CEO KEKASIH GADIS DESA

CEO KEKASIH GADIS DESA
BAB 1 GADIS DESA MILIK CEO


__ADS_3

Ini adalah Novel Romantis Komedi.


Jadi akan ada saatnya keromantisan atau humor humor yang mendominasi.


Namun meski ini novel romantic komedi, pasti akan ada konflik yang menguras air mata.


Dan terima kasih kepada para pembaca setia yang selalu memberikan support dan masukan masukan.


Terima kasih telah membaca karya receh ini.


Ini adalah buku ke-2 dari series David-


Sebastian - Luke.


Jadi ada tiga sahabat yang mengalami kisah cinta yang berbeda beda.


Maka dari itu, saya sangat menyarankan alias memerintahkan kalian membaca:


STUCK WITH AN ARROGANT CEO.


Jadi kalian bisa tahu bagaimana asal usul persahabatan mereka, dan sifat Sebastian yang jahil.


Di sana juga ada awal mula pertemuan Nana si gadis kampong yang melempar Sebastian dengan sandal saat dia menggodanya


Selamat membaca.


Los Angeles, Amerika.


Langkah kakinya terdengar berdentum bersentuhan dengan lantai. Saat memasuki ruangan, tatapan Sebastian menjelajahi ru


ang.


Hingga datang seorang pelayan yang berkata, "Tuan Muda, Tuan Arnold sudah menunggu di ruangannya."


Tanpa banyak bicara lagi, Sebastian melangkah menemui ayahnya yang memanggilnya ke kota ini.


Satu ketukan di pintu sebelum akhirnya dia masuk.


"Dad' ucap Sebastian saat berdiri di belakang pria yang tengah duduk di sebuah ruangan gelap.


"Sebastian, cukup jangan lari lagi.


Kepergianmu tidak akan membuat ibumu hidup kembali."


"Jika kau membuatku datang hanya untuk mengatakan itu, aku akan pergi."


Arnold memutar kursinya hingga menghadap putra sulungnya yang berdiri di depannya. "Ada sesuatu yang lain yang membuatmu datang, Bas."


"Kenapa kau ingin memberikan perusahaan pada anak dari wanita itu?" Tanya Sebastian penuh penekanan.


Arnold mengatakan dengan santai. "Anak itu bernama Michael, dan dia adalah adikmu. Wanita yang melahirkannya adalah ibumu."


"Kau sendiri yang bilang ibuku sudah meninggal. Dan tanpa hati nurani kau menikah seminggu setelah kematiannya.!"


Arnold menarik napas dalam.


"Hidu berlanjut, kenapa kau sangat egois? Kau ingin aku sendirian sementara kau pergi ke luar sana?"


Sebastian mencoba tidak terpancing ke arah itu. Dia menyayangi ayahnya, hanya saja situasi membuat jarak mereka merenggang. "Kembalikan perusahaan itu,


Mom bilang itu untukku."


Arnold menggeleng, dia berdiri untuk mengambil anggur di lemari.


"Aku hanya ingin menjalankan wasiat terakhir ibumu


Nak."


Ketika kata terakhir muncul, Sebastian mulai melemas. Apalagi ketika dia mendapatkan usapan di bahu.


"Menikahlah dan punya anak, itu yang dinginkan ibumu.


Aku berjanji, jika kau menikah dan memiliki anak dalam waktu satu tahun ini, aku akan mengembalikan perusahaan padamu. Itu yang ibumu inginkan, Bas."

__ADS_1


Sebastian memiliki dua usaha, miliknya sendiri dan milik orangtuanya yang dia kembangkan.


Miliknya adalah perusahaan kapal pesiar, sementara milik orangtuanya adalah perusahaan yang membuat dan memasarkan helikopter.


"Ingin anggur, Nak?"


Seorang wanita bernama Lucille menunggu keluarnya Sebastian dari ruang suaminya.


Ya, dia adalah ibu tiri Sebastian, yang kini menjadi alasan kalau pria itu tidak ingin pulang ke Amerika.


"Mom?" Tanya seorang anak laki laki berusia sembilan yang baru saja pulang sekolah.


"Yes, Darling?"


"Apa ada Kak Sebastian?" Tanya anak itu dengan mata bersinar. "Ya, tapi dia sibuk.


Naiklah ke atas, nanti


Mommy bujuk dia agar menemuimu."


"Oke! Horeee!"


Lucille tersenyum melihat tingkah putranya, dia kembali meneguk martini miliknya.


Sampai dia melihat pria yang dia tunggu akhirnya keluar, Lucille mengikuti Sebastian diam diam.


Sebastian sadar dikuti, ketika di tempat sepi dia berhenti melangkah.


"Oow, kau sangat peka, Bas."


"Menjauh dariku."


