CEO Ku Istriku

CEO Ku Istriku
05


__ADS_3

setelah kepergian akram mereka memulai kembali pembicaraan yang sempat terpotong karna kehadiran akram.


"Ma sepertinya papa sudah punya calon untuk keisya"kata pak bram sambil meminum kopinya


"siapa pa kok cepet baget dapetnya"sambung istrinya dengan semangat.


"papa jangan asal pilih orang dong,emang papa nggak sayang keisya lagi"ucap keisya sedih


"justru karna papa sayang sama kamu,maka dari itu papa sudah menemukan org yang tepat untuk jadi pendampingmu,dan kamu nggak boleh nolak lagi"jawab pak bram tegas


"memangnya siapa sihh apa,,keisya kenal sama orang itu"tanya keisya penasaran.


"iya mama juga penasaran siapa sihh orangnya pa"ucap istrinya mendesak

__ADS_1


Pak bram kembali mengambil nafas dalam² sebelum mengucapkan siapakah sosok yang dipilihnya untuk jadi pendamping keisya.setelah agak lega pak bram baru berbicara.


"Itu yang barusan nganterin minum untuk kita ma"jawab pak bram santai.


betapa terkejutnya ibu sinta istri dari pak bram,namun jauh lebih terkejut lagi keisya yang tak sanggup berkata apa² hanya terdiam.


"papa serius mau menjodohkan keisya dengan bram OB di kantor kita.?tanya ibu sinta lagi


"Iya ma papa serius,sepertinya dia anak yang baik dan cocok untuk keisya yang sedikit pembangkang".ucap pak bram


setelah cukup lama keisya dengan pikirannya yang melayang entah kemana diapun akhirnya membuka suara.


"pa..papa nggak bisa gini dong,masa keisya dijodohin sama tuhh OB sihh,keisya ini CEO di kantor ini pa gimana ceritanya bisa bersuamikan seorang OB"jawab keisya pusing sambil memijit pelipisnya.

__ADS_1


"Nak seseorang jangan dinilai dari materinya,saat kamu menilai seseorang dari materinya maka kamu tak akan bahagia,karna setelah materinya itu hilang maka cintamu juga akan hilang,cintailah seseorang dari perilakunya bagaimana dia memperlakukan orang² disekitarnya bagaimana dia membantu seseorang tanpa mengharapkan imbalan apapu,papa yakin akram bisa menjaga kamu dengan baik,papa mohon patuhi permintaan papa kali ini"ucap pak bram panjang.


Setelah mendengar pernyataan dari papanya keisya merasa sedih,,keisya merasa selama ini memang jarang mendengarkan omongan papanya,namun untuk menikah dengan OB di kantornya rasanya tidak masuk diakal.keisya menatap kedua orang tuanya,selama ini belum memberikan yang terbaik untuk papa dan mamanya itu.keisya mengambil nafas panjang dan memhebuskannya kembali sesaat dia diam dan mengambil jeda sebelum berbicara.


"Ok keisya akan menuruti keinginan papa,namun satu hal yang haru papa perjelas lagi apakah OB itu mau menerima keisya"ucap keisya sambil memohon dalam hati semoga OB itu tidak menerima perjodohan ini.


"itu hal yang gampang nak papa akan perjelas sekarang,jika nak akram tidak menerima perjodohan ini maka kamu bebas,sekarang panggilkan anak itu kemari,saya akan bertanya langsung padanya"ucap pak bram.


keisyapun menyuruh desi untuk memanggil akram dan menyuruh akram untuk datang keruangannya.desi yang merasa kaget kesalahan apa yang diperbuat akram smpai² keisya memanggilnya.


desipun mencari akram di bagian OB,tak lama desipun bertemu akram dan langsung bertanya"akram kamu berbuat salah sama keisya,kenapa kamu disuruh menghadap ke ruangannya.?akram yang merasa bingung karna merasa tak berbuat salah menggelengkan kepalanya tanda tak berbuat apa².


"ya sudah kesana gihh kamu udah di tunggu"ucap desi

__ADS_1


akrampun berjalan melewati desi menuju ruang CEO.


__ADS_2