albert malah lebih dingin dan cuek.
Seharian albert memeriksa laporan dari berbagai manajemen perusahaannya,sungguh orang ini terlihat tak seperti orang yang baru bangun dari sakitnya.sedangkan yona pun kelaparan seharian di kamarnya,capek menyusun skripsi ahirnya yona tertidur dengan perut kosong,paginya yona terbangun karna mual yang di rasakannya.badan terasa lemas namun hatinya masih semangat mengutuk sang suami.
"si tua bangka itu benar benar sikopat,apa gunanya uangnya banyak,istri aja gak di kasih makan"sungutnya dalam hati
" aduuhh,, magh ku kambuh nih gara gara si tua bangka" rengeknya lirih sambil memegangi perutnya.
__ADS_1
Seketika pintu berderit dengan sangat pelan seolah yang buka sangat berhati hati agar tidak terdengar,bi asih masuk dengan sepiring nasi dengan lauknya juga dengan seteko air putih lengkap dengan gelasnya.
"makan dulu non" ujar bi asih.
"aku udah boleh keluar bi??" tanya yona antusias.
"eh anu non,kata tuan,non yona belum boleh keluar sebelum minta maaf?"
"hah???! Minta maaf?? Sama siapa?" tanya yona bingung
"sama tuan lah non?" jawab bi asih lembut sambil menuang air dan memberikannya pada yona
"lah!! Apa salah ku??" ujar yona kesal.mendengar itu bi asih tersenyum.
"non yona kan bilang mau pulang ke rumah ibunya nona"
"kan dia sendiri yang bilang aku gak boleh make apapub punya dia,aneh tu bapak bapak tua" crocos yona sambil menyuap nasi ke mulutnya.
"emang tuan albert udah kayak bapak bapak tua ya non?" pancing bi asih.
"eh, gak juga sih" jawab yona nyengir
"tuan albert memang begitu non,ego dan harga dirinya tinggi" ucap bi asih mencoba menjelaskan
"aku gak peduli harga dirinya,dia baru bangun kemaren udah ngurung aku kayak gini,gimana nanti kedepannya??,bagaimana dengan masa depanku nanti?" isak yona pada ahirnya. Bi asih yang memandang yona yang makan dengan air mata pun merasa kasihan.
"tuan albert baik koq non,,nona hanya belum mengenalnya lebih dalam"
"itu karna tuan mu" jawab yona cemberut,namun ketika sadar akan suara ketusnya,dia menatap bi asih dengan pandangan minta maaf
"aku minta maaf bi" ucapnya dengan mata yang masih basah.bi asih tersenyum,rasanya bahagia mengetahui istri tuannya baik hati seperti ini.
__ADS_1
"gak apa apa non" senyumnya,,beberapa detik berlalu dengan keheningan,yona hampir menyelesaikan makannya yang bercampur air mata itu.
"dia pernah pacaran gak sih bi?" tanya yona memecah keheningan.