Lucille malah memeluk Sebastian dari belakang dan mencium punggungnya yang dibalut jas.


"Kau masih mencintaiku bukan?"


Sebastian diam, Lucille masih menjadi kekasihnya saat menikah dengan Arnold.


Sebastian melepaskan ikatan tangan Lucille di pinggangnya, kemudian berjalan begitu saja.


Lucille yang kesal menyusul Sebastian dan menghadangnya.


"Kenapa? Kau kesal karena Arnold?"


"Menjauh dariku, kau sudah memilikinya."


"Bas, pria itu sebentar lagi mati, kita bisa bersama kembali"


"Pria it avahkı"uCan Sebastian penuh penekanan


"Bas" Lucille kembali menahan tangan mantan kekasihnya.


"Aku menikah dengannya karena terpaksa."


"Kau menyukai harta."


"Ya, kau benar. Dan sekarang aku kembali menyukaimu."


"Menjauh dariku."


Sebastian menghentakan tangannya, dia melangkah masuk ke dalam mobil.


Di dalam sana dia menelpon pengacaranya.


"Tuan?"


"Carikan aku seorang gadis yang bisa aku kendalikan."


"Baik, Tuan."


Sebastian menatap foto Lucille di ponselnya yang belum berani dia hapus.


Lucille adalah mantan kekasihnya yang mengajarkannya arti cinta.

__ADS_1


Sampai dia mengkhianatinya dan itu berdampak buruk pada diri Sebastian.


Prilaku Lucille membuat Sebastian rusak perlahan.


Malam ini, Sebastian ingin membuktikan lagi kalau hati dan tubuhnya bukan milik mantan kekasihnya.


Dia menghubungi Hans.


"Hallo, Tuan?"


"Bawakan aku wanita malam yang menggairahkan."


"Bawakan aku wanita malam yang menggairahkan."


"Baik, Tuan."


Menunggu di hotel, Sebastian berharap wanita malam kali ini bekerja sesuai harapan. Jika ini berjalan sesuai yang dia inginkan, maka dirinya bisa melupakan


Lucille perlahan.


Dua puluh menit kemudian, wanita pesanannya datang.


Sebastian membuka pintu untuk melihat kedatantan wanita seksi memakai baju merah maroon.


"Hallo, Mr. Holtzman."


"Come in."


Seperti yang Sebastian pada wanita wanita sebelumnya, dia meminta wanita malam itu meminum alkohol sampai akhirnya dia tidak sadarkan diri.


Saat itu terjadi, Sebastian membuka seluruh pakaian wanita itu. Setelah benar benar polos, Sebastian melihat reaksi tubuhnya.


Dan kenyataannya, alatnya bahkan tidak tertarik sekalipun dan tetap tertidur.


Inilah yang membuat Sebastian terkenal dengan pemain wanita. Kenyataannya, dia mencari wanita yang bisa membangunkan alatnya.


Rasa sedih, trauma dan tekanan saat mengetahui kekasihnya menikahi ayahnya sendiri membuat Sebastian terpuruk dan menyebabkan keadaan seperti ini terjadi.


Sebastian terkekeh,


"Sialaan kau, Lucille."


Kemudian dia menutup tubuh wanita tanpa busana itu dengan selimut, menyimpan segepok uang sebelum pergi dari kamar hotel itu.


Meski pun Lucille dan dirinya belum pernah melakukan hubungan intim, tapi imajinasi


Sebastian selalu diisi dengan wanita itu saat mereka berpacaran.


Belum ada wanita yang pernah menyentuhnya. Atau lebih tepatnya belum ada wanita yang bisa menyembuhkannya.


Ini yang membuat Sebastian dikenal sebagai pemain wanita, pria jahat dan tidak kenal perasaan.


Kekurangan dalam dirinya yang membuat


Sebastian mencurahkan seluruh hidupnya untuk kesenangan, kehidupan sesaat tanpa mata hati.


Wanita yang terbangun tanpa busana mengira telah melakukan sesuatu dengan


Sebastian, padahal kenyataannya tidak.


Sebastian merokok sambil mengemudi, tuntutan daddy nya membuatnya harus menikah.


Itu alasan Sebastian mencari gadis desa yang polos dan penurut, supaya bisa mengikuti rencananya.


"Aku pikir adopsi anak bukanlah hal yang buruk, ucap Sebastian dalam perjalananannya.


Dia membenci dirinya sendiri yang rusak oleh Lucille. Tapi tidak ada yang bisa


Sebastian lakukan, kecuali semakin merusak dirinya sendiri dengan alkohol, rokok dan kesenangan sesaat di klab malam.


Jauh dalam dirinya, Sebastian marah tidak bisa menjadi pria rusak.


Jangan lupa vote nya dan bintang 5 nya

__ADS_1


__ADS_2