CEO Ku Istriku

CEO Ku Istriku
02


__ADS_3

Keisya dan ibunya tak lama datang ke R.S karna mendapatkan telpon bahwa mobil yang di kendarai papanya mengalami kecelakaan.


keisya dan ibunya menuju ke ruang informasi R.S untuk menanyakan diruangan mana papanya dirawat.


"Suster,ruangan atas nama bapak Bram wijaya dimana.?"


"Ohh bapak yang mengalami kecelakaan tadi,,dia masih di ruangan UGD mbak"ucap suster.


Tanpa mempedulikan omongan suster keisya dan ibunya langsung berlari menuju ruangan UGD dengan rasa cemas.


"Dokter papa saya gimana dok.?"ucap keisya yang tak kuasa menahan air matanya,begitupun ibunya yang sudah mulai lemas.


"Tenang mbak masa kritis bapak mbak sudah terlewati,kita tinggal menunggu dia sadar saja."ucap bapak dokter


keisya dan ibunya langsung berpelukan


"Alhamdulillah ya Allah"ucap mereka berdua.


"Untung aja ada anak muda yang bersedia mendonorkan darahnya untuk bapak mbak"kata dokter.


"kalau boleh tau, dimana org yang menolong papa saya dok.?ucap keisya dengan rasa penasarannya,dia merasa harus berterimakasih kepada orang itu karna berkat dia,papanya bisa diselamatkan.

__ADS_1


"Mungkin dia menunggu di ruangan tunggu mbak,,untuk memulihkan keadaanya,kemungkinan dia masih lemas."


belum selesai mereka berbincang dari kejauhan akram berjalan ke arah mereka.


"Oh itu orangnya mbak,yang mendonorkan darah untuk bapaknya mbak."kata dokter sambil menunjuk ke arah akram.


"Eh elo kan OB yang tadi ngantar kopi saya"kata keisya kaget.


akram langsung mengangkat kepalanya dan menatap mata keisya,saat mata mereka saling bertemu akram langsung menundukkan kembali kepalanya.


"Eh maaf bu,saya tidak bermaksud untuk lancang"ucap akram dengan nada takut.


"Kok malah kamu yang minta maaf,,justru kami yang ingin berterimakasih sama kamu nak,berkat kamu papanya keisya bisa diselamatkan,ibu nggak habis pikir bagaimana jadinya kalau kamu tidak ada."ucap ibu keisya.


"Nama kamu siapa"ucap keisya yang menunjuk akram.


"Saya Akram Bu"balas akram dengan kepala menunduk.


"Kamu mau pulang kan,biar saya antar saja,sepertinya kamu lemas setelah mendonorkan darahmu untuk papa saya."ucap keisya


"Ti..dak usah bu,saya bisa naik ojek"ucap akram terbata

__ADS_1


"Nggak apa² ini sebagai ucapan terimakasih saya ke kamu"balas keisya.


keisya pun berpamitan kepadanya ibunya untuk mengantar akram pulang.setelah berpamitan keisya berjalan mendahului akram.


Akram yang tidak sadar bahwa keisya telah berjalan mendahuluinya,tak bergerak dari tempat dia berdiri sampai² keisya berkata.


"Kamu Masih ingin Tinggal disana,atau gimana.?ucap keisya sedikit agak kesal


"Eeh maaf bu saya nggak sadar klau ibu sudah mau pulang"balas akram


"Saya permisi dulu ibu,semoga bapak bisa cepat pulih"pamit akram kepada ibu keisya.


akram berjalan dibelakang keisya,sesampainya di parkiran akram masih mematung,sementara keisya sudah berada di dalam mobil.


"Hei kok nggak masuk,ayo cepet."panggil keisya


"Iya bu" akram membuka pintu penumpang belum sempat akram masuk keisya langsung berkata.


"Duduk Di depan saya bukan supir kamu"ucap keisya agak kesal.


di perjalan pulang tidak ada suara,hening memenuhi mobil itu membuat akram rasanya ingin mati berdiri disamping CEO nya itu.

__ADS_1


"beruntunglah kamu karna aku yang nyupirin,karna terburu² berangkat ke R.S saya tidak sempat bawa supir."ucap keisya memecah keheningan.


karna saking takutnya akram tak menjawab perkataan keisya dia hanya menunduk dan tak bersuara.


__ADS_2